- Wakapolres Tanggamus Pimpin Upacara Pemakaman Aiptu Riduan Hadi
- Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Pemerasan Disertai Pengancaman di Jalur Suoh BNS Tanggamus
- Bupati Tanggamus Terima Rembuk Pemuda Lampung
- Terima Garuda TV Lampung, Bupati Tanggamus: Media Ikut Awasi Realisasi Pembangunan
- Diduga Cabuli Bocah Lelaki Berulang Kali, Kakek 69 Tahun Ditangkap Polisi
- Pemkot Metro Perkuat Pencegahan Korupsi melalui Integritas dan Partisipasi Masyarakat
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Plt Bupati Lampung Tengah Lantik Sulpakar sebagai Pj Sekda
- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
Bekas Galian Eksavator Makan Korban Bocah 6 tahun di Palas
Makan Korban Jowa

mediafaktualhukum.net, Palas, Lampung Selatan
Sebuah vidio beredar di aplikasi Facebook, akun Dul Hamid, memvidiokan rombongan Pihak Pegawai Kecamatan Palas, Polsek Palas, Petugas Puskesmas Palas dan aparatur desa Bangunan, melihat lokasi bekas galian Eksavator yang menewaskan bocah 6 Tahun Warga Desa Bangunan.
Baca Lainnya :
- Peta Wisata Bandung, Mulai dari Lembang - Ciwidey0
- Ini 3 Fakta Tentang Hari Raya Umat Islam Sedunia0
- Mandi Wajib Menurut Islam Laki-Laki dan Perempuan0
- 5 Buah Penangkal Racun dalam Tubuh0
- Pentax Q-S1 Kamera Mirorless Style Retro0
Informasi yang dapat di himpun oleh media, sekitar pukul 15.00 wib, warga Dusun Ringin Sari, Desa Bangunan di gegerkan tewasnya bocah 6 tahun di bekas galian Eksavator, Kamis, (3/7/2025).
Kejadian tersebut di benarkan oleh salah satu Aparatur desa Bangunan Jarwanto.
Menurut Jarwanto, sekitar pukul 13.00 Wib, tiga anak mandi di bekas galian Eksavator,
galian tersebut di genangi air setelah dua hari di guyur hujan, dan ada galian yang kedalamannya hampir 1-2 M.
" Ada tiga bocah yang sedang mandi di bekas galian Eksavator Satu umur 6 tahun, 10 tahun dan 12 tahun, yang bocah umur 6 tahun yang meninggal karna tidak bisa berenang, yang umur 10 tahun berhasil di selamatkan kakaknya," ucap Jarwanto melalui sambungan telepon
Lebih lanjut Jarwanto mengatakan, pihak keluarga telah menerima dan ikhlas kejadian tersebut merupakan suatu musibah, dan tidak perlu untuk di otopsi. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan.
"Saya belum melihat lokasi kejadian, mas sibuk di rumah keluarga korban, pihak keluarga telah menerima mas dan membuat surat pernyataan, Jenasah langsung di kebumikan di pemakaman umum desa." Jelas nya











