- Pemkab Tanggamus Segera Bangun RSUD Tipe D Talang Padang
- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi
- HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
- Pertumbuhan Ekonomi Pringsewu di Atas Provinsi Lampung dan Nasional
- Desa Sidodadi Teluk Pandan Wakili Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
- Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa Tapis di Ganjar Asri
- Jawab Kritik DPRD, Wali Kota Metro Ungkap Alasan Pinjaman Rp20 Miliar dan Penurunan Bansos
- Pemkab Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD Secara Daring
Pemkab Pesisir Barat Gelar Simulasi Penanganan Pasien Darurat Lewat Udara

PESISIR BARAT, MFH,-- Persiapan pelaksanaan
Latihan Kesiagaan Evakuasi Medis Udara Puskesau (Pusat Kesehatan Angkatan
Udara) Tahun 2026 di Kabupaten Pesisir Barat memasuki tahap pematangan.
Sosialisasi sekaligus gladi sore dilaksanakan di kawasan Bandar Udara Muhammad
Taufik Kiemas, Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Selasa (22/09/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten III Bidang
Administrasi Umum Armen Qodar, S.P., M.M., yang mewakili Bupati Pesisir Barat
Dedi Irawan. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Septono, S.KM., M.M.; Kepala
BPBD Herdy Wilismar, S.H., M.M.; Kasat Pol PP Cahyadi Muis, S.IP.; serta
Direktur RSUD KH. Muhammad Thohir dr. Yusuf Firmansyah, M.Kes.
Sosialisasi sekaligus gladi sore dilaksanakan
untuk memastikan kesiapan personel, sarana pendukung, serta koordinasi
antarunsur sebelum pelaksanaan latihan utama. Kegiatan melibatkan unsur TNI
Angkatan Udara, tenaga kesehatan, ambulans, RSUD KH. Muhammad Thohir, serta
unsur pendukung lainnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Pesisir Barat Tanda Tangani Kerja Sama Nasional di Tangsel0
- Dekranasda, PKK dan Posyandu Pesisir Barat Diperkuat, Program akan Makin Terarah0
- Evakuasi Medis Jalur Udara, Dinkes-BPBD-TNI AU Mulai Uji Kesiapan0
- Bupati Dedi Irawan Dorong Program APBD 2026 Tak Berhenti di Atas Kertas0
- Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan Bahas Evakuasi Medis Cepat untuk Warga0
Dalam skenario latihan, evakuasi medis udara
dilakukan dari sejumlah titik yang telah ditentukan, yakni Lapangan SDN Way
Tias, Lapangan Bangun Negara, Lapangan Siring Balak, serta RSUD KH. Muhammad
Thohir.
Latihan akan melibatkan satu unit Caracal, dua
unit Colibri, dan satu unit Cassa, yang didukung ambulans serta tenaga
kesehatan.
Evakuasi medis udara tidak hanya berorientasi
pada pemindahan pasien, tetapi juga memastikan penanganan medis tetap
berlangsung selama proses penerbangan hingga pasien diserahkan kepada fasilitas
kesehatan tujuan.
Dalam gladi tersebut, koordinasi antara unsur
penerbangan, tenaga medis, ambulans, dan fasilitas kesehatan menjadi salah satu
bagian yang dimatangkan. Setiap tahapan, mulai dari penjemputan korban di
lokasi, proses pemindahan pasien, hingga penyerahan kepada tim medis dan
ambulans, dipersiapkan agar dapat berlangsung secara terkoordinasi.
Selain evakuasi korban dari lokasi kejadian,
skenario juga mencakup proses rujukan pasien dari RSUD KH. Muhammad Thohir
menuju fasilitas kesehatan dengan tingkat pelayanan lebih tinggi di Bandar
Lampung.
Mekanisme tersebut menjadi bagian dari simulasi
untuk memastikan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera
dirujuk melalui jalur udara.
Secara keseluruhan, skenario latihan melibatkan
delapan pasien yang dievakuasi melalui enam sortie penerbangan, dengan dukungan
satu unit Caracal, dua unit Colibri, dan satu unit Cassa, serta keterlibatan
unsur kesehatan, rumah sakit, ambulans, dan masyarakat.
Melalui sosialisasi dan gladi sore ini, seluruh
unsur diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawab
masing-masing, sekaligus memastikan kesiapan menghadapi setiap tahapan dalam
pelaksanaan latihan.
Latihan Kesiagaan Evakuasi
Medis Udara Puskesau Tahun 2026 diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan,
kemampuan, serta integrasi seluruh unsur dalam memberikan dukungan kesehatan
kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat yang membutuhkan evakuasi
melalui jalur udara. [MFH/ Diskominfotiksan]











