- Kepala Kemenag Ajak Masyarakat Manfaatkan Gerai Kementerian Agama di MPP Bandar Lampung
- Kemenag Bandar Lampung Tuntaskan Pembinaan 780 Guru PAI Penerima Sertifikasi
- Kabupaten Tanggamus Masuk 30 Daerah Program LSDP
- Antisipasi Antrean SPBU, Polres Tanggamus Siagakan Personel dan Tekan Pelanggaran Anggota
- Pemkab Pringsewu Lakukan Penetrasi Pasar di Kecamatan Pagelaran
- Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 Ditandatangani
- Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras di Bumiarum
- Pemkab Pringsewu Laksanakan Pembinaan SPIP Terintegrasi
- Bupati Parosil Buka Festival Kreasi GTK Ditandai Pemukulan Gamolan Pekhing
- Senam Bersama Ribuan Warga, Ibu 49 Tahun dari Padang Dalom Berangkat Umroh Gratis
Kemenag Bandar Lampung Tuntaskan Pembinaan 780 Guru PAI Penerima Sertifikasi


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Kantor Kementerian Agama
Kota Bandar Lampung menuntaskan pembinaan terhadap 780 guru Pendidikan Agama
Islam (PAI) penerima sertifikasi dalam dua gelombang.
Pembinaan gelombang kedua diikuti 340 guru PAI
di Aula SMP Negeri 16 Bandar Lampung, Kamis (3/9/2026). Sebelumnya, 440 guru
telah mengikuti pembinaan pada gelombang pertama.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas Lokal Lewat Wirausaha Muda Desa0
- Pemprov Lampung Dukung RRI Bandar Lampung Perkuat Edukasi dan Informasi Publik0
- Pemprov Lampung Siap Dukung Porprov ke-X, Jadi Ajang Persiapan Menuju PON 20280
- Wagub Dorong Media Perempuan jadi Mitra Strategis Pemprov Promosikan Potensi Lampung0
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Pejabat Baru Pastikan Kebijakan Berdampak Langsung bagi Masyarakat0
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar
Lampung Erwinto mengatakan, pembinaan diperlukan untuk memperkuat kompetensi,
profesionalisme, dan tanggung jawab guru PAI dalam penyelenggaraan pendidikan
agama di sekolah.
Menurut dia, guru PAI memiliki posisi penting
dalam membentuk pemahaman keagamaan dan karakter peserta didik. Karena itu,
peningkatan kapasitas harus dilakukan secara berkelanjutan sesuai perkembangan
kebutuhan pendidikan.
Dalam forum tersebut, Erwinto mendorong guru
PAI memperluas pembinaan Al-Qur’an di sekolah umum, termasuk melalui
pembentukan lembaga pendidikan Al-Qur’an sesuai kebutuhan masing-masing
sekolah.
“Sekolah umum mempunyai potensi besar
melahirkan qari-qariah serta hafiz-hafizah. Guru PAI harus menjadi penggerak
dalam menemukan bakat siswa, membina, dan mengarahkan potensi itu agar tumbuh
menjadi generasi Qurani,” kata Erwinto.
Dorongan itu mengemuka setelah Kementerian
Agama menerima permintaan legalisasi sertifikat tahfiz yang diterbitkan sekolah
umum. Menurut Erwinto, perkembangan tersebut menunjukkan pembinaan tahfiz di
sekolah semakin tumbuh dan membutuhkan pengelolaan yang lebih terarah.
Selain pembinaan Al-Qur’an, Erwinto menyinggung
potensi wakaf uang di Kota Bandar Lampung. Ia menilai keterlibatan ASN,
termasuk guru PAI, dapat memperluas literasi dan partisipasi masyarakat dalam
pengembangan wakaf untuk pemberdayaan umat.
Erwinto juga berharap sinergi Kementerian Agama
dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, terutama Dinas Pendidikan, semakin kuat
dalam meningkatkan mutu pendidikan agama.
“Kami berharap sinergi ini semakin kuat. Guru
PAI harus mendapat ruang pembinaan yang memadai agar mampu melahirkan peserta
didik yang kuat secara keagamaan, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial,”
ujarnya.
Kegiatan dibuka Wali Kota Bandar Lampung yang
diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Wilson Faisol.
Wilson mengapresiasi Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung yang menginisiasi pembinaan guru PAI. Menurut dia, kegiatan
tersebut memperkuat kualitas guru sekaligus koordinasi antara Kementerian Agama
dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar
Lampung, Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Zaenal
Hakim, Pengawas PAI Asmaroni, serta jajaran terkait. [MFH/rils]











3.jpg)