- Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur
- Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
- Bupati Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
- Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Jajaki Kerjasama dengan UGM
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Manaqib
- Pemkab Pesisir Barat Hadiri Rapat Visitasi Koni Pusat
- Bupati dan Wakil Dampingi Gubernur Tinjau Pelebaran Jalan Wisata Pesisir
- DPRD Rapat Paripurna Terkait Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren
- Polda Lampung Gelar Simulasi Rayonisasi Polres dan Penanganan Unjuk Rasa
Polda Lampung Gelar Simulasi Rayonisasi Polres dan Penanganan Unjuk Rasa

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Polda Lampung
melaksanakan kegiatan simulasi rayonisasi polres dan penanganan unjuk rasa di
Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Lampung sebagai langkah antisipasi menghadapi
peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda
Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, sebagai bentuk pengecekan kesiapan
personel dan sarana pendukung dalam rangka pengamanan situasi kamtibmas di
wilayah hukum Polda Lampung.
Simulasi melibatkan personel gabungan dari
berbagai satuan, antara lain Satbrimobda
Lampung, Direktorat Samapta, Direktorat Lalu Lintas, SPN Polda Lampung, Dokkes
Polda Lampung, serta rayonisasi satuan wilayah Polresta Bandar Lampung, Polres
Pesawaran, dan Polres Lampung Selatan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM0
- Pemprov Lampung Perkuat Strategi Lawan TBC, Didukung Pemerintah Pusat0
- Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan, 51 Kepala Sekolah Dilantik 0
- Gubernur Kukuhkan Dewan Pendidikan Lampung 2025–2030 0
- Musrenbang 2026 jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat dan Pemerataan Pembangunan Lampung0
Dalam pelaksanaannya, personel memperagakan
tahapan penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum secara bertingkat,
mulai dari situasi aman dan tertib hingga eskalasi yang berpotensi mengarah
pada kericuhan massa.
Setiap satuan menjalankan tugas sesuai fungsi
masing-masing secara terpadu, meliputi pengamanan jalur, negosiasi,
pengendalian massa oleh Dalmas awal dan Dalmas lanjut, pengaturan arus lalu
lintas, penanganan kondisi darurat, serta dukungan pelayanan kesehatan.
Helfi dalam arahannya menekankan pentingnya
kesiapan personel melalui pembentukan peleton dan kompi kerangka, baik yang
melaksanakan tugas.
Seluruh polres jajaran diperintahkan untuk
memastikan kesiapan tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi
gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemantauan juga diarahkan pada berbagai
dinamika yang berkaitan dengan pemerintah, DPR, TNI, dan Polri.
Helfi juga menginstruksikan seluruh kapolres
agar mencermati setiap arahan pimpinan, mengimplementasikan kebijakan secara
tepat.
Melalui kegiatan ini, Helfi berharap seluruh
personel semakin profesional, humanis, responsif, dan solid dalam menjaga
stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momentum May Day
2026. [MFH/Din/rils]










3.jpg)