- Tim Patroli Perintis Presisi Polres Tanggamus Sambangi Ulu Belu dan Dua Kecamatan Lain
- Gubernur Mirza Ikuti Rapat Pengurus APPSI di Denpasar Bali
- Pemprov Lampung Dukung Penuh Langkah-Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum
- Pemkab Resmi Tutup Turnamen Usia Muda Dispora Cup 2026
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pelantikan Pengurus PSOI Periode 2026–2030
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
- Pemkab Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Dalam Gerakan ASRI
- Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati dan WabupTegaskan Fondasi Lampung Barat Hebat dan Setia
- Pemkot Metro Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan di Pasar Cendrawasih
- Diguyur Hujan Sekali, Tanggul Way Pisang Kembali Terkikis Buat Petani Was - Was
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati dan WabupTegaskan Fondasi Lampung Barat Hebat dan Setia

LAMPUNG BARAT, MFH – Menjelang
genap satu tahun kepemimpinan periode kedua (2025–2030), Bupati Lampung Barat
Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin (PM) menggelar refleksi
kinerja di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Kamis
(12/2/2026) lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan
para wartawan dan awak media se-Kabupaten Lampung Barat, unsur Forkopimda,
serta jajaran perangkat daerah.
Suasana refleksi berlangsung hangat,
di hadapan insan pers, pasangan yang akrab disapa PM itu memaparkan capaian,
tantangan, sekaligus arah kebijakan yang telah dan akan ditempuh dalam
membangun Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Pemeriksaan BPK, Bupati Minta Kepala OPD Tidak Tinggalkan Tempat0
- Sekretaris Daerah Sebut Melodi Mimpi Sebagai Ruang Lahirnya Harapan, Kreativitas, dan Cita-Cita0
- Bupati Parosil Siap Dukung Pidana Alternatif0
- Pemkab Lampung Barat Matangkan Rencana Penataan Kota Liwa0
- Wakil Bupati Lampung Barat Lantik Tiga Pejabat Administrator0
Tak terasa, pada 20 Februari 2026
mendatang, kepemimpinan Parosil Mabsus–Mad Hasnurin genap satu tahun sejak
resmi dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Republik
Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 lalu.
Satu tahun pertama ini menjadi
fondasi penting dalam menata arah pembangunan dan memperkuat komitmen
menghadirkan kerja nyata.
Parosil menegaskan, periode awal
bukan sekadar fase adaptasi, melainkan momentum konsolidasi dan percepatan
program strategis.
“Satu tahun ini kami jadikan
pijakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas
pelayanan publik, dan memastikan program menyentuh langsung kebutuhan
masyarakat,” ujarnya.
PM bukan sosok baru dalam
kepemimpinan Lampung Barat. Pada periode 2017–2022, keduanya telah memimpin
daerah tersebut.
Parosil Mabsus memiliki pengalaman
sebagai anggota DPRD sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Barat.
Sementara Mad Hasnurin merupakan
purnabakti Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pengalaman birokrasi yang matang.
Perpaduan latar belakang politik
dan birokrasi itu dinilai menjadi kekuatan dalam mengevaluasi serta
mengoptimalkan kinerja perangkat daerah.
Dari sisi tata kelola pembangunan
infrastruktur berwawasan lingkungan dan tangguh bencana, capaian signifikan
berhasil diraih.
Kualitas infrastruktur daerah
melampaui target, dari 71,50 persen menjadi 72,08 persen.
Indeks kelestarian lingkungan hidup
meningkat tajam dari target 67,23 menjadi 76,47.
Sementara indikator kesiapsiagaan
bencana terealisasi 132,89 dari target 155,660, menunjukkan upaya berkelanjutan
dalam memperkuat ketahanan daerah.
Pada sektor kesehatan, Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat mengelola jaminan kesehatan masyarakat bagi 31.110
peserta melalui program pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat.
Insentif tenaga kesehatan diberikan
kepada 7 dokter PTT, 78 bidan, dan 37 tenaga kesehatan lainnya.
Program “Ambulan Hebat” turut
diperkuat dengan dukungan 30 sopir, 1 petugas pendukung, 45 tenaga kesehatan,
serta 4 orang tim monitoring.
Selain itu, 10 mahasiswa menerima
beasiswa kedokteran sebagai investasi jangka panjang pemenuhan tenaga medis
daerah.
Di bidang pendidikan, sebanyak
5.920 siswa setara SD dan SMP menerima seragam sekolah gratis.
Pemerintah juga memberikan beasiswa
S1 Bahasa Lampung kepada 8 tenaga pendidik SMP sebagai upaya pelestarian bahasa
dan budaya daerah.
Sektor perdagangan diperkuat
melalui pengelolaan Pasar Tematik Wisata Lumbok Seminung dengan pembangunan dua
unit sarana distribusi perdagangan.
Pada sektor perkebunan dan
peternakan, Sekolah Kopi Lampung Barat menjadi salah satu program unggulan.
Sebanyak 50 peserta mengikuti
pelatihan budidaya, 30 peserta green grading, 20 peserta roasting, 40 peserta
barista, serta 10 tutor peningkatan kapasitas.
Program ini didukung operasional
UPTD dan pemeliharaan kebun kopi ATP Korolla.
Di bidang sosial, bantuan sembako
nutrisi diberikan kepada 750 lansia melalui program rehabilitasi sosial.
Sementara di sektor pangan,
pemerintah membangun 15 unit prasarana irigasi, 2 unit pompa air, 1 unit jalan
usaha tani yang masih dalam tahap pengerjaan, serta rehabilitasi sawah seluas 5
hektare guna mendukung swasembada pangan.
Menutup refleksi, Parosil
menekankan bahwa capaian satu tahun pertama merupakan modal awal untuk melangkah
lebih jauh.
Kabupaten Lampung Barat yang
dinobatkan sebagai daerah paling aman se-Provinsi Lampung diharapkan terus
menjaga stabilitas dan persatuan.
“Kemajuan daerah tidak hanya
bertumpu pada pemerintah. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. Dengan
gotong royong dan optimisme, Lampung Barat akan semakin hebat dan setia pada
cita-cita kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Refleksi satu tahun ini bukan
sekadar laporan angka dan program, melainkan penegasan arah bahwa fondasi telah
diletakkan.
Tantangan ke depan tentu tidak
ringan, namun dengan pengalaman, konsolidasi, dan dukungan masyarakat, Lampung
Barat optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.
[MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)