- Wakil Bupati Buka Rapat Gugus Tugas KLA 2026, Perkuat Komitmen Perlindungan Anak
- Pemkab Lamteng Berikan Pembekalan ASN Menjelang Purna Tugas
- DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 Lampung Timur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Kukuhkan Prabu Lamtim, siap Angkat Lada Lokal
- Bupati Nanda Indira Dorong Kesadaran Pajak untuk Perkuat Pembangunan Daerah
- Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Rakor DWP dan Peringatan Hari Kartini 2026
- Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan
- Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan
- Warga Kalirejo Resah, Uang Rutin Hilang Setiap Minggu Sekali
- Sepi Pengunjung Usai Diambil Alih Provinsi, TPI Dermaga BOM Lamsel Lesu
Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Suasana hangat dan penuh
keakraban terasa saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyambut
kedatangan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di
ruang kerjanya, Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza
menegaskan bahwa dukungan Lampung untuk Palestina lahir dari ketulusan hati.
Baginya, solidaritas itu bukan sekadar sikap politik, melainkan panggilan
kemanusiaan.
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Tekankan Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah0
- PKU Akbar jadi Momentum Penguatan Daya Saing UMKM Lampung0
- Pemprov Lampung Perkuat Langkah Nyata Jaga Stabilitas Harga Pangan0
- Semangat Hari Kartini 2026, Pemprov Lampung Dorong Perempuan Jadi Motor Pembangunan0
- Pemprov Lampung–Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik0
“Masyarakat Lampung sangat mencintai Palestina.
Dukungan kami akan terus mengalir tanpa perlu diminta. Kami merasa bangga dan
terhormat bisa menyambut saudara kami dari Palestina di sini,” ujar Gubernur.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemerintah
Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi yang luas, mulai dari sektor
pendidikan, ekonomi, hingga kemanusiaan. Gubernur Mirza menyampaikan bahwa
Lampung siap menjadi tempat yang ramah bagi warga Palestina untuk belajar,
berkarya, dan membangun harapan baru.
Ia mengungkapkan, sejumlah perguruan tinggi di
Lampung telah menyatakan kesiapan menerima mahasiswa Palestina, termasuk dari
Gaza. Bahkan, Pemprov Lampung saat ini tengah membantu pengurusan dokumen
seorang mahasiswa asal Gaza yang menempuh pendidikan di Universitas Lampung.
“Kampus-kampus kami terbuka. Kami ingin mereka
merasa aman dan diterima, seperti di rumah sendiri,” ungkapnya.
Tak hanya di bidang pendidikan, peluang kerja
sama ekonomi juga menjadi perhatian. Gubernur Mirza mengajak pelaku usaha
Palestina untuk menjajaki potensi investasi di Lampung, sekaligus mendorong
kolaborasi langsung dengan pengusaha lokal.
“Kami ingin membangun hubungan yang saling
menguatkan. Ketika mereka berkembang di sini, manfaatnya juga akan kembali
kepada keluarga dan masyarakat mereka di Palestina,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Palestina
Abdalfatah A.K. Alsattari turut berbagi kisah yang menyentuh tentang kondisi
kemanusiaan di Gaza. Dirinya menceritakan bagaimana keluarganya dan masyarakat
Gaza bertahan di tengah keterbatasan.
Ia mengungkapkan, bantuan dari Indonesia
memiliki arti yang sangat besar. Bahkan, keluarganya kerap menyimpan bantuan
makanan sambil menandainya sebagai pemberian dari rakyat Indonesia, sebuah
simbol harapan di tengah situasi sulit.
“Kami mungkin kehilangan banyak hal, bahkan
rumah kami dihancurkan, tetapi kami tidak kehilangan harapan untuk merdeka,”
ujarnya.
Abdalfatah juga mengapresiasi konsistensi
Indonesia dalam mendukung Palestina, baik melalui forum internasional maupun
bantuan nyata di bidang pendidikan dan kemanusiaan. Ia menilai, langkah yang ditunjukkan
Pemerintah Provinsi Lampung menjadi contoh nyata solidaritas yang tidak
berhenti pada simbol, tetapi diwujudkan dalam aksi.
Menanggapi tawaran kerja sama, Abdalfatah
menyatakan kesiapan penuh untuk menjembatani hubungan antara pengusaha Palestina
dan Lampung.
“Jika ada peluang, kami siap memfasilitasi
kolaborasi ini,” katanya.
Pertemuan tersebut menjadi lebih dari sekadar
kunjungan diplomatik. Di balik percakapan yang hangat, tersirat harapan besar
tentang persahabatan lintas bangsa yang dibangun atas dasar kemanusiaan.
Melalui sikap terbuka dan keramahan yang
ditunjukkan Gubernur Mirza, Lampung kembali menegaskan diri sebagai daerah yang
tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga aktif mengambil peran dalam
diplomasi kemanusiaan global. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)