- Bank Lampung Perkuat Dukungan Modal melalui Program KUR
- Ingin Jual Mobil Warga Palas Ketipu Teman Sendiri Mobil dan Surat di Bawa Kabur
- Jejak Batuwara: Gunung yang Hilang dan Luka yang Melahirkan Selat Sunda
- Lampung Kembali Kehilangan Putra Terbaik, Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Berpulang
- Respon Keluhan Warga, Dishub Bandar Lampung Gerak Cepat Perbaiki Puluhan PJU
- Polsek Cukuh Balak Dibackup Tekab 308 Presisi Polres Tanggamus Bekuk Pencuri Kabel PLN
- Polsek Pulau Panggung dan Koramil Bongkar Gelanggang Sabung Ayam di Area Perkebunan Sinar Mancak
- Polres Tanggamus Gelar Upacara Pemakaman Dinas Polri untuk Aiptu Putra Alam
- Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen
- Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti Serahkan Bibit Padi MSP ke Petani Palas
Bank Lampung Perkuat Dukungan Modal melalui Program KUR

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- PT Bank Pembangunan
Daerah (BPD) Lampung terus menegaskan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kali ini, dukungan nyata diberikan kepada Paguyuban
Pedagang Kuliner Pasar Mambo, (PPKPM) Pesawahan, Teluk Selatan, Kota Bandar Lampung
dengan memberikan kemudahan akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Langkah strategis ini sejalan dengan visi Bank
Lampung sebagai penggerak ekonomi daerah untuk mendorong pedagang kecil agar
bisa "naik kelas" dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Dukungan ini diwujudkan melalui kemudahan persyaratan pengajuan pinjaman dengan
bunga yang ringan, sehingga para pedagang tidak terjerat oleh praktik rentenir.
Baca Lainnya :
- Jejak Batuwara: Gunung yang Hilang dan Luka yang Melahirkan Selat Sunda0
- Respon Keluhan Warga, Dishub Bandar Lampung Gerak Cepat Perbaiki Puluhan PJU 0
- Permintaan Kurban Meningkat, Penjualan Sapi Lampung Naik 40 Persen dan Domba 121 Persen0
- Pemprov Lampung Matangkan Strategi Antisipasi El Nino untuk Jaga Produktivitas Pertanian0
- Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN0
Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Branch Unit
Bank Lampung, Teluk Betung Selatan, Agnes Caroline saat bersilatrurahmi dengan
Pengurus Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo (PPKPM) di Jalan Ikan Tongkol,
Pesawahan, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung, Jumat (29/5/2026).
Menurut Agnes, pedagang kaki lima merupakan tulang punggung
ekonomi kerakyatan yang sangat tangguh. Oleh karena itu, kehadiran bank dibutuhkan
untuk memberikan literasi keuangan sekaligus stimulus permodalan agar usaha mereka
lebih mandiri dan berdaya saing.
“Salah satu program yang terus digalakkan
adalah penyaluran KUR Super Mikro yang menyasar langsung para pedagang sektor
informal dan warung kelontong. Plafon pinjaman yang diberikan fleksibel mulai
dari nominal puluhan juta rupiah, disesuaikan dengan skala dan kapasitas usaha
masing-masing debitur,” urai Agnes.
Selain berencana memberikan suntikan dana
segar, Bank Lampung, melalui Sub Branch
Unit Bank Lampung, Teluk Betung Selatan, juga turun langsung ke lapangan memberikan
pendampingan terkait manajemen keuangan sederhana dan digitalisasi transaksi
kepada pengurus dan anggota Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo.
Hal ini mencakup edukasi penggunaan QRIS (Quick
Response Code Indonesian Standard) untuk memudahkan pedagang menerima pembayaran
non-tunai dari konsumen.
Dengan adanya sinergi antara Bank Lampung dan paguyuban,
diharapkan ekosistem ekonomi kerakyatan di Lampung dan Kota Bandar Lampung
khususnya semakin tumbuh dinamis. Bank Lampung berharap langkah ini dapat
memberikan efek domino positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan
penurunan angka pengangguran di Provinsi Lampung.
Ketua Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo
(PPKPM) Teluk Betung Selatan, Dedy saat dimintai komentarnya mengatakan, pihak
paguyuban menyambut dengan antusias rencana Bank Lampung yang akan memberikan
dukungan permodalan.
“Pengurus dan anggota paguyuban menyambut baik
rencana Bank Lampung melalui Sub Branch Unit Bank Lampung, Teluk Betung Selatan
yang akan memberikan dukungan permodalan dalam bentuk KUR. Selain itu Atas
nama paguyuban, kami menyampaikan terima
kasih kepada Bank Lampung yang telah mendirikan
gapura selamat datang, membuatkan banner nama di setiap tenda pedagang, dan memberikan
berbagai penak pernik yang makin mempercantik dan memperindah tampilan di
setiap tenda pedagang. Semua itu membuat pasar mambo, semakin semarak dan
hidup,“ kata Dedy yang didampingi, Sekretaris Achmad Syufari, Bendahara
Sudirman, Koordinator Humas Firmansyah dan pengurus lainnya.
Hal senada juga disampaikan penasehat paguyuban,
TB. Tamimi dan Made. Keduanya mengharapkan jalinan kerjasama antara Bank
Lampung dengan Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo dapat berkelanjutan dan
dalam skala yang lebih diperluas.
“Selaku penasehat kami berdua
mendukung sepenuhnya kerjasama antara Bank Lampung dan paguyuban. Kami juga berterima
kasih atas dukungan yang diberikan Bank Lampung kepada paguyuban. Mari kita
bersama-sama menyukseskan program – program Bank Lampung sebagai penggerak
ekonomi daerah dan program pemerintah Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung khususnya
dalam bidang kepariwisataan dengan tupoksi masing-masing,” pungkas TB Tamimi dan
Made. [MFH/red]










3.jpg)