- Epos Perjuangan Radin Intan: Ketika Gunung Rajabasa Menjadi Benteng Terakhir
- Ketika Krakatau Membelah Laut: Dialog Antara Mitos dan Magma
- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
- Ketua TP Posyandu Pesawaran Dorong Penguatan Sinergi Implementasi 6 SPM untuk Masyarakat
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Kementerian UMKM
Bupati Parosil Ajak Seluruh OPD Perkuat Koordinasi Demi Percepatan Pembangunan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat H.
Parosil Mabsus menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Lampung Barat sebagai upaya mempercepat pelaksanaan
pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai
jika setiap perangkat daerah berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang
baik.
Hal itu disampaikan Bupati saat membuka Rapat Koordinasi
Pengendalian Operasional Pembangunan (Rakor POP) Triwulan II Tahun 2026 yang
digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di Aula Kagungan Setdakab, Selasa
(21/07/2026).
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung
Barat Drs. Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Drs. Nukman, para Staf Ahli, para
Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, serta Kepala Puskesmas
se-Kabupaten Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Kominfo Lambar Paparkan Penguatan Layanan Digital dan Aplikasi Bakas 0
- Wakil Bupati Buka Bimtek Diseminasi Kebijakan Pendidikan 20260
- Wakil Bupati Serahkan Donasi untuk Pembangunan Kembali TPA Sunan Bonang0
- Sambut Baik Verifikasi BNPB, Penanganan Dampak Bencana Segera Direalisasikan0
- Jalankan Arahan Presiden, Bupati Lampung Barat Cek Menu MBG di Sekincau dan Way Tenong0
Dalam sambutannya, Parosil menyampaikan bahwa
Rakor POP merupakan agenda strategis untuk mengevaluasi perkembangan
pelaksanaan program pembangunan, serapan anggaran, serta kemampuan pemerintah
daerah dalam mencapai target pendapatan.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang strategis
dalam rangka melihat progres sekaligus melakukan evaluasi terkait serapan anggaran
dan kemampuan dalam rangka mencapai target pendapatan daerah,” ujar Parosil.
Menurutnya, rapat koordinasi memiliki peran
penting dalam memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan. Selain menjadi
sarana evaluasi kinerja, forum tersebut juga harus dimanfaatkan untuk membangun
sinergi dan menghilangkan ego sektoral yang masih mungkin terjadi di setiap
perangkat daerah.
“Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah
dengan melakukan rapat koordinasi. Tujuan yang pertama adalah untuk menilai
apakah kinerja kita sudah baik atau belum. Yang kedua, tentunya rapat
koordinasi ini untuk menghilangkan ego sektoral yang mungkin ada di satuan
kerja. Yang ketiga, tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kedisiplinan dan
tanggung jawab,” tegasnya.
Bupati menjelaskan bahwa pembangunan daerah
bukanlah tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah semata, melainkan
hasil dari kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan yang berjalan dalam satu
sistem.
“Semua hal ini tidak dapat direalisasikan oleh
satuan kerja, tetapi sistem yang akan bekerja. Pengendalian operasional ini
bukan hanya sekadar melihat sejauh mana progres program dan kegiatan yang sudah
dicapai. Yang paling penting adalah melakukan koordinasi agar segala gerak
langkah ini terkoordinasi dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, ketika seluruh perangkat daerah
mampu bekerja sesuai sistem, mengikuti arahan pimpinan, dan saling mendukung
satu sama lain, maka berbagai target pembangunan akan lebih mudah diwujudkan.
“Kalau semuanya sudah terkoordinasi dengan
baik, mengikuti sistem yang ada dan arahan pimpinan, tentunya target yang
dituju akan tercapai,” lanjut Parosil.
Selain menekankan pentingnya koordinasi, Bupati
juga mengingatkan bahwa penyerapan anggaran tidak boleh hanya berorientasi pada
besarnya angka realisasi
Menurutnya, anggaran yang dikelola pemerintah
harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program-program
yang berkualitas dan tepat sasaran.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah
segera mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, mencari solusi
secara cepat, tidak menunda program yang telah siap dilaksanakan, memperkuat
koordinasi lintas OPD, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan anggaran.
Parosil juga menegaskan bahwa seluruh OPD harus
berkontribusi terhadap pencapaian target RPJMD, khususnya dalam percepatan
penurunan angka stunting, penanggulangan kemiskinan, serta pemenuhan mandatory
spending bidang infrastruktur.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh
jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadikan Rakor POP sebagai
momentum memperkuat kolaborasi pada semester II Tahun 2026.
“Bangun semangat bergerak cepat, bekerja tepat,
dan bertanggung jawab. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, karena hanya
dengan sinergi seluruh perangkat daerah kita dapat mewujudkan target
pembangunan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat,” tutup Parosil [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)