Sampah Sumbat Aliran Way Pisang dan Sebabkan Banjir
BBWS Mesuji Sekampung Sebut Petani Sebagian Penyebabnya

By redaksi 13 Feb 2026, 21:02:35 WIB Saburai
Sampah Sumbat Aliran Way Pisang dan Sebabkan Banjir

PALAS, MFH,-- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung melalui PPK OP IV, mengidentifikasi sampah yang menyumbat aliran Kali Way Pisang menyebut petani sebagai penyebabnya.

Hal tersebut di sampaikan oleh PPK OP IV Agung Setiawan Dalam pemeriksaan lapangan yang dilakukan pada Jum'at 13/2/2026, tim BBWS menemukan berbagai jenis sampah seperti potongan bambu dan kayu menyumbat aliran kali Way Pisang.

"Ini ulah petani sendiri membuang sampah-sampah kayu dan bambu ke aliran sungai, coba di cari siapa oknum yang melakukan ini, jadi pihak kecamatan dan desa seharusnya bisa memberikan larangan ke petani," Ucap Agung Setiawan

Baca Lainnya :

Dirinya juga menambahkan tidak menyalahkan sepenuhnya kepada petani,  namun kesadaran tentang pentingnya menjaga kelancaran aliran sungai masih perlu ditingkatkan.

Selain menyampaikan hal tersebut, Agung  juga mengakui bahwa perlu adanya upaya bersama untuk mengatasi masalah ini bersama masyarakat untuk mengawasi dan mencegah pembuangan sampah ke sungai.

"Pihak kami akan segera pembersihan sampah ini, saya juga berharap para petani memberikan akses untuk alat berat untuk menuju lokasi ini." Tambah dia

Sementara itu Camat Palas Ns. Rosalina membantah bila kayu dan bambu tersebut ulah petani di Palas, menurut Camat di aliran sungai kali way pisang Khusus dari desa Sukaraja sampai Desa Palas aji sudah tidak ada tanaman bambu.

"Mulai dari Desa Sukaraja Sampai Ke Desa Palas aji sepanjang aliran sungai way pisang sudah tidak ada tanaman bambu,  kalau masih bisa kita kerjakan oleh tenaga manusia kami akan gotong royong, tapi ini sungguh luar biasa tebalnya, ini harus menggunakan alat berat untuk membersihkan nya," tutur Camat

Penyumbatan akibat sampah kayu dan bambu tersebut diperkirakan menjadi salah satu faktor utama terjadinya banjir yang sering melanda wilayah lahan pertanian di sekitar Kali Way Pisang beberapa waktu terakhir ini. [MFH/Sriw]

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment