- Pemerintah Bangun Pembatas 138 Km di Way Kambas, Solusi Permanen Konflik Gajah dan Manusia
- Musrenbang RKPD Lampura: Gubernur Dorong Hilirisasi, Penguatan SDM dan Akselerasi Pembangunan
- Arus Balik Mulai Menguat, ASDP Prediksi Lonjakan Besar 28–29 Maret 2026
- Pemkab Pringsewu Tutup Pelatihan Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Tahun 2026
- Arus Balik Lebaran 2026 H+3: Penumpang dan Kendaraan Penyeberangan Sumatera–Jawa Naik Signifikan
- Wabup Mad Hasnurin Nilai Budaya Sekura Cakak Buah Kobarkan Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Lampung Barat Sambangi Rumah Almarhum Fikran Aulia Korban Tenggelam di Pesibar
- Bupati Ela Siti Nuryamah Pimpin Apel Pasca Lebaran dan Halalbihalal
- Sekda Lampung Timur Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Idulfitri
- Hadapi Ketidakpastian Global, Pemprov Lampung Susun Skema Kebijakan dan Prioritas APBD 2026
Laksanakan Musrenbang Hybrid, Bupati Tegaskan Akses Menuju Lokasi Pendidikan jadi Skala Perioritas

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(MUSRENBANG) tingkat Kecamatan. Penyusunan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kali
ini dengan wajah baru yakni mengadopsi konsep Hybrid (penggabungan tatap muka
dan daring).
Kegiatan tahunan tersebut diikuti
14 Kecamatan secara Hybrid dan dipusatkan di Balai Pekon Karang Agung,
Kecamatan Way Tenong, Rabu (04/02/2026. Dibuka langsung oleh Bupati Lampung
Barat, Parosil Mabsus dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA), Sekretaris
Daerah (SEKDA) Nukman, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan lapisan
masyarakat.
Bupati Lampung Barat mengaku
pihaknya melakukan kegiatan Musrenbang secara Hybrid adalah karena efisiensi
anggaran dan efektivitas waktu, namun kendati dilakukan secara Zoom Parosil
Mabsus berharap tidak mengurangi esensi maupun nilai manfaat dari setiap
aspirasi yang diusulkan lapisan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Hadiri Rakornas 2026, Bupati–Wakil Bupati Lambar Tegaskan Siap Jalankan Arahan Presiden0
- Sekda Lampung Barat Tegaskan SPPG Harus Sajikan Makanan Layak Konsumsi0
- Diskominfo Hadirkan Aplikasi Bakas untuk Permudah Pelayanan Administrasi Pegawai0
- Bupati Parosil: Seni Perekat Perbedaan0
- Bupati Parosil: Belajar Mengaji Tak Cukup Dari Medsos0
“Pola ini diterapkan sebagai
langkah efisiensi dan efektivitas anggaran serta waktu, tanpa mengurangi esensi
Musrenbang sebagai ruang penyerapan aspirasi masyarakat,” kata Parosil Mabsus.
Parosil Mabsus meminta, meskipun
dilakukan secara Hybrid namun seluruh tahapan Musrenbang harus tetap mengacu
pada petunjuk dan ketentuan yang berlaku, termasuk rekapitulasi hasil
Musrenbang yang telah dilakukan mulai dari tingkat pekon hingga kecamatan.
“Apa yang diusulkan masyarakat dari
tingkat pekon hingga kecamatan itulah yang akan menjadi dasar perencanaan
pembangunan daerah,” kata Parosil Mabsu.
Dari banyaknya usulan prioritas
tingkat Kecamatan, Infrastruktur menjadi dominasi usulan warga. Parosil Mabsus
berkomitmen ditahun 2027 infrastruktur menuju lokasi pendidikan akan menjadi
skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat.
“Di Lampung Barat tidak boleh ada
anak sekolah yang sulit aksesnya untuk menuju sekolah. Jadi ke depan 2027
ruas-ruas jalan yang menuju tempat pendidikan harus menjadi skala prioritas,”
kata dia.
Parosil Mabsus juga menyoroti
kondisi Pemerintah Daerah yang saat ini mengalami efisiensi anggaran, ia
mengajak kepada seluruh Perangkat Daerah agar bersama-sama mencari peluang yang
dapat menambah pendapatan daerah.
“Saya berharap, sekarang bagaimana
caranya kita bersama-sama mencari peluang apa yang bisa kita lakukan untuk
menambah pendapatan daerah. Tidak boleh lagi berpikir bagaimana cara
menghabiskan anggaran, tetapi bagaimana caranya kita mendapatkan anggaran dan
dan menggali anggaran,” papar Parosil Mabsus.
“Kita tidak boleh berdiam diri
dengan kondisi seperti ini,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)