- Hadiri HUT Ke-64 PWRI, Wagub Jihan Ajak Purna Tugas Terus Berkontribusi untuk Lampung
- Pemprov Komitmen Selesaikan Kewajiban Iuran JKN dan Perkuat Tata Kelola Kepesertaan BPJS Kesehatan
- Pemprov Lampung dan POGI Perkuat Sinergi Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
- Pemkab Tanggamus Tegaskan Komitmen Bangun Kelautan, Koperasi, dan Generasi Emas Anak
- Wakil Bupati Agus Suranto Pimpin Rapat TPID
- Satlantas Polres Tanggamus Edukasi Warga Lewat Pembinaan Pekon Sadar Hukum di Gisting
- Satlantas Polres Tanggamus Selidiki Video Viral Mobil Plat Merah Diduga Ugal-ugalan
- Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Cup Semarakkan HUT ke-19 Pesawaran
- Bupati Pringsewu Resmi Tutup Turnamen Sepakbola Bina Karya Cup 2026
- Umi Laila Lantik Pramuka Garuda Kwarcab Pringsewu
Pemprov Lampung dan POGI Perkuat Sinergi Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan Perkumpulan Obstetri
dan Ginekologi Indonesia (POGI) dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu
dan anak serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Provinsi Lampung.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur
Lampung, Jihan Nurlela, saat menerima audiensi Pengurus POGI Pusat dan POGI
Cabang Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin (27/07/2026).
Baca Lainnya :
- Lampung Perkuat Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak0
- Menteri PPPA Beri Pendampingan Langsung kepada Korban Kekerasan Seksual0
- Kemenag Bandar Lampung Sampaikan Aspirasi Penguatan Layanan Keagamaan kepada Komisi VIII0
- Kejurda Padel Lampung 2026 Resmi Dimulai0
- 31 Pasangan Ikuti Nikah Massal Begawi Cinta Lampung 20260
Audiensi tersebut juga membahas kesiapan
Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) POGI Tahun
2027.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat POGI, dr.
Ulul Albab, Sp.OG, Subsp. Obginsos, menyampaikan apresiasi kepada POGI Lampung
yang telah dipercaya menjadi penyelenggara PIT POGI 2027.
"Kami mengucapkan selamat kepada POGI
Lampung karena pada tahun 2027 ditunjuk sebagai tuan rumah Pertemuan Ilmiah
Tahunan POGI," ujarnya.
Ia menjelaskan, PIT POGI merupakan agenda
nasional yang berlangsung selama lima hingga tujuh hari dengan rangkaian
kegiatan berupa workshop, pertemuan ilmiah, kegiatan sosial (charity), serta
advokasi kesehatan.
Menurutnya, selain menjadi ajang peningkatan
kompetensi tenaga medis, penyelenggaraan PIT juga memberikan dampak ekonomi
yang signifikan bagi daerah tuan rumah.
"Peserta biasanya sekitar 3.000 orang,
namun jika dihitung bersama keluarga bisa mencapai sekitar 6.000 orang. Ini
menjadi kesempatan besar untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui sektor
perhotelan, pariwisata, kuliner, UMKM, transportasi hingga promosi
daerah," katanya.
Sementara itu, Ketua POGI Cabang Lampung, dr.
Dino Rinaldy, Sp.OG, Subsp. Onk., memaparkan berbagai program POGI dalam
mendukung penurunan angka kematian ibu melalui gerakan nasional SPRIN
(Selamatkan Perempuan Indonesia).
Ia menjelaskan, Indonesia masih menghadapi
tantangan besar dalam menurunkan AKI yang pada tahun 2025 masih berada di
kisaran 144 per 100.000 kelahiran hidup dan termasuk yang tertinggi di kawasan
ASEAN.
Menurutnya, penyebab utama kematian ibu masih
didominasi hipertensi dalam kehamilan, perdarahan, serta belum meratanya mutu
layanan kesehatan dan akses pelayanan di berbagai wilayah.
"Masalah kematian ibu tidak bisa
diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku
kepentingan, termasuk organisasi profesi seperti POGI," ujarnya.
Dino menjelaskan, POGI Lampung yang memiliki
sekitar 100 anggota aktif selama ini telah aktif mendukung pemerintah melalui
audit kematian maternal dan perinatal, pelatihan kegawatdaruratan ibu dan bayi
baru lahir, pendampingan puskesmas, skrining kehamilan risiko tinggi, skrining
kanker serviks, vaksinasi Human Papillomavirus (HPV), penyuluhan bagi calon ibu
hamil dan ibu hamil, hingga program suplementasi zat besi yang akan
dilaksanakan secara nasional.
Ia berharap penyelenggaraan PIT POGI 2027 dapat
berjalan sukses sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara POGI,
Pemerintah Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan berbagai
pemangku kepentingan lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jihan
Nurlela menyambut baik berbagai usulan kolaborasi yang disampaikan POGI.
Ia menilai organisasi profesi tersebut memiliki
peran strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi perempuan,
meningkatkan kualitas pelayanan obstetri dan ginekologi, serta memastikan
lahirnya generasi yang sehat.
"Saya melihat banyak sekali ruang
kolaborasi yang bisa kita lakukan antara pemerintah dan POGI, khususnya dalam
mengawal kesehatan reproduksi perempuan dan memastikan anak-anak lahir sehat di
Lampung," ujar Jihan.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama seluruh
pemangku kepentingan masih memiliki pekerjaan besar dalam menyelesaikan
berbagai persoalan kesehatan, mulai dari tingginya angka kematian ibu hingga
penanganan stunting.
Jihan menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ibu
hamil dan ibu bersalin merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM)
yang menjadi kewajiban pemerintah daerah, sehingga kehadiran POGI sangat
dibutuhkan untuk memperkuat kualitas layanan tersebut.
Ia juga mengusulkan agar momentum PIT POGI 2027
dimanfaatkan sebagai langkah memperkuat kerja sama yang lebih konkret antara
Pemerintah Provinsi Lampung dan POGI, termasuk melalui penyusunan kesepakatan
bersama maupun pengembangan berbagai program inovatif di bidang kesehatan.
"Kami sangat terbuka terhadap berbagai
gagasan yang relevan dengan tugas dan fungsi pemerintah. Para profesional
memiliki keilmuan, sementara pemerintah menyiapkan regulasi, dukungan
kebijakan, dan implementasinya. Kolaborasi seperti inilah yang ingin terus kita
bangun," kata Jihan.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi
Lampung dan POGI tidak hanya mendukung suksesnya penyelenggaraan PIT POGI 2027,
tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat serta menurunkan angka kematian ibu dan berbagai
permasalahan kesehatan lainnya di Provinsi Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]











3.jpg)