- Silaturahmi dan Studi Banding, Atlet Pencak Silat Tanggamus Bertolak ke Tangerang Selatan
- Bupati Saleh Asnawi Buka Tanggamus Foodies Festival 2026
- Wagub Jihan Apresiasi 25 Tahun Pengabdian LAZDAI Lampung
- Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan
- Pesona Ngupi Senja Gunung Tanggamus 2026, Angkat Potensi Kopi dan UMKM Lokal
- Pemkab dan DPRD Pesawaran Sepakati KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Infrastruktur Produktif
- DPRD dan Pemkab Lampung Timur Sepakati Raperda APBD Tahun Anggaran 2027
- MTQ ke-53 Provinsi Lampung Resmi Ditutup, Kota Metro Raih Peringkat Keempat
- Buka Diksar KOKAM, Wakil Wali Kota Dorong Kader Peduli Kemanusiaan
- Perkuat Sinergi Pemilu 2029, Bawaslu Audiensi ke Pemkot Metro
Buka Diksar KOKAM, Wakil Wali Kota Dorong Kader Peduli Kemanusiaan

METRO, MFH,-- Wakil Wali Kota Metro, Dr. M.
Rafieq Adi Pradana, S.E., M.M., secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Dasar
Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (DIKSAR KOKAM) Kota Metro,
Jumat (30/10/2026), bertempat di Bumi Perkemahan Dam Raman, Kecamatan Metro
Utara, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya
pembinaan dan penguatan karakter generasi muda Muhammadiyah agar memiliki
keimanan, kedisiplinan, ketangguhan, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan dalam
mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Kota
Metro, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Pemuda
Muhammadiyah Kota Metro beserta seluruh jajaran KOKAM atas terselenggaranya
kegiatan pendidikan dasar tersebut.
Baca Lainnya :
- Perkuat Sinergi Pemilu 2029, Bawaslu Audiensi ke Pemkot Metro0
- Wakil Wali Kota Metro Tekankan Integritas Digital Keamanan Data dan Akurasi Kebijakan0
- Sekda Dorong Penguatan Sistem Statistik Nasional melalui Evaluasi Sensus Ekonomi 20260
- Kota Metro Buka Peluang bagi Pengusaha dan Sponsor, Bongsu Run Targetkan 500 Peserta0
- Pengurus FPPI Kota Metro Periode 2026-2031 Dilantik0
Ia menegaskan bahwa kaderisasi KOKAM tidak
sekadar berorientasi pada pembentukan kekuatan fisik dan kedisiplinan
organisasi, tetapi juga harus mampu melahirkan kader yang memiliki karakter
kuat, akhlak mulia, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap persoalan
sosial dan kemanusiaan.
Menurutnya, pelaksanaan DIKSAR KOKAM kali ini
memiliki momentum tersendiri karena berlangsung dua hari setelah peringatan
Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026.
Momentum tersebut diharapkan mampu
membangkitkan kembali semangat persatuan dan nasionalisme generasi muda melalui
tindakan nyata, seperti menjaga ketertiban, menghormati perbedaan, membantu
masyarakat, serta hadir ketika bangsa dan negara membutuhkan.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan bahwa
keberhasilan seorang anggota KOKAM tidak diukur dari gagahnya seragam maupun
kuatnya fisik, melainkan dari seberapa besar manfaat dan ketenangan yang dapat
diberikan kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya tiga aspek ketangguhan
yang harus dimiliki setiap kader, yakni ketangguhan fisik, ketangguhan mental,
dan ketangguhan moral. Ketiganya harus berjalan beriringan agar kader KOKAM
mampu bersikap tegas tanpa kasar, berani tanpa arogan, serta disiplin dengan
tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti
pentingnya kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam,
persoalan kesehatan, perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi.
Untuk itu, pendidikan dasar KOKAM diharapkan
dapat memberikan pembekalan keterampilan praktis kepada para peserta, seperti
pertolongan pertama, penanganan keadaan darurat, perencanaan evakuasi, serta
kemampuan mengenali potensi bahaya di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung
jawab pemerintah dan petugas penanggulangan bencana, tetapi juga membutuhkan
keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
Ia turut mendorong sinergi KOKAM dengan
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), BPBD, lembaga kesehatan, serta
instansi terkait lainnya dalam mendukung kegiatan kemanusiaan sesuai kompetensi
dan kewenangan masing-masing.
Selain kesiapsiagaan bencana, Wakil Wali Kota
mengajak kader KOKAM untuk mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan
generasi muda, mulai dari pengangguran, penyalahgunaan narkotika, rendahnya
keterampilan, hingga tantangan kesehatan mental dan literasi digital.
Ia berharap organisasi kepemudaan dapat menjadi
ruang pembinaan yang produktif, tempat generasi muda mengembangkan kapasitas
diri, membangun karakter, serta menciptakan berbagai kegiatan positif yang
bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam menghadapi perkembangan teknologi dan era
kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), para kader juga diingatkan
agar memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami keamanan digital, menjaga
privasi data, serta membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum
menyebarkannya.
Ia menegaskan bahwa prinsip tabayyun atau
memeriksa kebenaran informasi sebagaimana diajarkan dalam Surah Al-Hujurat ayat
6 sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermedia sosial saat ini.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota mengajak KOKAM
untuk berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kota Metro melalui berbagai
kegiatan konkret, seperti edukasi kebencanaan, kepedulian terhadap keluarga
rentan, peningkatan kapasitas pemuda, pendidikan masyarakat, serta gerakan
menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, pembangunan Kota Metro yang
mengusung visi 2025–2029, yakni “Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa dan Budaya
yang Religius”, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk
organisasi kepemudaan.
Ia juga mengusulkan agar para peserta DIKSAR
KOKAM melaksanakan gerakan pengabdian dalam kurun waktu 90 hari setelah
menyelesaikan pendidikan dasar. Kegiatan tersebut dapat diwujudkan melalui
pelatihan pertolongan pertama, pemetaan sederhana wilayah rawan bencana,
edukasi ant hoaks, aksi sosial, dan kegiatan kebersihan lingkungan.
Wakil Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan
organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang diselenggarakan,
tetapi juga dari dampak dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Jangan hanya jadikan seragam sebagai
identitas. Jadikan pengabdian sebagai reputasi. Seragam dapat dibeli, atribut
dapat dibuat, tetapi kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun melalui
konsistensi dan keteladanan,” pesannya kepada seluruh peserta.
Ia juga mengingatkan agar KOKAM senantiasa
menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, penghormatan terhadap hukum, serta
menjaga persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.
Kader KOKAM diharapkan menjadi mitra
kemanusiaan yang dipercaya masyarakat, bukan karena ditakuti, melainkan karena
kehadirannya mampu memberikan perlindungan, ketenangan, dan solusi terhadap
berbagai persoalan.
Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota berharap
KOKAM Kota Metro mampu menjadi organisasi yang kuat dalam keimanan, luas dalam
ilmu pengetahuan, serta nyata dalam pengabdian.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,
Wakil Wali Kota Metro secara resmi menyatakan pembukaan Pendidikan Dasar
Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (DIKSAR KOKAM) Kota Metro
Tahun 2026.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat
berjalan lancar, aman, dan penuh keberkahan serta melahirkan kader-kader
Muhammadiyah yang tangguh, cerdas, berintegritas, dan senantiasa memberikan
manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah
nyata dalam memperkuat peran generasi muda sebagai mitra pemerintah dan
masyarakat dalam membangun Kota Metro yang religius, berdaya saing, serta
menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. [MFH/Diskominfo]











