- Kejari dan Pemkab Pesawaran Perkuat Pencegahan Korupsi
- Bupati Pringsewu Jawab Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait R-APBD 2027
- Pemkab Pringsewu Adakan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Pasar Sukoharjo
- Bupati Ela Siti Nuryamah Buka MUSDA V MUI Lampung Timur
- Pemkot Metro Raih Juara I Jamsostek Award 2026 Kategori Pemerintah Kabupaten/Kota
- Seragam Gratis Tak Sekadar Ringankan Beban, Pemkab Lambar Pacu Semangat Belajar Siswa
- Jelang MTQ ke-53, Lampung Barat Matangkan Kesiapan 46 Anggota Kafilah
- HUT ke-81 TNI, Wabup Lampung Barat Silaturahmi ke Kodim 0422/LB
- Pembangunan TK Quran Maqwa Krui Resmi Dimulai
- Posyandu Pesisir Barat Diperkuat Jadi Pusat Pelayanan Terpadu
CFD Metro Tiap Minggu, Wali Kota: Jaga Ketertiban

METRO, MFH,--Pemerintah Kota Metro terus memperkuat pelaksanaan Car
Free Day (CFD) sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi sarana olahraga
dan rekreasi masyarakat, tetapi juga ruang interaksi sosial, silaturahmi, serta
penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso saat
menghadiri kegiatan CFD Kota Metro bersama Mentari Bangsaku FOI Metro Lampung
di kawasan Taman Merdeka, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di
antaranya Strong Queen, Rumah Sakit Azizah, serta produk makanan ringan Lay’s
Wavy.
Baca Lainnya :
- Pelantikan PD IPM Kota Metro, Wali Kota Dorong Pelajar Jadi Generasi Berkarakter dan Berkontribusi0
- PWRI Kota Metro dan Palembang Gelar Senam Bersama0
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat0
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila0
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna0
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro Bambang menyampaikan apresiasi
kepada masyarakat yang antusias memanfaatkan kawasan Taman Merdeka sebagai
ruang bersama. Menurutnya, keberadaan CFD memberikan kesempatan bagi masyarakat
untuk berolahraga, bersosialisasi, sekaligus menikmati ruang publik dalam
suasana yang aman dan nyaman.
“Bapak Ibu seluruh warga masyarakat yang berkumpul ini, kami atas nama
pemerintah dan pribadi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada
seluruh masyarakat yang telah melaksanakan dan mengikuti kegiatan CFD,” ujar
Bambang.
Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD ke depan akan diarahkan tidak
lagi hanya berlangsung pada minggu pertama setiap bulan, tetapi menjadi
kegiatan yang dilaksanakan setiap minggu.
Kebijakan tersebut, menurut Bambang, harus diikuti dengan komitmen
bersama untuk menjaga ketertiban. Penataan kawasan CFD dinilai penting agar
ruang publik dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat
tanpa terganggu kendaraan, aktivitas perdagangan yang tidak sesuai zona, maupun
persoalan parkir.
“Harapan kami dari pemerintah kepada semuanya agar mau diajak tertib.
Tidak ada satu pun keinginan pemerintah ketika menertibkan sesuatu tanpa maksud
dan tujuan. Maksud dan tujuannya adalah mengajak semuanya tertib agar kegiatan
dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tegasnya.
Bambang menilai, CFD memiliki potensi yang lebih besar apabila
dikelola secara konsisten dan profesional. Selain menjadi ruang olahraga dan
rekreasi, CFD dapat menjadi salah satu daya tarik Kota Metro bagi masyarakat
dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.
Karena itu, ia membayangkan CFD Kota Metro ke depan mampu menarik
masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Lampung untuk datang menikmati
suasana kota yang aman, tertib, nyaman, dan ramah bagi keluarga.
“Banyak saudara kita dari luar Metro juga hadir pada acara CFD ini.
Maka siapa pun yang datang harus merasakan kenyamanan, keamanan, dan ketertiban
di Kota Metro yang kita cintai ini,” katanya.
Ia bahkan berharap, apabila pengelolaan CFD semakin baik, kegiatan
tersebut dapat berkembang menjadi salah satu ruang publik unggulan yang mampu
menarik masyarakat dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
“Tidak usah banyak-banyak, 25 ribu saja dari seluruh kabupaten/kota
datang untuk melihat ketertiban, kenyamanan, dan keindahan yang ada di Kota
Metro ini,” ujarnya.
Bambang menekankan bahwa keberhasilan CFD tidak semata-mata ditentukan
oleh tingginya jumlah masyarakat yang hadir, tetapi juga oleh kualitas
pengelolaan kawasan.
Pemerintah Kota Metro akan melakukan penataan terhadap sejumlah zona,
mulai dari area olahraga dan aktivitas masyarakat, parkir, hingga lokasi pelaku
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, pembagian zona tersebut bukan dimaksudkan untuk membatasi
aktivitas masyarakat, melainkan memastikan setiap kegiatan berlangsung pada
tempat yang tepat sehingga tidak saling mengganggu.
“Seluruh aspek, mulai dari parkir, UMKM hingga aktivitas masyarakat,
perlu ditata secara proporsional agar fungsi setiap zona CFD dapat berjalan
sebagaimana mestinya. Penataan ini bukan untuk membatasi masyarakat, melainkan
memastikan ruang publik dapat digunakan secara tertib, aman, nyaman, dan
optimal,” jelasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang telah
ditetapkan, termasuk larangan parkir maupun berjualan di lokasi yang bukan
peruntukannya.
“Kalau ditertibkan terkait parkir di tempat tertentu atau dilarang
berdagang di tempat tertentu saya berharap dapat dipatuhi dan ditaati,” tegas
Bambang.
Menurutnya, kawasan CFD idealnya menjadi ruang yang bebas dari lalu
lintas kendaraan bermotor sehingga masyarakat dapat berolahraga, berjalan kaki,
bersepeda, maupun membawa anak-anak bermain dengan lebih aman.
Ruang tersebut juga diharapkan menjadi tempat bertemunya masyarakat
dari berbagai latar belakang dalam suasana yang lebih santai dan sehat.
“Berolahraga mungkin sambil bertemu, menjadi ajang silaturahmi dengan
orang yang sudah lama tidak bertemu, di tempat yang nyaman, tidak terganggu bising
kendaraan dan tidak terganggu risiko kecelakaan,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan CFD berjalan konsisten, Wali Kota Metro
meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperkuat koordinasi
dan bekerja secara terpadu.
Ia juga mengapresiasi dukungan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda), TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban
selama kegiatan berlangsung.
“Pemerintah, rekan-rekan Forkopimda, jajaran TNI dan Polri, semuanya
bergerak untuk memberikan rasa nyaman, rasa aman dan kebahagiaan kepada
masyarakat,” ujarnya.
Bambang berharap penataan CFD dapat terus diperbaiki dari minggu ke
minggu agar pelaksanaan berikutnya dapat menunjukkan tingkat ketertiban yang
lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Selain aspek olahraga dan rekreasi, Bambang melihat CFD memiliki
potensi ekonomi yang besar. Semakin tertib dan nyaman kawasan CFD, semakin
besar pula peluang pihak swasta maupun sponsor untuk berpartisipasi memberikan
dukungan kepada masyarakat.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat dapat menjadi daya tarik
bagi berbagai pihak untuk turut berbagi melalui penyediaan makanan, minuman,
maupun kegiatan sosial lainnya.
Ia mencontohkan dukungan sponsor dalam kegiatan CFD kali ini yang
membagikan sekitar 400 paket makanan ringan kepada masyarakat.
Bambang berharap jumlah tersebut dapat meningkat seiring semakin
baiknya pengelolaan CFD.
“Kalau misalkan tertib, hari ini mungkin 400, minggu depan karena
mereka senang melihat masyarakat bahagia, bisa saja menjadi 1.000. Ke depannya
3.000, bahkan 5.000, sampai semuanya yang hadir di CFD ini kebagian,”
ungkapnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketertiban dan
kenyamanan bukan hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga
membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, masyarakat,
komunitas, pelaku usaha, dan pihak swasta.
Pada akhirnya, Bambang berharap CFD dapat berkembang menjadi ruang
publik yang merepresentasikan karakter Kota Metro sebagai kota yang nyaman,
tertib, sehat, terbuka, dan membahagiakan bagi masyarakat.
“Saya merasa bangga dan bahagia bisa bertemu dengan seluruh warga
masyarakat, bukan hanya dari Kota Metro, tetapi juga saudara-saudara kita dari
kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung yang ingin menikmati rasa aman dan
nyaman di acara CFD kita,” tuturnya.
Ia kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan
bersama-sama merawat ruang publik yang telah disediakan pemerintah.
“Mudah-mudahan ke depannya Metro benar-benar
menjadi Kota Metro yang sejahtera dan penuh dengan kebahagiaan,” pungkasnya.
[MFH/Diskominfo]











