- Diskominfo Tanggamus Luncurkan Podcast dan Siaran Live untuk Sapa Masyarakat
- Anak Harimau Sumatera Tampil Perdana, Gubernur Lampung Resmikan Nama
- Pemkab Tanggamus Pastikan Pendampingan Pendidikan dan Bantuan Sosial Terus Berjalan
- Aipda Marnangkok Manurung, Sosok Polisi Sahabat Warga Ulu Belu Tanggamus
- Polsek Wonosobo Dibackup Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Ungkap Kasus Curas
- Polsek Talang Padang Gerebek Lokasi Dugaan Prostitusi dan Pesta Miras
- Grand Final Muli Mekhanai 2026, Gubernur Dorong Promosikan Lampung
- DWP Provinsi Lampung Siap Bergerak Lebih Solid dan Aktif Mendukung Pembangunan Daerah
- Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran
- Dinsos Tanggamus Sikapi Anak Putus Sekolah di Tanjung Jati
Grand Final Muli Mekhanai 2026, Gubernur Dorong Promosikan Lampung


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung yang diwakili
oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Firsada, menghadiri
Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 yang
berlangsung di Ballroom Hotel Radisson, Kamis (21/05/2026) malam.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang
dibacakan oleh M. Firsada, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan energi
luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta
yang mewakili dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- DWP Provinsi Lampung Siap Bergerak Lebih Solid dan Aktif Mendukung Pembangunan Daerah0
- Pemprov Lampung Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Pesawaran0
- Lampung Siaga Hadapi Serangan Siber, BSSN Dorong Pembentukan TTIS di Kabupaten/Kota0
- Peringati Harkitnas ke 118, Pemprov Lampung Gaungkan Semangat Kebangkitan Kolektif Bangsa0
- Terima Aspirasi Buruh, Pemprov Lampung Gelar Dialog0
Menurutnya, ajang tahunan ini bukan sekadar
kompetisi fisik dan intelektual semata, melainkan juga menjadi wadah strategis
dalam membentuk karakter kepemimpinan generasi muda di Lampung.
"Bagi saya, ajang Muli Mekhanai ini adalah
wadah sejati bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas diri mereka yang
sebenarnya. Cerdas, pandai berbicara tentu penting, tetapi sikap yang baik,
karakter yang kuat, wawasan budaya, kepedulian sosial, serta kepekaan melihat
perkembangan zaman adalah poin utama yang kita cari," ujarnya.
Gubernur menekankan kepada para finalis untuk
menjadi cerminan pemuda modern yang tanggap teknologi dan adaptif, namun tetap
memegang teguh akar falsafah hidup masyarakat Lampung, yakni Piil Pesenggiri
sebagai nilai menjaga kehormatan dan harga diri, serta Nemui Nyimah yang
mencerminkan sikap terbuka, ramah, dan santun dalam menerima tamu.
"Untuk itu, pesan saya, anak muda Lampung,
kalian harus percaya diri dan berani bermimpi besar. Jadilah generasi muda yang
kreatif, inovatif, dan melek teknologi," tegasnya.
Gubernur berharap para finalis Muli Mekhanai
dapat menjadi duta yang aktif mempromosikan Lampung dengan cara-cara kreatif
dan kekinian.
"Manfaatkan media sosial kalian secara
positif. Buat konten dan cerita yang menarik tentang daerah kita. Tunjukkan
kepada dunia luar bahwa Lampung adalah tempat yang aman, nyaman, ramah, dan
penuh dengan peluang," ucapnya.
Ia juga berharap Pemilihan Muli Mekhanai
Provinsi Lampung terus melahirkan generasi muda yang membanggakan, profesional,
berintegritas, serta mampu membawa nama Lampung ke tingkat nasional bahkan
internasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah dalam laporannya
menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 45 finalis terbaik, terdiri
dari 22 Muli dan 22 Mekhanai, dengan 1 peserta Mekhanai mengundurkan diri
karena alasan pribadi. Para peserta merupakan utusan dari kabupaten/kota
se-Provinsi Lampung.
Para finalis telah melewati proses seleksi yang
ketat dan menyeluruh sejak masa pendaftaran yang dibuka pada 1 April 2026.
Selama masa karantina, seluruh finalis
mendapatkan pembekalan komprehensif berupa materi kepariwisataan dan kebudayaan
Lampung, public speaking, personal branding, entrepreneurship, etika
kepribadian, hingga sosialisasi keamanan bahan kosmetik dan obat-obatan.
Setelah melalui berbagai tahapan penilaian,
gelar Muli Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2026 diraih oleh Maura Cantyqa
Candra asal Lampung Selatan sebagai Muli, dan Muhammad Davito Winarta asal
Lampung Timur sebagai Mekhanai.
Adapun para pemenang runner-up kategori Muli
adalah :
- Runner-up 1: Ayu Rexy Dian (Pesawaran)
- Runner-up 2: Ananda Kavoena Cleoputri (Bandar
Lampung)
- Runner-up 3: Nikita Sasikirana (Tulang Bawang)
- Runner-up 4: Zahra Artha Mei Via (Bandar
Lampung)
Sementara itu, para pemenang runner-up kategori
Mekhanai adalah :
- Runner-up 1: Yoglendy Joshbert D.T (Bandar
Lampung)
- Runner-up 2: Rizky Nanda Febrio Adha (Lampung
Selatan)
- Runner-up 3: Firazh Abraham (Tulang Bawang)
- Runner-up 4: Ahmad Fatih Fauzan (Lampung Utara)
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)