- Polda Lampung Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Antarprovinsi
- Koramil 421-08/Pls Bersama Kecamatan Sragi Gotong Royong, Dukung Program (ABRI)
- UPT Perpajakan Palas Siap Jemput Bola Pembayaran PBB ke Tingkat Dusun
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Fun Walk dan Aksi Bersih-Bersih Pantai Labuhan Jukung
- Ikuti Arahan Presiden Bupati Instruksikan Seluruh OPD Terapkan Gerakan Asri Gotong Royong
- Wabup Lampung Utara Pantau Lokasi Rawan Banjir
- Baru Berdiri di Lampung Utara, Kemenhaji dan Umroh Perlu Dukungan Pemerintah Daerah
- Bupati Lampung Utara Bangun Kesadaran Kolektif Pentingnya Berzakat
- Pemkab Lampung Tengah dan DPP Lampung Sai Matangkan Persiapan Blangikhan 2026
- Pemkab Lampung Tengah dan Kejari Perkuat Sinergi Perlindungan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha, Lampung Timur Perkuat Budaya Anti Korupsi

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Upaya
membangun budaya integritas terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Lampung Timur
bersama sektor swasta. Hal itu ditandai melalui kegiatan Sosialisasi Anti
Korupsi bertema “Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Swasta Membangun Budaya
Integritas Praktik Ekonomi Lokal” yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati
Lampung Timur, Rabu (28/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, perwakilan Gubernur Lampung selaku Plt
Kepala Bidang Perekonomian, Sekda Lampung Timur, unsur Forkopimda, Inspektorat,
para Kepala OPD, Kabag, insan pers, peserta HIPMI Kabupaten Lampung Timur,
serta narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua HIPMI Lampung Timur Fitra
Aditya Irsyam, dalam sambutannya menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran
strategis dalam pencegahan korupsi, khususnya di tingkat daerah. Menurutnya,
pengusaha muda harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru menjadi bagian
dari persoalan.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Dorong Kakao Ramah Lingkungan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat0
- Gubernur Lampung Dorong Penanganan Terpadu Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas0
- Pemkab Lamtim Perkuat Langkah Turunkan Stunting Demi Generasi Sehat0
- Haul KH Abdul Chalim Maftuhin dan Haul KH Maksum Ahmad Lasem0
- Investor Asing Tertarik Berinvestasi PLTS dan Dermaga di Lampung Timur0
“Sosialisasi ini bukan sekadar
kegiatan seremonial. Ini adalah pengingat bagi kami para pengusaha bahwa
integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan usaha. HIPMI Lampung Timur
berkomitmen mendorong pelaku usaha yang taat aturan, transparan, dan menjunjung
etika bisnis,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya
kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan
iklim investasi yang adil dan berkelanjutan.
“Kalau kolaborasi kuat dan
integritas dijaga, maka praktik korupsi bisa kita tinggalkan bersama,”
tambahnya.
Ketua HIPMI Provinsi Lampung Gilang
Ramadhan dalam sambutannya menegaskan bahwa sosialisasi anti korupsi tidak
boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Ia menekankan komitmen HIPMI
untuk terus mendorong pengusaha muda agar menjunjung tinggi integritas dalam
setiap aktivitas usaha.
“HIPMI harus menjadi contoh.
Kolaborasi harus diperkuat, dan praktik korupsi harus ditinggalkan,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Gubernur
Lampung selaku Plt Kepala Bidang Perekonomian August Riko, menekankan
pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menciptakan
iklim ekonomi yang sehat, transparan, dan berdaya saing.
Bupati Lampung Timur Ela Siti
Nuryamah mengapresiasi peran HIPMI Lampung Timur sebagai mitra strategis
pemerintah dalam membangun tata kelola yang bersih dan akuntabel. Ia menegaskan
komitmennya untuk terbuka terhadap masukan dan pengawasan dari seluruh pihak.
“Satu rupiah pun harus bisa
dipertanggungjawabkan. Itu adalah anggaran negara. Pencegahan korupsi bukan
hanya tugas penyelenggara negara, tetapi juga melibatkan pelaku usaha, media,
dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bupati, Pemerintah
Kabupaten Lampung Timur telah menjalin MoU dengan Kejaksaan Negeri Lampung
Timur sebagai langkah penguatan pengawasan dan pendampingan hukum dalam
pelaksanaan program pembangunan, termasuk melalui sistem e-catalog dan
mekanisme pengadaan lainnya.
Ia juga menegaskan bahwa setiap
laporan atau masukan dari masyarakat maupun stakeholder akan langsung
ditindaklanjuti.
“Jika ada kegiatan yang tidak
sesuai prosedur, kami langsung cek. Kualitas dan kuantitas harus dipastikan.
Inilah wujud kolaborasi nyata,” tambahnya.
Bupati Ela turut menyampaikan
apresiasi atas dukungan Kota Metro, dalam berbagi pengalaman dan praktik baik
pengelolaan pemerintahan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi
langkah konkret dalam membangun ekosistem pemerintahan dan ekonomi lokal yang
bersih, transparan, serta berintegritas, sejalan dengan arahan dan pendampingan
dari KPK. [MFH/Komidigi Lamtim]











3.jpg)