- Festival Literasi Lampung 2026 Dorong Perpustakaan jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi Keluarga
- Koperindag Tanggamus dan PT Lingga Teknik Utama Teken Kesepahaman Bersama
- World Chocolate Day 2026 di Tanggamus, Bupati Dorong Hilirisasi Kakao dan Kopi
- Penutupan Manjau Jama Warga Berlangsung Meriah
- RSUD KH Ahmad Hanafiah Jalani Survei Akreditasi LAM-KPRS
- Pemkab Lamtim Matangkan Persiapan Peresmian Gedung Sekolah Rakyat Permanen
- Dinkes Metro Tegaskan Penanganan TBC di Sekitar TPAS Karangrejo Sesuai Standar
- Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pimpin Apel Mingguan
- Komisi VIII DPR RI Berikan Bantuan Sembako kepada Pondok Pesantren Jolo Sutro
- BRI dan Pemkab Lambar Perkuat Sinergi, Dorong Penambahan Unit Serta Pengembangan Wisata
Pemkab Gandeng OJK dan BPD Lampung Perkuat Akses Permodalan UMKM

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat menggelar Sosialisasi dan Business Matching UMKM sebagai upaya
meningkatkan daya saing sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Kegiatan dibuka langsung Wakil Bupati Lampung
Barat Mad Hasnurin di Aula Kagungan Setdakab, Senin (27/07/2026). Acara ini
dihadiri Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung Otto Fitriandy dan
diikuti 150 pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Lampung Barat.
Dalam sambutannya, Mad Hasnurin menegaskan
komitmen Pemerintah Lampung Barat untuk menggerakkan roda perekonomian dari
tingkat bawah. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program
kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Barat
Tahun 2026.
Baca Lainnya :
- Aliran Listrik Jangkau 65 KK di Sukamakmur Belalau 0
- Parosil Hadiri Peluncuran 9 Program Optimalisasi Pemanfaatan Tanah dan Ruang0
- Bupati Parosil Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik0
- Bupati Parosil Ajak Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Demi Percepatan Pembangunan0
- Kominfo Lambar Paparkan Penguatan Layanan Digital dan Aplikasi Bakas 0
“Tujuan utamanya memperluas akses keuangan dan
permodalan formal bagi pelaku UMKM. Kita menyadari bersama bahwa salah satu
tantangan terbesar dalam pengembangan UMKM adalah keterbatasan akses terhadap
permodalan yang mudah, cepat, dan aman,” ujar Wakil Bupati.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Daerah,
OJK dan BPD Lampung merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
Melalui fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan berbagai skema pembiayaan
formal lainnya, Pemerintah Daerah ingin memastikan pelaku UMKM tidak lagi
bergantung pada sumber pendanaan nonformal yang kerap memberatkan.
Wakil Bupati menyebut kegiatan ini sebagai
momentum emas bagi pelaku UMKM untuk naik kelas. Dengan akses permodalan yang
lebih baik, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan skala usaha, memperluas
jangkauan pasar, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia berpesan kepada pihak perbankan dan lembaga
keuangan agar terus memberikan kemudahan akses serta pendampingan berkelanjutan
kepada UMKM. Sementara, kepada pelaku UMKM, Mad Hasnurin meminta agar
memanfaatkan forum business matching dengan sebaik-baiknya.
“Jalin kerja sama yang erat, serap informasi
seluas-luasnya, dan jadilah wirausaha yang tangguh, mandiri, serta mampu
bersaing,” katanya.
Sementara, ketua pelaksana kegiatan Pirwan
menyampaikan, sosialisasi dan business matching ini merupakan wujud nyata
implementasi kerja TPAKD Kabupaten Lampung Barat.
Ia menjelaskan, UMKM merupakan pilar utama
perekonomian daerah. Namun selama ini masih terkendala pada aspek pembiayaan.
Karena itu Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggandeng OJK dan BPD Lampung
untuk mempermudah akses pelaku usaha terhadap layanan keuangan formal.
“Dengan adanya pendampingan dan akses
pembiayaan, diharapkan UMKM di Lampung Barat dapat tumbuh lebih cepat, berdaya
saing, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah,”
pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)