- Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Infrastruktur RSBNH
- Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea
- Wamen HAM Apresiasi Komitmen Pemprov Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan
- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar
- Wabup Tanggamus Minta Program MBG Tepat Sasaran
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakor TKPKD Provinsi Lampung Tahun 2026
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-33
Polsek Sumberejo Identifikasi Penemuan Bayi Perempuan di Lubang Bekas Septic Tank

TANGGAMUS, MFH,-- Personel Polsek Sumberejo
Polres Tanggamus melakukan identifikasi temuan seorang bayi perempuan yang
ditemukan warga di dalam lubang bekas septiteng sedalam kurang lebih tiga meter
di Dusun Sriwidodo, Pekon Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus,
Senin (29/12/2025) malam.
Kapolsek Sumberejo Iptu Zulkarnain mengatakan,
bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 23.30 WIB dalam kondisi hidup,
diperkirakan baru berusia satu hari dan masih menempel ari-ari.
Setelah menerima laporan dari masyarakat,
petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal
bersama pihak medis.
Baca Lainnya :
- Kapolres Tanggamus Amankan Pilkakon PAW Tiuh Sinar Jawa dan Memon0
- Kapolres Tanggamus Serahkan Bingkisan dan Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru0
- Polsek Wonosobo Razia Balap Liar0
- Gerak Cepat Pamapta III Polres Tanggamus Tangani Pria Tergeletak di Jalan Batu Kramat0
- Kapolsek Kota Agung Takziah ke Rumah Duka Warga Pekon Kedamaian0
“Begitu menerima informasi, anggota langsung ke
TKP untuk mengamankan dan memastikan kondisi bayi. Bayi ditemukan di dalam
lubang bekas septiteng dan berhasil diselamatkan,” kata Iptu Zulkarnain
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Selasa
(30/12/2025), pagi.
Kapolsek menjelaskan, penemuan bayi bermula
saat seorang warga setempat, Mardiansah (32), mendengar suara lirih menyerupai
suara kucing dari arah belakang rumahnya ketika hendak mengambil minum di
dapur.
Karena curiga, saksi menelusuri sumber suara
tersebut dan mendapati suara berasal dari dalam lubang bekas septiteng.
“Setelah dipastikan suara tersebut adalah suara
bayi, saksi segera meminta pertolongan warga sekitar dan mengevakuasi bayi dari
dalam lubang,” jelasnya.
Usai dievakuasi, bayi langsung dibersihkan oleh
warga dan mendapatkan pertolongan pertama dari bidan desa Pekon Wonoharjo.
Dari hasil pemeriksaan awal, bayi perempuan
tersebut mengalami memar di bagian lutut kiri, lutut kanan, serta pada bagian
hidung.
“Alhamdulillah kondisi bayi saat ini stabil dan
dalam perawatan bidan desa. Kami terus melakukan pemantauan,” tegasnya.
Ditambahkan Kapolsek, pigaknya juga melakukan
olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa satu
lembar kain sarung yang digunakan untuk membungkus bayi.
Kapolsek menegaskan, pihaknya saat ini tengah
melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta motif
dugaan penelantaran.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki
informasi terkait orang tua bayi tersebut agar segera melapor ke Polsek maupun
Bhabinkamtibmas atau dapat menghubungi layanan 110," tandasnya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)