- Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial
- Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green
- Umi Laila Buka Lokakarya Fasilitasi Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Merah Putih
- Tim Akpol Sambangi Polres Pringsewu Evaluasi Kurikulum Taruna
- Eko Wahyudi: Masyarakat Berperan Penting Menjaga Aset dan Infrasuktur Kelistrikan
- Pemkab Lamsel Gelar GENCARKAN OJK Bersama BSI, Buka Jalan Pembiayaan dan Kemitraan
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Kabupaten Layak Anak
- Bupati Nanda Indira Ajak Masyarakat Bersatu Teguh Membangun Pesawaran
- Desa Nibung Dicanangkan sebagai Desa TAPIS TP-PKK Provinsi Lampung Tahun 2026
- Metro Siapkan PERINTIS, Balik Nama Sertifikat Ditargetkan Rampung 10 Hari
Pemprov Lampung Satukan Kekuatan Lintas Sektor Percepat Perhutanan Sosial

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Sekretaris Daerah
(Sekdaprov) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin Rapat Pembahasan Format
Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Perhutanan Sosial Provinsi Lampung Tahun
2026–2028, bertempat di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Kompleks Kantor Gubernur
Lampung, Rabu (16/9/2026).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari
Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/419/V.24/HK/2026 tanggal 7 Agustus 2026
tentang Pembentukan Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial Provinsi
Lampung Periode 2026–2028, sekaligus menjadi forum penyamaan persepsi dan
penguatan koordinasi lintas sektor dalam mempercepat pelaksanaan program
Perhutanan Sosial di Provinsi Lampung.
Pembentukan Pokja ini dilatarbelakangi
kebutuhan koordinasi lintas sektor dan lintas kewenangan, mengingat proses
Perhutanan Sosial berjalan berkelanjutan mulai dari tahap akses hingga
pengelolaan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perluas Tim Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue-Green0
- RDP Bersama Komisi II DPR RI, Gubernur Mirza Dorong Penataan HGU dan Kawasan Hutan di Lampung0
- Pemprov Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Perempuan0
- Gubernur Dorong Fatayat NU Lampung Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Kualitas SDM0
- Gubernur Mirza Apresiasi Siger Run 2026, Perkuat Literasi Ekonomi dan Transformasi Digital0
Di lapangan, sejumlah tantangan masih dihadapi,
di antaranya kepastian areal, konflik sosial dan tenurial, keterbatasan
kapasitas kelompok, serta pengembangan usaha, sehingga diperlukan forum bersama
untuk mempercepat penyelesaian berbagai hambatan tersebut.
Pokja bekerja melalui tiga bidang, yaitu :
- Bidang Legalitas Akses Perhutanan Sosial
menangani sosialisasi program, pencermatan peta indikatif areal, groundcheck
calon areal, hingga fasilitasi permohonan dan verifikasi teknis;
- Bidang Peningkatan Kapasitas Kelompok
Perhutanan Sosial menangani pemenuhan hak dan kewajiban pemegang persetujuan,
perencanaan pengelolaan, pengembangan usaha dan kerja sama, serta sosialisasi
pembayaran PNBP; dan
- Bidang Kerja Sama Internal dan Eksternal serta
Penanganan Konflik menangani penyelesaian konflik sosial dan tenurial,
penguatan jejaring dan forum multipihak, koordinasi lintas pihak, serta
pengawasan dan pembinaan.
Sesuai amanat Keputusan Gubernur, Pokja
mengemban sepuluh tugas utama dalam mempercepat pelaksanaan Perhutanan Sosial
di Provinsi Lampung, yaitu :
- Sosialisasi Program Perhutanan Sosial;
- Pencermatan Peta Indikatif Areal Perhutanan
Sosial;
- Fasilitasi permohonan dan verifikasi teknis;
- Penataan areal kerja Perhutanan Sosial;
- Penyelesaian konflik sosial dan tenurial;
- Pemenuhan hak dan kewajiban pemegang
persetujuan;
- Penyusunan perencanaan pengelolaan dan dokumen
Informasi Areal Definitif (IAD);
- Pengembangan usaha Perhutanan Sosial;
- Sosialisasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan
Pajak (PNBP) bagi wajib bayar; dan
- Pelaporan hasil pelaksanaan tugas kepada
Gubernur Lampung.
Dalam rapat perdana ini, sejumlah agenda
dibahas, mulai dari penyamaan persepsi antaranggota Pokja, identifikasi isu
prioritas dan tantangan di lapangan, pembagian peran dan tanggung jawab,
penyusunan rencana kerja awal periode 2026–2028, penetapan mekanisme koordinasi
dan pelaporan, hingga kesepakatan tindak lanjut dan jadwal kerja.
Melalui rapat ini, diharapkan tercipta kesamaan
pemahaman dan komitmen seluruh anggota Pokja, teridentifikasinya isu prioritas
secara jelas, tersusunnya rencana kerja awal yang terukur, terbangunnya
mekanisme koordinasi dan komunikasi yang efektif, serta adanya tindak lanjut
konkret dan dukungan lintas pihak untuk percepatan Perhutanan Sosial yang
inklusif, adil, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Kegiatan ini mengusung tagline “Hutan Lestari,
Masyarakat Sejahtera, Lampung Maju” sebagai semangat bersama Pemerintah
Provinsi Lampung dalam mempercepat pelaksanaan Perhutanan Sosial secara terkoordinasi
dan berkelanjutan. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)