- Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar
- Wabup Tanggamus Minta Program MBG Tepat Sasaran
- Bupati Dedi Irawan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup II Tahun 2026
- ASN Lampung Barat Dibekali Literasi Investasi Saham, Bupati: Legal dan Logis
- HUT ke-35 Lampung Barat, Bupati Minta Jadikan Momentum Bangga dengan Adat Sai Batin
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Rakor TKPKD Provinsi Lampung Tahun 2026
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-33
- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Wagub Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan Memberikan Data yang Benar

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif
menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima kedatangan petugas Badan Pusat
Statistik (BPS) serta memberikan data yang benar sesuai kondisi sebenarnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci tersedianya data ekonomi yang
akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
"Jangan ragu menerima petugas BPS dan
berikan jawaban yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya. Ingat TIR, yaitu
Terima kedatangan petugas, Isi data dengan benar, dan Rahasia data Bapak Ibu
dijamin aman. Saya sudah didata, sekarang giliran masyarakat sekalian untuk
menyukseskan Sensus Ekonomi 2026," ucap Wakil Gubernur Jihan Nurlela usai
menjadi responden Pendataan Kehormatan Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Wakil
Gubernur Lampung, Selasa (30/6/2026).
Wagub Jihan menjadi responden dalam Pendataan
Kehormatan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan oleh petugas BPS Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan
Nasution beserta jajaran sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi
masyarakat dalam pelaksanaan sensus.
Baca Lainnya :
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat0
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan0
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat0
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital0
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung0
Dalam proses pendataan, Wagub Jihan juga
berdialog dengan Kepala BPS mengenai pelaksanaan sensus di lapangan. Ia
menanyakan berbagai kendala yang dihadapi petugas, termasuk respons masyarakat
terhadap pendataan yang kini sepenuhnya menggunakan aplikasi digital.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan
Nasution menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi petugas masih bersifat
teknis, terutama pada penggunaan aplikasi yang serentak diterapkan secara
nasional. Meski demikian, tingkat penolakan masyarakat dinilai relatif kecil
dan lebih banyak terjadi pada kelompok masyarakat menengah ke atas.
Menurut Ahmadriswan, BPS telah menyiapkan
sejumlah strategi untuk meningkatkan cakupan pendataan, salah satunya dengan
memprioritaskan pendataan masyarakat menengah ke bawah terlebih dahulu.
Sementara bagi kelompok masyarakat maupun pelaku usaha yang sulit ditemui, BPS
akan memberikan pilihan pengisian data secara mandiri atau didampingi petugas.
Wagub Jihan pada kesempatan tersebut turut
memberikan masukan agar percepatan pendataan dapat dilakukan melalui koordinasi
dengan jajaran birokrasi pemerintah daerah. Ia mengusulkan pengumpulan aparatur
dalam waktu tertentu sehingga proses pendataan dapat berlangsung lebih efektif
dan efisien.
Masukan tersebut mendapat respons positif dari
BPS. Ahmadriswan mengatakan pihaknya akan memperkuat kolaborasi dengan
Pemerintah Provinsi Lampung, termasuk melalui surat yang akan ditandatangani
Sekretaris Daerah kepada sekitar 900 pelaku usaha skala besar yang belum
mengikuti pendataan.
Selain itu, BPS juga akan melakukan penguatan
pendataan di pusat-pusat perbelanjaan pada pertengahan Juli serta
mengoptimalkan peran Dasawisma untuk mempercepat pendataan keluarga. Langkah
tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus
memastikan kualitas data yang dihimpun.
Hingga akhir Juni 2026, capaian pendataan
Sensus Ekonomi di Lampung telah mencapai 21,16 persen, melampaui target
nasional sementara sebesar 10 persen. Capaian tersebut menempatkan Lampung di
peringkat keempat nasional dalam pelaksanaan pendataan, setelah Bali, Jawa
Barat, dan Sumatera Selatan.
Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh
pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena data yang dihasilkan akan menjadi dasar
penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan sektor ekonomi daerah.
Data yang akurat juga diharapkan mampu membantu pemerintah menyusun program
yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat maupun dunia usaha di Lampung. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)