- Gubernur Mirza Dorong Wisata Tahura WAR untuk Perpanjang Lama Tinggal Wisatawan
- Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 2026
- Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Serdang
- Bupati Pringsewu Lantik 8 Pejabat Administrator
- Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung yang Lestari dan Berkelanjutan
- Gubernur Lampung Dorong Transformasi Ekonomi, Pembangunan Dimulai dari Desa
- Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perbup Hiburan Organ Tunggal
- Rapat Paripurna KUA-PPAS 2027, Bupati Tekankan Anggaran Terarah dan Terukur
- Masyarakat Gadingrejo Sambut Antusias Gerakan Serentak Penetrasi Pasar
- Bupati Riyanto Pamungkas Ajak Wujudkan Pringsewu Bebas dari Perundungan
Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Serdang
Dorong Penguatan Peran PKK dalam Pemberdayaan Keluarga dan Masyarakat

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Ketua Tim Penggerak
(TP) PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mencanangkan Program Desa
TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas) di Desa
Serdang, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa
(13/10/2026).
Program Desa TAPIS merupakan bagian dari
pembinaan TP PKK Provinsi Lampung untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok
PKK secara berkelanjutan. Melalui program ini, keluarga didorong untuk
mengembangkan potensi lokal, meningkatkan keterampilan, serta membangun
kemandirian dan kesejahteraan.
Salah satu potensi yang ditinjau Purnama Wulan
Sari Mirza, yang akrab disapa Batin Wulan, adalah pemanfaatan pekarangan
melalui Teras Helau. Program Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tersebut mendorong
pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan ekstrem, antara lain
dengan mengajak keluarga penerima manfaat, termasuk penerima bantuan bedah
rumah, memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggal untuk memenuhi kebutuhan
pangan.
Baca Lainnya :
- Kunjungan Kerja Danrem 043/Gatam di Kodim 0421/Lampung Selatan0
- Pemprov Dorong ITERA jadi Pusat Ivovasi Pembangunan Daerah0
- Antisipasi Gagal Panen BBWS Bersama TBHBUN Lamsel Siapkan Kompanisasi0
- Diduga Peras Perangkat Desa, Dua Oknum Wartawan di Amankan Polsek Tanjung Bintang 0
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan 0
Di Desa Serdang, pekarangan dimanfaatkan untuk
menanam berbagai tanaman pangan serta memelihara ayam dan ikan lele. Hasilnya
dapat dimanfaatkan langsung oleh keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Batin Wulan mengapresiasi upaya tersebut karena
pemanfaatan lahan secara produktif dapat memberikan manfaat nyata bagi
keluarga.
“Luar biasa inovasinya. Ini contoh yang baik
karena lahan di sekitar rumah bisa dimanfaatkan secara langsung untuk memenuhi
kebutuhan pangan keluarga. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus
dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujar
Batin Wulan.
Selain pemanfaatan pekarangan, pengelolaan
sampah rumah tangga juga menjadi bagian dari upaya warga Desa Serdang dalam
memanfaatkan potensi lingkungan. Sampah rumah tangga dan sisa makanan diolah
menjadi pupuk organik serta pakan ternak. Pupuk yang dihasilkan kemudian
dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan Taman Hatinya PKK, sehingga pengelolaan
sampah dapat terhubung dengan pemanfaatan lahan dan ketahanan pangan keluarga.
Dalam kunjungan tersebut, Batin Wulan juga
meninjau pelayanan Posyandu dan kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB). Kegiatan
ini menjadi sarana pendampingan bagi keluarga terkait kesehatan ibu dan anak
serta tumbuh kembang balita. Rangkaian pelayanan turut mencakup pemeriksaan
kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan bagi balita, dan donor darah
sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan serta kebutuhan masyarakat.
Sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung, Batin
Wulan juga menyapa anak-anak yang sedang membaca di perpustakaan desa. Ia
menyerahkan bantuan buku cerita rakyat Lampung dari 15 kabupaten/kota untuk
menambah koleksi bacaan sekaligus mendorong minat baca anak sejak dini.
Potensi lokal lainnya terlihat dari berbagai
produk yang dipamerkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Desa
Serdang. Produk tersebut meliputi kerajinan pernak-pernik, sulaman, batik,
serta makanan dan minuman olahan. Pengembangan usaha berbasis keterampilan
lokal diharapkan dapat membuka peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga.
Untuk mendukung kegiatan produktif tersebut,
disalurkan bantuan peralatan berupa mesin jahit dan oven. Pelaku UMKM juga
memperoleh fasilitasi sertifikasi halal guna mendukung pengembangan usaha
mereka.
Dukungan kepada keluarga turut diberikan
melalui bantuan sosial berupa sembako dan bantuan jamban sehat. Sementara itu,
penyandang disabilitas menerima bantuan kursi roda dan alat bantu dengar sesuai
kebutuhan.
Batin Wulan menekankan bahwa berbagai kegiatan
dalam pembinaan Desa TAPIS perlu memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan
hanya berlangsung saat pencanangan. Karena itu, kader PKK diharapkan terus
meningkatkan kapasitas diri sekaligus menerapkan pengetahuan dan keterampilan
yang diperoleh untuk mendampingi masyarakat.
“Kita sebagai kader PKK harus dapat terus
meningkatkan kapasitas, nilai diri, kemampuan, pengetahuan, serta keterampilan
agar mampu menjadi tim penggerak, tim pendamping, sekaligus teladan bagi
masyarakat di lingkungan kita sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemantauan dan
evaluasi agar program yang telah dijalankan dapat terus berkembang dan
memberikan manfaat nyata bagi keluarga.
“PR kita bersama adalah memastikan
keberlanjutan program. Jangan sampai setelah pencanangan Desa TAPIS ini
programnya tidak berjalan. Kami berharap pencanangan ini bisa berkelanjutan dan
insyaallah akan tetap ada monitoring,” kata Batin Wulan.
Menurutnya, keberlanjutan program membutuhkan
sinergi antara TP PKK, perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan desa, serta
masyarakat. Dengan kerja sama tersebut, berbagai potensi yang telah
dikembangkan di Desa Serdang diharapkan dapat terus tumbuh dan mendukung
peningkatan kualitas hidup keluarga.
“Keberhasilan program PKK
adalah keberhasilan kita bersama. Semoga kolaborasi yang telah terjalin dapat
terus dipertahankan dan ditingkatkan demi terwujudnya keluarga yang
berkualitas, mandiri, dan sejahtera untuk menuju Lampung Maju Indonesia Emas,”
pungkasnya. [MFH/PemprovLampung]











