- Dukung Prestasi Siswa, Kepala Kemenag Bandar Lampung Serahkan Penghargaan OMI 2026
- Kemenag Bandar Lampung Dukung GAPMA 2026, Pramuka jadi Wadah Pembentukan Karakter
- Walikota Metro Ajak Lansia Hidup Sehat dan Kompak di Gebyar Senam LLI
- Sekda Metro Hadiri Bakti Sosial HUT ke-81 TNI di Kodim 0411/KM
- TP PKK Lampung Tengah Gelar Kerja Bakti Bersihkan Taman Anggrek Agro Park
- Pemkab Lamteng Siapkan Data Hadapi Pemeriksaan BPK RI Terkait Ketahanan Pangan
- Evakuasi Medis Jalur Udara, Dinkes-BPBD-TNI AU Mulai Uji Kesiapan
- Pemprrov Lampung Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, ASN Diminta Jadi Teladan
- Sekda Marindo Tutup Lampung Begawi x SigerFest 2026
- Pemprov Lampung Dorong Keseimbangan Konservasi Gajah dan Aktivitas Masyarakat
Sekda Marindo Tutup Lampung Begawi x SigerFest 2026
Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Komoditas jadi Nilai Tambah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung yang
diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menutup
gelaran Lampung Begawi x SigerFest 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor
Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, bertempat di Lampung City Mall,
Minggu (20/09/2026) malam.
Lampung Begawi x SigerFest 2026 mengusung tema
Sai Bumi, Sejuta Nilai: Hilirisasi Komoditas Unggulan Lampung untuk Ekonomi
Kerakyatan yang Inklusif dan Berdaya Saing, telah berlangsung selama tiga hari
dan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan,
akademisi, komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendorong penguatan
ekonomi Lampung melalui hilirisasi dan digitalisasi.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang
disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi
kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam
penyelenggaraan Lampung Begawi x SigerFest 2026.
Baca Lainnya :
- Lewat Lomba Senam Nasional, Pemprov Lampung Gerakkan Budaya Hidup Sehat0
- Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Komoditas untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Lampung0
- Pemprov Lampung-KPPU Perkuat Sinergi Ciptakan Iklim Usaha Sehat dan Kompetitif0
- Pemprov Lampung Dorong Pengelolaan Zakat Diperkuat Hingga Tingkat Desa0
- Pemprov Lampung dan Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi Percepatan Bedah Rumah0
"Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung,
saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bank Indonesia beserta
seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari ikhtiar ini," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa
Lampung memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi
daerah. Karena itu, potensi yang dimiliki Lampung perlu terus didorong agar
menghasilkan nilai tambah yang lebih besar dan memberikan manfaat bagi
masyarakat.
"Tiga hari Lampung Begawi x SigerFest 2026
memberikan satu pesan yang sangat jelas kepada kita. Lampung tidak kekurangan
potensi. Tantangan kita adalah bagaimana semakin banyak nilai dari potensi itu
tinggal di Lampung dan dinikmati oleh masyarakat Lampung," katanya.
Ia menegaskan, Lampung memiliki beragam
komoditas unggulan, mulai dari hasil pertanian dan perkebunan, kopi, pangan,
wastra, produk UMKM, hingga ekonomi kreatif. Potensi tersebut perlu
dikembangkan dari sekadar menghasilkan komoditas menjadi produk bernilai tambah
dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
"Lampung tidak boleh berhenti sebagai
daerah penghasil. Lampung harus menjadi daerah pencipta nilai tambah. Kopi
Lampung jangan berhenti sebagai biji kopi. Hasil pertanian kita jangan berhenti
sebagai bahan mentah. Produk UMKM jangan berhenti pada produksi skala
kecil," tegasnya.
Gubernur menjelaskan, penguatan nilai tambah
dapat dilakukan melalui proses yang berkelanjutan, mulai dari produksi menuju
pengolahan, kemudian menjadi produk, membangun merek, hingga memperluas akses
pasar.
Di sisi lain, Gubernur juga menekankan
pentingnya digitalisasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan
publik.
"Di tengah perubahan dunia yang begitu
cepat, digitalisasi bukan lagi pilihan. Digitalisasi adalah sebuah keniscayaan
dan kebutuhan," ujarnya.
Ia mengapresiasi perluasan penggunaan QRIS,
penguatan sistem pembayaran digital, serta berbagai inovasi yang dikembangkan
Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan.
Menurutnya, digitalisasi dapat meningkatkan
efisiensi, membangun kepercayaan, serta membuka peluang ekonomi baru. Semangat
tersebut juga perlu diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui
pelayanan publik yang semakin cepat dan penerimaan daerah yang semakin
transparan.
"Teknologi harus menjadi alat untuk
mempermudah masyarakat, bukan untuk mempersulit masyarakat. Itulah semangat
yang harus kita bawa pulang dari Lampung Begawi x SigerFest 2026,"
katanya.
Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk
menjadikan semangat 'Sai Bumi Sejuta Nilai' bukan sekadar tema festival, tetapi
menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun perekonomian Lampung.
"Kita ingin Lampung menjadi tempat yang
nyaman untuk berusaha, tempat yang menarik untuk berinvestasi, dan tempat yang
memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkembang,"
ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Lampung Bimo Epyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi
Lampung, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah
berkolaborasi mendukung penyelenggaraan Lampung Begawi x SigerFest 2026.
Ia mengatakan, kegiatan tahun ini mengusung
semangat memperkuat hilirisasi dan digitalisasi sebagai pondasi ekonomi
kerakyatan yang inklusif dan berdaya saing.
"Lampung Begawi x SigerFest 2026 dirancang
bukan sekadar sebagai sebuah festival atau pameran produk, khususnya UMKM,
tetapi merupakan sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan UMKM, dunia usaha,
perbankan, pemerintah, komunitas dan masyarakat dalam satu ekosistem yang
saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi
perekonomian Lampung," jelasnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tersebut
mendapat antusiasme masyarakat. Berdasarkan data yang disampaikan Bank
Indonesia, jumlah pengunjung mencapai sekitar 28.000 orang.
Dari sisi transaksi, realisasi penjualan
makanan, minuman, dan wastra tercatat sedikit di atas Rp500 juta. Sementara
transaksi wakaf yang berlangsung di Lamban Kupi mencapai 1.248 transaksi.
Selain capaian selama pelaksanaan festival,
Bimo juga menyampaikan sejumlah perkembangan penguatan UMKM yang telah
dilakukan sejak awal 2026. Realisasi pembiayaan bagi UMKM telah mencapai
sekitar Rp10 miliar melalui dukungan dan kolaborasi dengan mitra strategis,
termasuk Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung dan lembaga keuangan.
Dari sisi perluasan pasar, nilai ekspor yang
berasal dari pelaku UMKM Lampung sejak awal tahun tercatat mencapai sekitar
Rp1,92 miliar. Komoditas kopi Lampung telah menjangkau pasar Amerika Serikat,
Kanada, Korea Selatan, dan Taiwan.
Sementara itu, produk olahan makanan dan
minuman Lampung telah menembus pasar Taiwan, Malaysia, Mesir, Turki, dan
Kanada.
Menurut Bimo, capaian tersebut menunjukkan
bahwa penguatan kapasitas usaha, hilirisasi, dan perluasan akses pasar dapat
meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
Dalam rangkaian Lampung Begawi x SigerFest
2026, berbagai kegiatan juga digelar untuk memperkuat ekosistem komoditas
unggulan Lampung. Salah satunya melalui kegiatan yang mempertemukan petani,
pelaku usaha, barista, komunitas, hingga calon investor dalam pengembangan
industri kopi Lampung.
Kegiatan Bar Takeover di Lamban Kupi turut
menjadi salah satu agenda yang memperkenalkan kopi Lampung kepada masyarakat
dengan menghadirkan standar penyajian dan pengalaman kopi berkelas
internasional.
Sementara Lamban Wastra menjadi ruang untuk
memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif Lampung
melalui berbagai kegiatan, seperti workshop, talkshow, pameran, dan fashion
show.
Bimo menegaskan, penguatan hilirisasi dan
digitalisasi membutuhkan kolaborasi erat antar pemangku kepentingan agar
potensi daerah dapat diolah menjadi produk yang lebih bernilai dan kompetitif.
"Yang berakhir hari ini adalah rangkaian
acaranya, bukan semangat kolaborasinya," katanya.
Ia berharap seluruh rangkaian Lampung Begawi x
SigerFest 2026 dapat memberikan inspirasi untuk memperkuat kecintaan terhadap
budaya dan produk Lampung sekaligus memberikan dampak nyata bagi kemajuan
ekonomi daerah.
Closing Ceremony Lampung Begawi x SigerFest
2026 semakin meriah dengan penampilan penyanyi Yura Yunita yang menghibur
masyarakat dan para pengunjung yang hadir. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











3.jpg)