- Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
- Pesona Ngupi Senja Gunung Tanggamus 2026, Angkat Potensi Kopi dan UMKM Lokal
- Pemkab dan DPRD Pesawaran Sepakati KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Infrastruktur Produktif
- DPRD dan Pemkab Lampung Timur Sepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027
- MTQ ke-53 Provinsi Lampung Resmi Ditutup, Kota Metro Raih Peringkat Keempat
- Buka Diksar KOKAM, Wakil Wali Kota Dorong Kader Peduli Kemanusiaan
- Perkuat Sinergi Pemilu 2029, Bawaslu Audiensi ke Pemkot Metro
- Bupati Parosil: Pendidikan Harus Memanusiakan dan Berakar Pada Budaya
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pekon Marang Resmi Dimulai
Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
Pemprov Dorong Optimalisasi Potensi Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Penanggulangan Kemiskinan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela mengapresiasi kiprah Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani
(LAZDAI) Lampung yang telah memasuki usia 25 tahun dalam memberikan pelayanan
dan kemanfaatan bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, kemanusiaan,
dan keagamaan.
Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat
menghadiri Tasyakur 25 Tahun Yayasan LAZDAI Lampung bertema "Seperempat
Abad, Menebar Manfaat" di Ballroom Fave Hotel Lampung, Sabtu (31/10/2026).
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan0
- Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan0
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan jadi Tuan Rumah Pornas Korpri 20270
- Pemprov Lampung Tekankan Profesionalisme dan Keteladanan bagi Pejabat Administrator0
- Pemprov Upacara Peringati Sumpah Pemuda ke-98 0
Jihan mengatakan, perjalanan selama 25 tahun
merupakan bukti keteguhan, integritas, dan komitmen LAZDAI Lampung dalam
membersamai serta memberdayakan umat, sekaligus membantu pemerintah
melaksanakan berbagai kegiatan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung,
saya mengucapkan selamat milad ke-25 kepada seluruh keluarga besar LAZDAI
Lampung. Semoga keistiqamahan ini membawa semakin banyak manfaat kepada
saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujarnya.
Menurut Jihan, peran lembaga amil zakat tidak
hanya sebatas memberikan bantuan yang bersifat sementara atau insidental,
tetapi juga harus mampu membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui
program-program yang berkelanjutan.
Ia menilai berbagai kegiatan LAZDAI, mulai dari
dukungan pendidikan, pembinaan keagamaan dan spiritual, pembangunan masjid dan
musala, hingga kegiatan sosial lainnya, merupakan bentuk upaya nyata dalam
memberdayakan masyarakat.
"LAZDAI tidak hanya memberikan bantuan
makanan atau kegiatan yang sifatnya insidental, tetapi juga berinvestasi pada
masyarakat melalui pendidikan, keagamaan, membantu masjid dan musala, serta
berbagai kegiatan sosial lainnya. Ini merupakan bagian dari upaya melepaskan
masyarakat dari kesulitan," katanya.
Pada kesempatan itu, Jihan juga menyoroti
besarnya potensi zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, kondisi tersebut
menjadi peluang bagi pemerintah dan seluruh lembaga amil zakat untuk memperkuat
kolaborasi dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat.
"Potensi zakat kita di Provinsi Lampung
luar biasa. Kalau bisa kita optimalkan lebih besar lagi, tentu manfaatnya akan
semakin luas bagi masyarakat," ujarnya.
Jihan mengapresiasi keinginan LAZDAI dan
lembaga-lembaga lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam memaksimalkan
potensi zakat di Provinsi Lampung.
"Saya akan menyampaikan kepada Pak
Gubernur bahwa ada teman-teman dari LAZDAI dan lembaga-lembaga lainnya yang
ingin bersinergi dengan pemerintah untuk memaksimalkan potensi zakat di
Provinsi Lampung. Insyaallah akan segera ada langkah konkret untuk
mengoptimalkan hal tersebut," katanya.
Jihan berharap keberhasilan pengelolaan zakat
tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari
kemampuan meningkatkan kesejahteraan penerima zakat atau mustahik hingga mampu
menjadi pemberi zakat atau muzakki.
"Harapan saya, masyarakat yang hari ini
menjadi mustahik dapat kita angkat bersama-sama agar ke depannya mampu menjadi
muzakki," ujarnya.
Memasuki usia ke-25 tahun, Pemerintah Provinsi
Lampung menitipkan empat harapan kepada LAZDAI Lampung. Pertama, memperkuat
pemberdayaan ekonomi umat melalui perluasan program zakat produktif dengan
pendampingan bagi petani dan pelaku UMKM di desa.
Jihan menyebutkan bahwa desa memiliki peran
penting dalam pertumbuhan ekonomi Lampung, terutama melalui produktivitas
sektor pertanian yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
Oleh karena itu, penyaluran zakat diharapkan
turut mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
"Kita berharap zakat produktif dapat
diperluas melalui pendampingan kepada petani dan UMKM di desa, sehingga
masyarakat yang hari ini menerima zakat kelak mampu menjadi pemberi
zakat," katanya.
Kedua, membantu penanggulangan kemiskinan
ekstrem melalui sinergi dengan Dinas Sosial serta pemanfaatan data terpadu dari
Kementerian Sosial agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Ketiga, mendukung sektor pendidikan dan
melahirkan generasi Qurani. Jihan mengapresiasi program-program LAZDAI yang
dinilai telah sejalan dengan upaya tersebut.
Keempat, menjaga amanah dan memperluas literasi
zakat di tengah masyarakat.
Jihan meyakini LAZDAI Lampung memiliki
integritas dalam menjaga amanah masyarakat dan para muzakki. Ia juga mengajak
masyarakat untuk menyalurkan zakat maupun wakaf melalui lembaga yang dipercaya,
termasuk LAZDAI Lampung.
"Saya yakin dengan kontribusi yang telah
diberikan selama ini, LAZDAI Lampung dapat terus menjaga amanah masyarakat dan
para muzakki menjadi lembaga penyaluran zakat yang terpercaya," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan LAZDAI Lampung
Agus Kurniawan menyampaikan bahwa peringatan 25 tahun menjadi momentum
bersejarah bagi yayasan untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian
kepada masyarakat melalui program sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah
Provinsi Lampung, Kementerian Agama, BAZNAS, para mitra strategis, serta
seluruh donatur yang telah memberikan dukungan selama perjalanan LAZDAI.
Agus berharap momentum tasyakur 25 tahun LAZDAI
Lampung dapat mempererat silaturahmi, menjadi sarana mengambil hikmah dan
pembelajaran, serta membangkitkan semangat seluruh pihak untuk terus berlomba-lomba
dalam kebaikan. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











