- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
Menko Pangan Zulhas: Produksi Beras Meningkat Lebih dari 13 Persen

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Menteri
Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa kinerja
sektor pangan nasional terus menunjukkan tren positif. Produksi beras meningkat
dari 30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%.
Hal tersebut di sampaikan saat
penanaman jagung di Desa Pisang Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan,
Selasa (2/12/2025).
Menurutnya harga gabah
dan jagung juga mengalami perbaikan yang menguntungkan petani.
Baca Lainnya :
- Wakapolri dan Kapolda Lampung Dampingi Menko Pangan Zulkifli Hasan Tanam Jagung di Lamsel0
- Kembangkan Kasus Dugaan Pengancaman Jurnalis, Polres Periksa Delapan Saksi0
- Jalan Desa Mulus Warga Bersama Pemdes Pulau Jaya Gelar Syukuran0
- STIT PALI Sumsel, Studi Tiru Pengelolaan Filantropi di PCNU dan LAZISNU Lamsel0
- Warga Legundi Laporkan Dugaan Penyerobotan Lahan dan Pemerasan0
"Produksi beras meningkat dari
30 juta ton menjadi 34,7 juta ton, naik lebih dari 13%, Oleh karena itu
pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional di bidang tanaman
padi dan jagung," ucap dia
Menteri Koordinator (Menko) Bidang
Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), juga menyebut gotong royong menjadi kunci utama
keberhasilan Indonesia menjaga stabilitas pangan, termasuk lewat kolaborasi
lintas sektor yang melibatkan Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi
Pratama, serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung.
Menurutnya, keberhasilan pangan
tidak dapat dicapai tanpa sinergi antarlembaga. Ia mengapresiasi kontribusi
semua pihak yang terlibat, termasuk Polri yang kini aktif berperan dalam
program swasembada pangan.
“Harga gabah sekarang minimal
Rp6.500 per kilogram, jagung minimal Rp5.500 per kilogram. Stok beras di Bulog
mencapai 4,7 juta ton,” jelasnya.
Pemerintah, lanjutnya,
tengah merencanakan pembangunan gudang Bulog baru, Rice Milling Unit (RMU),
pabrik padi skala besar, serta pabrik pakan dan GPS (Grand Parent Stock) unggas
di Lampung untuk menunjang produksi pangan berbasis protein. [MFH/Sriw]











