- Tim Patroli Perintis Presisi Polres Tanggamus Sambangi Ulu Belu dan Dua Kecamatan Lain
- Gubernur Mirza Ikuti Rapat Pengurus APPSI di Denpasar Bali
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Langkah-Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum
- Pemkab Resmi Tutup Turnamen Usia Muda Dispora Cup 2026
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Pengurus PSOI Periode 2026–2030
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
- Pemkab Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Dalam Gerakan ASRI
- Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati dan WabupTegaskan Fondasi Lampung Barat Hebat dan Setia
- Pemkot Metro Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan di Pasar Cendrawasih
- Diguyur Hujan Sekali, Tanggul Way Pisang Kembali Terkikis Buat Petani Was - Was
Gubernur Mirza Ikuti Rapat Pengurus APPSI di Denpasar Bali

BALI, MFH,-- Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal mengikuti Rapat Pengurus Asosiasi Pemerintah Provinsi
Seluruh Indonesia (APPSI) yang membahas program kerja tahun 2026 serta
penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Rapat berlangsung di Hyatt Regency
Bali, Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (13/2/2026).
Pertemuan tersebut merupakan rapat
perdana jajaran pengurus setelah Musyawarah Nasional (Munas) VII APPSI yang
digelar pada 23 Oktober 2025 di Jakarta. Selain membahas agenda kerja 2026, pengurus
melakukan pencermatan terhadap AD/ART sebagai bagian dari penguatan kelembagaan
organisasi.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Langkah-Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum0
- Pemkab Resmi Tutup Turnamen Usia Muda Dispora Cup 2026 0
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Pengurus PSOI Periode 2026–2030 0
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 0
- Pemkab Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Dalam Gerakan ASRI0
Rapat ini juga menjadi tindak
lanjut pengukuhan masa bakti pengurus periode 2025–2029 yang dilaksanakan pada
10 November 2025 di Ibu Kota Nusantara.
Ketua Umum APPSI Rudy Mas’ud
menegaskan komitmen seluruh pengurus untuk membangun organisasi yang lebih
adaptif terhadap dinamika pemerintahan dan kebutuhan daerah.
“Semua pengurus APPSI memiliki
komitmen bersama untuk membangun organisasi yang lebih kuat dan responsif,”
ujar Rudy.
Ia menyatakan, APPSI tengah
menyiapkan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) guna menyempurnakan AD/ART
organisasi. Menurutnya, identitas organisasi belum mengalami perubahan sejak
2015 sehingga memerlukan pembaruan yang lebih relevan dengan perkembangan
zaman.
“Identitas organisasi belum berubah
sejak 2015, sehingga kita membutuhkan landasan konstitusi yang lebih adaptif
dan visioner,” jelasnya.
Dalam implementasinya, APPSI akan
menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) setiap tahun untuk mengevaluasi
program sekaligus menetapkan prioritas kerja berikutnya. Organisasi ini juga
akan memfasilitasi pertemuan gubernur dengan Presiden dan para menteri secara
berkala dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya sinkronisasi kebijakan
pusat dan daerah.
APPSI menegaskan komitmennya untuk
memperjuangkan aspirasi daerah guna mempercepat peningkatan kesejahteraan
masyarakat di wilayah kepulauan Indonesia.
Pada 2026, APPSI menjadwalkan lima
Focus Group Discussion (FGD) yang akan digelar di Jakarta, Maluku, dan
Kalimantan Tengah. FGD tersebut akan membahas optimalisasi APBD, Dana Bagi
Hasil, Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan sektor pertanian dan
energi nasional.
Selain itu, organisasi juga
merencanakan kegiatan orientasi pemerintahan di Sumatera Selatan, Kalimantan
Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Dua lokakarya turut diagendakan untuk membahas
pemberdayaan UMKM serta strategi menarik investasi berbasis penciptaan lapangan
kerja di daerah.
Gubernur Mirzani Djausal menegaskan
seluruh daerah sepakat memperjuangkan program bersama pemerintah pusat melalui
wadah APPSI.
“Program-program daerah akan kita
perjuangkan bersama melalui APPSI dan bersinergi dengan pemerintah pusat,”
ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi
antarpemerintah provinsi menjadi kunci dalam memperkuat posisi daerah di
tingkat nasional. Menurutnya, forum APPSI harus dimanfaatkan secara optimal
untuk menyelaraskan kebijakan, bertukar praktik terbaik, serta membangun
komitmen bersama dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
“Kami memandang APPSI sebagai wadah
strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan solidaritas antarprovinsi,
dan memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan
masyarakat daerah,” ujar Gubernur Mirza.
Rapat di Bali ini menandai langkah
awal konsolidasi pengurus APPSI periode 2025–2029 dalam memperkuat peran
strategis gubernur sebagai representasi pemerintah pusat di daerah sekaligus
motor penggerak pembangunan wilayah. [MFH/Adpim]










3.jpg)