- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah


LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Menteri Perumahan dan
Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal menghadiri kegiatan penanaman sejuta pohon sekaligus peresmian
tugu dan prasasti di Taman Kehati, Kawasan Kotabaru, Lampung Selatan, Kamis
(7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian
peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Real Estate Indonesia. Kehadiran Menteri PKP
bersama Gubernur Lampung menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam
mendukung pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan pengembangan kawasan
permukiman, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Baca Lainnya :
- TK Madani Bersama Kolam Renang Madani Garden Semarakkan Hardiknas dengan Upacara dan Lomba Mewarnai0
- Sekdaprov Marindo Dampingi Menko Pangan dan Perdagangan dalam Acara Rembuk Tani Lamsel0
- Konferensi IGTKI Palas: Suyanti Raih Suara Terbanyak, Resmi jadi Ketua Baru0
- Kejari Lamsel Tetapkan Mantan Kepala Desa Bangunan Tersangka Korupsi DD0
- Isu Pungli, Kalapas Lampung Selatan Bantah Publik Desak Penyelidikan Independen 0
Dalam sambutannya, Menteri PKP Maruarar Sirait
mengapresiasi langkah dan komitmen Gubernur Lampung dalam mendukung program
pembangunan perumahan rakyat di Provinsi Lampung.
Ia menilai sinergi yang dibangun Pemerintah
Provinsi Lampung mampu menghadirkan langkah konkret dalam mendukung target
pembangunan nasional, termasuk Program 3 Juta Rumah.
“Terima kasih kepada Gubernur Lampung atas
perjuangannya yang luar biasa untuk rakyat Lampung, khususnya di bidang
perumahan. Dukungan nyata seperti ini sangat penting untuk memperkuat program
pemerintah,” ujar Maruarar.
Maruarar juga mendorong lahirnya kebijakan
penanaman pohon di setiap pembangunan rumah komersial maupun subsidi oleh
pengembang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.
Menurutnya, pembangunan sektor perumahan tidak
hanya berdampak pada penyediaan hunian, tetapi juga mampu menggerakkan roda
ekonomi, mengurangi pengangguran, serta menekan angka kemiskinan.
Pada kesempatan itu, Maruarar Sirait
mengungkapkan bahwa program bedah rumah di Lampung mengalami peningkatan
signifikan. Jika pada tahun sebelumnya sebanyak 3.000 rumah diperbaiki, maka
tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 10.000 rumah atas arahan Presiden RI
Prabowo Subianto.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong
pembangunan rumah susun serta penataan kawasan kumuh di sejumlah wilayah di
Lampung.
“Saya yakin sektor perumahan akan memberikan
kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung dalam beberapa bulan ke
depan,” katanya.
Maruarar Sirait turut mengapresiasi semangat
kolaborasi yang dibangun antara pemerintah daerah dan para pengembang melalui
REI. Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat
agar berbagai program strategis nasional dapat berjalan optimal.
Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto
mengatakan program penanaman sejuta pohon merupakan bentuk tanggung jawab
sosial REI terhadap kelestarian bumi dan masa depan generasi mendatang.
Ia menjelaskan, gerakan tersebut menjadi bagian
dari komitmen REI untuk terus menghadirkan pembangunan yang ramah lingkungan di
berbagai daerah di Indonesia.
“Kami ingin mewariskan bumi yang lebih baik
kepada anak cucu kita. Karena itu, penanaman pohon menjadi gerakan nyata yang
terus kami lakukan dalam setiap momentum organisasi,” ujarnya.
Joko menambahkan, sebelumnya REI juga telah
melakukan gerakan serupa di Labuan Bajo dan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui
penanaman pohon, pembangunan sumber mata air, hingga kegiatan sosial lingkungan
lainnya.
Pada peringatan HUT ke-54 di Lampung, REI turut
membangun monumen dan mendukung pengembangan kawasan Taman Kehati sebagai pusat
penghijauan dan konservasi lingkungan.
Pengelola Taman Kehati Lampung Anshori Djausal
menjelaskan bahwa Taman Kehati merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam
membangun kawasan konservasi keanekaragaman hayati seluas hampir 25 hektare di
kawasan Kotabaru, Lampung Selatan.
Menurutnya, dalam kurun waktu kurang dari dua
tahun, kawasan tersebut telah ditanami sekitar 13 ribu pohon dari lebih 120
spesies tanaman lokal. Awalnya kawasan ini hanya kebun singkong. Kini mulai
tumbuh menjadi ekosistem baru yang dihidupi berbagai jenis burung, lebah,
kupu-kupu, dan serangga lainnya.
Ia berharap Taman Kehati Lampung dapat
berkembang menjadi pusat penelitian, pendidikan, wisata lingkungan, sekaligus
kawasan pelestarian plasma nutfah tanaman khas Lampung yang berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan Penanaman simbolis
pohon oleh Menteri PKP bersama Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, beserta Jajaran
Forkopimda, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi, sekaligus peresmian Tugu dan
prasasti di Taman Kehati.
Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran
pengurus REI, akademisi, komunitas lingkungan, serta para relawan penghijauan.
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)