- Pelantikan Lima Ibunda Guru Kabupaten, Tegaskan Peran Strategis Pendamping Pendidikan
- Wabup Mad Hasnurin Hadiri Pembukaan Persami KKRI Gelombang V Tahun 2026
- Bupati Tanggamus Launching Bantuan ATENSI Kemensos Senilai Rp1,07 Miliar untuk 562 Warga
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi Kebakaran Toko Sembako
- Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curanmor di Pasar Madang
- Oknum ASN Residivis Spesialis Pencurian Burung Ditangkap Polsek Wonosobo
- Lampung Dorong Investasi Energi Hijau, Proyek Bioetanol Siap Dikembangkan
- Kolaborasi Multisektoral Diperkuat, Lampung Wujudkan Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketika Pendakian Menjadi Ruang Belajar Merawat Alam
- Wakil Bupati Pringsewu Buka Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar
Itera Lepas 1.500 Mahasiswa untuk Ikuti Aksi Damai di DPRD Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Institut Teknologi Sumatera (Itera) melepas lebih dari 1.500
mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi ke Gedung DPRD Lampung, Senin
(1/9/2025). Prosesi pelepasan dilakukan dengan doa bersama di Gerbang Utama
kampus, disaksikan jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan yang
berpesan agar aksi berlangsung santun dan damai.
Dalam
orasinya, Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha menyampaikan
keprihatinan terhadap kondisi bangsa, termasuk jatuhnya korban jiwa dalam
demonstrasi di beberapa daerah. Ia menekankan agar mahasiswa Itera tidak
terprovokasi melakukan kekerasan maupun perusakan fasilitas umum.
“Mahasiswa harus menjadi teladan dalam menyampaikan aspirasi dengan damai,
bukan dengan cara anarkis,” ujar Rektor.
Baca Lainnya :
- Aksi Unjuk Rasa di DPRD Lampung Meninggalkan Tumpukan Sampah di Sejumlah Titik0
- Gubernur Lampung Temui Demonstran0
- Tiga Ton Daging Ilegal di Amankan Karantina Lampung 0
- Hujan Deras Sebabkan Bencana Longsor di Pesawaran0
- Diguyur Hujan, Polresta Bandarlampung dan Ojol Gelar Doa Bersama untuk Affan di Tugu Adipura0
Pada
kesempatan itu, Rektor juga membacakan 10 sikap sivitas akademika Itera terkait
situasi bangsa pasca demonstrasi di DPR RI Agustus lalu. Sikap tersebut antara
lain mendesak pemerintah mengusut tuntas jatuhnya korban jiwa, melakukan
evaluasi kebijakan, menindak tegas praktik korupsi, serta menyerukan masyarakat
menjaga ketertiban tanpa provokasi dan tindakan destruktif.
Presiden Keluarga Mahasiswa Itera, Muhammad Rizky Saputra, mengapresiasi
dukungan kampus yang memberi ruang bagi mahasiswa menyuarakan aspirasi. Ia
mengingatkan agar seluruh peserta aksi tetap menjaga sikap, tidak terpancing
provokasi, dan menolak anarkisme demi nama baik almamater.
Usai doa bersama, jajaran
pimpinan kampus termasuk Ketua Senat Itera Dr. Sunarsih, Wakil Rektor Bidang
Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Eng. Khairurrijal, Wakil Rektor Bidang
Keuangan dan Umum Ir. Arif Rohman, serta para dekan dan pimpinan lembaga turut
melepas mahasiswa dengan semangat, bahkan melalui pembacaan puisi. [MFH/**]











3.jpg)