- Damkar Tanggamus Bergerak, Semprot Sekolah dan Fasilitas Terdampak Abu Vulkanik
- Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN
- Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Pemprov Lampung Perketat Kesiapsiagaan
- Pertumbuhan Ekonomi Daerah Jadi Kunci, Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru
- Entry Meeting BPK Dimulai, Marindo Tegaskan Pemeriksaan untuk Pastikan APBD Tepat Sasaran
- 20 Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik, KBM Dialihkan Daring 7–8 September
- Bupati Perintahkan OPD Bergerak Cepat Antisipasi Abu Krakatau dan Karhutla
- Bupati Harap KONI Expo Bukan Pameran, Tapi Pencetak Juara dan Penggerak Ekonomi
- Vesta Pantai 2026 Meriahkan Pesisir Barat
- Waspada Dampak Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Pantau Informasi Resmi
Damkar Tanggamus Bergerak, Semprot Sekolah dan Fasilitas Terdampak Abu Vulkanik

TANGGAMUS, MFH,-- Penanganan dampak hujan abu
vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan Pemerintah
Kabupaten Tanggamus. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tanggamus turut
bergerak melakukan penyemprotan di sejumlah fasilitas yang terdampak debu abu
vulkanik, Senin (7/9/2026).
Hingga Senin siang, petugas Damkar tercatat
melakukan pelayanan penyemprotan di SDN 1 Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung
Timur, dan SDN 2 Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka.
Untuk SDN 2 Pekon Sedayu, laporan pelayanan
diterima dari Kepala Sekolah Zairi. Petugas tiba di lokasi dengan waktu respons
sekitar lima menit.
Baca Lainnya :
- 20 Kecamatan Terdampak Abu Vulkanik, KBM Dialihkan Daring 7–8 September0
- Polres Tanggamus dan Jajaran Terjun Bagikan Masker ke Warga Terdampak Abu Vulkanik0
- Polsek Kota Agung Tangkap Satu DPO Pencuri Besi Pabrik Pasar Madang di Serang Banten0
- Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Guyur Pematang Sawa0
- Polsek Talang Padang Identifikasi Korban Tersengat Listrik di Kolam Ikan Gisting0
Selain fasilitas pendidikan, petugas juga
dikerahkan ke Wisata Muara Indah, Kecamatan Kota Agung, untuk melakukan
penanganan terhadap dampak abu vulkanik.
Kabid Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan
Penyelamatan Kabupaten Tanggamus, Asmuni, mewakili Kadis Famkar Frdaus
Tarunajaya, mengatakan penyemprotan dilakukan sebagai bagian dari respons
terhadap dampak abu yang menempel di lingkungan dan fasilitas warga.
“Untuk sementara, laporan yang kami terima ada
penyemprotan di SDN 1 Kampung Baru, SDN 2 Sedayu dan Wisata Muara Indah.
Petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Asmuni
didampingi Kabid Pencegahan Dinas Damkar Andi Kholil.
Sebelumnya, Damkar Tanggamus juga telah
melakukan penyemprotan di rumah Bupati Tanggamus sebagai bagian dari upaya
membersihkan abu vulkanik yang menempel pada lingkungan rumah.
Penanganan ini dilakukan seiring meluasnya
dampak abu vulkanik di sejumlah wilayah Tanggamus. Berdasarkan laporan BPBD,
sebanyak 20 kecamatan terdampak abu vulkanik dan pemerintah daerah terus
mengerahkan berbagai unsur untuk melakukan penanganan.
Selain Damkar, penanganan melibatkan BPBD,
Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Basarnas, TNI, Polri serta
unsur terkait lainnya.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan
penyemprotan atau penanganan dampak abu vulkanik dapat berkoordinasi dengan pos
pemadam kebakaran terdekat. [MFH/Din/rils]











3.jpg)