- Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa
- Wali Kota Metro Pimpin Rakor Bulanan, Tekankan Stabilitas Harga dan Kesiapsiagaan Ramadan
- Kota Metro Terpilih Sebagai Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos
- Bupati Tanggamus Hadiri Pelantikan Kepala Pekon Hasil PAW
- Kawanara 1.335 Hektare Candipuro Diproyeksikan jadi Pusat Pertanian Modern
- Safari Ramadan Pemprov Lampung di Kalianda Dimatangkan
- Asisten I Tubaba Pimpin Rakor Satgas MBG, Pemkab Perkuat Evaluasi dan Tata Kelola Program
- Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok
Wali Kota Metro Pimpin Rakor Bulanan, Tekankan Stabilitas Harga dan Kesiapsiagaan Ramadan

METRO, MFH,-- Wali Kota Metro,
Bambang Iman Santoso, memimpin Rapat Koordinasi Bulanan yang digelar di Aula
Pemerintah Kota Metro, Rabu (18/02/2026). Rapat tersebut dihadiri para asisten,
kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Metro.
Dalam arahannya, Wali Kota Metro
menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan aset milik pemerintah provinsi
maupun kementerian pusat untuk pembangunan Koprasi Merah Putih yang ada di
kelurahan agar dapat di pinjam pakai guna mendukung program Presiden RI prabowo
Subianto yaitu Koperasi Merah Putih.
“Terkait Koperasi Merah Putih, aset
yang dimiliki provinsi ataupun kementerian pusat yang dipergunakan dengan
sistem pinjam pakai harus dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan
masyarakat,” ujar Bambang.
Baca Lainnya :
- Kota Metro Terpilih Sebagai Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos0
- Pemkot Metro Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan di Pasar Cendrawasih0
- Ribuan Warga Padati Masjid Taqwa, Wali Kota Metro Sambut Ustadz Abdul Somad0
- Pemkot Metro dan Kodim 0411/KM Bersinergi dengan Gerakan Korve, Jaga Kebersihan Lingkungan0
- Pemkot dan Polres Metro Perkuat Sinergi Keamanan Berbasis Masyarakat0
Ia menegaskan, rapat koordinasi
kali ini memiliki titik tekan pada kesiapan Pemerintah Kota Metro dalam
menghadapi Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri yang membutuhkan
perhatian bersama, baik dari sisi stabilitas ekonomi maupun keamanan dan ketertiban
masyarakat (kamtibmas).
“Besok kita memasuki bulan suci
Ramadan. Tentunya dari Ramadan sampai Idul Fitri banyak hal yang harus kita
perhatikan bersama,” tegasnya.
Wali Kota Metro menjelaskan bahwa
menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Satpol PP, TNI, dan Polri,
tetapi merupakan kewajiban seluruh unsur pemerintahan hingga ke tingkat
kelurahan yang memiliki peran dalam menghidupkan kembali kerja sama kamtibmas
hingga ke tingkat RW dan RT di wilayah masing-masing agar tercipta situasi yang
aman dan kondusif.
Selain aspek keamanan, Bambang juga
menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Metro selama
Ramadan dengan mengantisipasi potensi kenaikan harga melalui langkah konkret.
“Operasi pasar harus menjadi salah
satu solusi untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok, terutama pada
minggu ketiga hingga akhir Ramadan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota
Metro menginstruksikan Kabag Perekonomian untuk berkoordinasi dengan instansi
vertikal seperti Bulog dan Dinas terkait, khususnya dalam pemanfaatan stok
beras yang masih tersedia di gudang Bulog agar dapat disalurkan kepada
masyarakat dengan harga subsidi.
Menurutnya, hal itu penting
dilakukan dalam fokus pengendalian kebutuhan masyarakat pada setiap pekan Ramadan,
mengingat pola kebutuhan masyarakat berbeda antara awal hingga akhir bulan
suci.
“Jika persoalan Ramadan dan Idul
Fitri tidak ditangani secara serius, berbagai permasalahan sosial dan ekonomi
dapat muncul dan berdampak luas bagi masyarakat, ” ujarnya.
Wali Kota Metro juga mengingatkan
seluruh jajaran untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih
terjadi pada Februari hingga Maret, termasuk ancaman angin puting beliung yang
tidak dapat diprediksi, agar nantinya dapat segera disampaikan dan
diinformasikan kepada pihak terkait agar turun langsung ke lokasi kejadian.
“Saya meminta camat dan lurah aktif
melaporkan setiap kejadian di wilayahnya melalui grup komunikasi maupun
berkoordinasi dengan OPD terkait, termasuk melakukan pendataan terhadap
masayarakat yang terkena dampak bencana agar dapat bantuan sesuai ketentuan,
“ungkapnya.
Sebagai Wali kota Metro, Bambang
menegaskan bahwa pemerintah harus peduli terhadap bencana yang terjadi akibat
cuaca ekstrem dan data korban termasuk tingkat kerusakan yang terjadi agar
segera dihimpun untuk penanganan cepat.
“Pemerintah harus peduli terhadap
bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem. Data korban dan tingkat kerusakan
harus segera dihimpun untuk penanganan cepat,” tegasnya.
Menjelang Idul Fitri, Bambang juga
mengingatkan adanya potensi peningkatan angka kriminalitas sehingga seluruh OPD
terkait diharapkan dapat turut serta dalam kegiatan Safari Siskamling bersama
Kejaksaan, TNI, Polri, dan Forkopimda dari awal hingga akhir Ramadan.
Sementara itu, Asisten II Setda
Kota Metro, Kusbani, melaporkan perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih
di 5 kecamatan yang beberapa beberapa kelurahan telah memasuki tahap
pengerjaan, seperti Purwosari yang mencapai 25 persen, serta Tejosari dan
Yosomulyo yang telah masuk tahap pemasangan batu bata.
“Untuk beberapa Kelurahan lainnya
seperti Tejo Agung, Iringmulyo, Rejomulyo, Imopuro, dan Karangrejo, pembangunan
baru memasuki tahap penggalian pondasi,” paparnya.
Namun dalam laporannya, Kusbani
juga mengungkapkan sejumlah lokasi masih terkendala pengukuran ulang lahan dan
penyesuaian ukuran minimal 2 x 30 meter yang ditentukan oleh Komite Nasional
Koperasi Merah Putih (KMPI) dan aset yang berstatus milik provinsi.
“Kita juga telah berkoordinasi
dengan aset Bappeda dan dinas Koperasi dan Kecamatan yang terlibat dan
kelurahan untuk menyikapi berkenaan dengan lokasi, guna menemukan solusi
terbaik untuk menyelesaikan permasalahan terkait lokasi pembangunan koperasi
merah putih yang sesuai dengan standar,” jelasnya.
Selain pembangunan koperasi merah
putih, Kusbani juga melaporkan tentang perkembangan pembangunan fisik yang
dilakukan Pemkot Metro pada tahun 2025 di 3 OPD yaitu, Dinas PUTR, Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Kesehatan Kota Metro.
“Kegiatan pembangunan yang
dilakukan Pemerintah Kota Metro pada tahun 2025 terhadap pembangunan fisik
untuk 5 Kecamatan yang ada di PUTR ada 104 paket di Metro Pusat, 44 paket di
Metro Utara, 85 paket Metro Timur, 29 paket di Metro Barat dan 35 paket di
Metro Selatan dengan total 297 paket kegiatan,” terangnya.
Lebih lanjut, Kusbani juga
memaparkan capaian pembangunan fisik tahun 2025 yang ada di Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Kota Metro yaitu, 40 paket di Metro Pusat , 22 paket di Metro
Utara, 24 paket ada di Metro Timur, 15 paket di Metro Barat, 20 paket di Metro
Selatan dengan total paket yaitu total 121 paket.
“Sementara itu, di Dinas Kesehatan
ada 54 paket di Metro Pusat, 3 paket di Metro Utara, 4 paket di Metro Timur, 4
paket di Metro Barat, 32 paket di Metro Selatan dengan total paket yang ada di
Dinas Kesehatan yaitu 97 paket kegiatan, ” ungkapnya.
Kusbani berharap laporan
yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar seluruh program yang
telah dilaksanakan benar-benar terjaga dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat serta kemajuan Kota Metro. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)