- Pemprov Lampung Pastikan Kesiapsiagaan Destana Hadapi Dampak Erupsi GAK
- Bupati Pringsewu Sampaikan Perubahan APBD 2O26
- Wabup Pringsewu Buka Pesta Siaga dan Lomba Tingkat Kwarran Ambarawa
- 694 Warga Pekon Pamenang Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah
- Pemkab Lamtim Sosialisasikan Dampak dan Penanganan Abu Vulkanik GAK
- Wabup Azwar Hadi Matangkan Persiapan Pencanangan Desa Tapis di Nibung
- Pemkot Metro Ikuti Rakor Penanganan Karhutla dengan Perusahaanan Pemegang HGU dan PBPH
- 290 Siswa Batu Brak Dapat Seragam Gratis di Tengah Produktivitas Kopi Menurun
- Program Tiga Setel Seragam Gratis Berhasil Pangkas Beban Orang Tua
- Damkar Tanggamus Bergerak, Semprot Sekolah dan Fasilitas Terdampak Abu Vulkanik
290 Siswa Batu Brak Dapat Seragam Gratis di Tengah Produktivitas Kopi Menurun

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Produksi kopi di
Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat tahun 2026 mengalami penurunan
50-60 persen. Di saat yang sama ratusan siswa SD dan SMP harus tetap sekolah.
Untuk meringankan, Pemerintah Kabupaten Lampung
Barat membagikan bantuan seragam gratis ditambah alat tulis di SDN 1
Kegeringan, Selasa 8 September 2026. Rinciannya, 230 siswa SD dan 60 siswa SMP.
Masing-masing siswa menerima 3 setel seragam.
Perwakilan wali murid Batu Brak, Gunawan,
menyebut program itu sangat membantu. “Program ini sangat membantu dan
menyelamatkan kami. 80 persen masyarakat Batu Brak petani kopi. Tahun ini
produksi turun hingga 50-60 persen, sementara kebutuhan anak sekolah tetap
ada,” kata Gunawan.
Baca Lainnya :
- Program Tiga Setel Seragam Gratis Berhasil Pangkas Beban Orang Tua0
- Bupati Perintahkan OPD Bergerak Cepat Antisipasi Abu Krakatau dan Karhutla0
- Bupati Harap KONI Expo Bukan Pameran, Tapi Pencetak Juara dan Penggerak Ekonomi 0
- Bupati Parosil Buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukulan Gamolan Pekhing0
- Senam Bersama Ribuan Warga, Ibu 49 Tahun dari Padang Dalom Berangkat Umroh Gratis0
Menurutnya, bantuan itu memotong dua pos
belanja keluarga. “Setidaknya dapat mengurangi dua aitem Pak Bupati, baik baju
seragam dan buku tulis. Kami tinggal memikirkan satu aitem lagi yakni sepatu,”
ujarnya.
Gunawan meminta program ini dilanjutkan. Ia
juga menyampaikan dua usulan. Pertama, SMPN 1 Batu Brak perlu pagar karena
lokasinya berbatasan langsung dengan kebun kopi warga sehingga pengawasan guru
lebih extra. Kedua, penambahan tenaga pendidik karena masih ada guru yang
merangkap mata pelajaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus meminta orang tua tidak membeli seragam terlebih dahulu sebelum
dilakukan pembagian seragam gratis dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
“Kalau Bapak Ibu suka dengan program ini ke
depan kita komitmen untuk tahun depan, orang tua murid jangan dulu membelikan
anaknya seragam. Ini memang akan menjadi PR Dinas Pendidikan bagaimana caranya
agar pembagian seragam dilakukan lebih cepat lagi, kalau memungkinkan di bulan
Agustus sudah kita bagikan,” kata Parosil.
Selain seragam gratis, Parosil menyebut
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menjalankan program beasiswa. Di
antaranya beasiswa kedokteran dan program Satu Keluarga Satu Sarjana. Tahun ini
dibuka dua jurusan untuk program Satu Keluarga Satu Sarja di Universitas
Terbuka, yakni PGSD dan Kewirausahaan
“Kalau Bapak Ibu,
keluarganya masih ada yang belum ada sarjananya, bisa mengikuti program
beasiswa satu keluarga satu sarjana dengan jurusan PGSD dan Kewirausahaan.
Program ini sudah kita mulai dari tahun ini,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lampung
Barat]










3.jpg)