- Tanam 1.000 Pohon di Ulu Belu, Bupati Tanggamus: Saatnya Bekerja Nyata untuk Iklim
- Terima Peserta PKN II Sumsel, Wagub Jihan Dorong Pemimpin Daerah Adaptif Hadapi Perubahan
- Penataan Muara Indah Dimulai, Pedagang Ditata Demi Percantik Wajah Wisata Kotaagung
- Pemprov Lampung Raih Predikat A Nasional untuk Keamanan Pangan
- Anggota DPRD Lamsel Dorong Pemuda Aktif Kawal Kebijakan Daerah Lewat Forum Kreatif
- 48 Santri Utama Pagar Nusa Tanggamus Diwisuda
- Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung
- Pemprov Lampung Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Madya dari BKN
- Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Oknum Kakon di Amankan Polsek Pugung
- Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Gelar Berbagai Perlombaan untuk Masyarakat
Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Non PPG di Lamsel Makin Merana
Gaji Lebih Kecil Dibanding Sebelum di Angkat PPPK Paruh Waktu

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Alih-alih menambah
kesejahteraan profesi guru yang berstatus honorer, justru sebaliknya, setelah pengangkatan
PPPK paruh waktu Non PPG di Kabupaten Lampung Selatan, para guru yang diangkat
sebagai PPPK paruh waktu makin merana. Pasalnya, gaji mereka ternyata lebih
rendah jika dibanding sebelum diangkat sebagai tenaga PPPK Paruh waktu.
Pemerintah Kabupaten Lampung
Selatan resmi penetapan Skema gaji PPPK Paruh, Dikutip dari laman
lampungraya.id di situ merincikan besaran gaji guru PPPK Paruh Waktu
sebesar Rp. 800.000 perbulan. Sedangkan besaran gaji Tenaga Teknis PPPK Paruh
Waktu, disesuaikan dengan besaran honorer THLS, yaitu tamatan SMA Rp1.100.000,
D3 Rp1.200.000 dan S1 Rp1.300.000.
Akibatnya, nasib guru PPPK Paruh
waktu non PPG makin tak jelas dan menimbulkan kebingungan, Bagaimana tidak,
setelah puluhan tahun mengajar sebagai guru honorer dengan gaji sebesar
Rp1.230.000. Mirisnya sedangkan setelah diangkat PPPK Paruh Waktu justru turun
menjadi Rp.800.000.
Baca Lainnya :
- PT. ASDP Persero Cabang Bakauheni Tutup Posko Mudik Nataru 2025/20260
- Begini Skema Gaji PPPK Paruh Waktu di Lampung Selatan0
- Bupati Radityo Egi Pratama Terbitkan Surat Edaran Tentang UMK 20260
- Penanaman Pohon di Taman Kehati Kotabaru Libatkan 863 PPPK Paruh Waktu 0
- Awali 2026 di Tanjung Bintang, Bupati Egi Buka Ruang Aspirasi dan Soroti Data Bansos0
"Kami sangat senang tapi
bercampur sedih banget, semula kami semua berharap setelah diangkat sebagai
PPPK Paruh Waktu kesejahteraan kami makin meningkat. Tapi kenyataannya setelah
diangkat PPPK Paruh waktu penghasilan kami justru makin menurun," ucap
Guru PPPK Paruh waktu non PPG yang berada di Palas, Minggu, (4/1/2026).
Dia juga mengatakan, kalau PPPK
Paruh waktu yang sudah PPG mungkin mereka ada tambahan gaji, sedangkan mereka
yang non PPG hanya mengandalkan gaji tidak ada tambahan lagi.
Dia juga mengharapkan pemerintah
Kabupaten Lampung Selatan, memikirkan PPPK Paruh waktu non PPG, yang selama ini
hanya mengandalkan dari gaji.
"Mudah-mudahan Pemerintahan
Kabupaten Lampung Selatan, juga memikirkan kami yang PPPK Paruh waktu non PPG,
yang juga kepingin sejahtera," pungkasnya. [MFH/Sriw]











3.jpg)