- Di Bawah Ombak Laut Jawa: Ingatan tentang Benua yang Tenggelam
- Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional
- Pemkab Pesisir Barat Siap Gaspol Hilirisasi Agro
- Jalankan Arahan Presiden, Bupati Lampung Barat Cek Menu MBG di Sekincau dan Way Tenong
- Senyum dan Semangat Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Way Tenong
- Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pembangunan
- Bupati Hamartoni Tinjau Lokasi TMMD Ke-129, Perkuat Semangat Gotong Royong Membangun Desa
- Pemkab Lamteng Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia Melalui Penilaian EPSS Tahun 2026
- Plt. Bupati Lampung Tengah Pimpin Apel Korpri
- Pemkot Metro Dorong Pembentukan Perpustakaan Khusus
HUT ke-64 PWRI Metro Bagikan 1.500 Nasi Kotak dan Gelar Senam Bersama

METRO, MFH,-- Pensiun bukan berarti berhenti
mengabdi. Semangat itulah yang ditunjukkan Persatuan Wredatama Republik
Indonesia (PWRI) Kota Metro dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 PWRI
dengan menggelar kegiatan Jumat Berkah berupa pembagian 1.500 Nasi Kotak dan
senam bersama di Jalur Lambat Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali
Kota Metro Bambang Iman Santoso bersama jajaran Pemerintah Kota Metro dan
pengurus PWRI Kota Metro.
Selain menjadi momentum berbagi kepada
masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus menunjukkan
bahwa para purnabakti aparatur sipil negara masih terus berkontribusi melalui
berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Baca Lainnya :
- Pemkot Metro Tegaskan Komitmen Benahi TPAS Karangrejo0
- Wali Kota Metro Serahkan Kunci Rumah Baru kepada Rudiyanto0
- Wali Kota Metro Paparkan Langkah Benahi TPAS dan Tingkatkan PAD0
- Hadapi Evaluasi Kemenpan RB dan Ombudsman RI, Pemkot Metro Benahi 6 Aspek Pelayanan Publik0
- Pemkot Metro Matangkan Persiapan Hari Anak Nasional 20260
Ketua PWRI Kota Metro, Ridhuwan Sory Maoen Ali
mengatakan, rangkaian peringatan HUT PWRI ke-64 telah dilaksanakan melalui
berbagai kegiatan yang melibatkan anggota PWRI, baik di tingkat daerah maupun
provinsi.
“Kemarin kami juga sudah mengikuti lomba di
tingkat provinsi. Tenis meja kita berhasil meraih juara satu dan menjadi juara
umum baik putra maupun putri. Hari ini juga berangkat 15 orang untuk mengikuti
lomba paduan suara. Ini luar biasa kegiatannya,” ujarnya.
Ridhuwan Sory Maoen Ali juga mengungkapkan
bahwa rangkaian kegiatan HUT PWRI ke-64 ini juga akan dilanjutkan dengan lomba
karaoke yang akan digelar pada 18 Juli mendatang.
“Besok tanggal 18 ada karaoke di Semilir.
Karena dulu waktu muda Bapak-Ibu ini belum ada karaoke, yang ada kerokan,”
ujarnya disambut tawa para peserta.
Dalam laporannya, Ketua PWRI Kota Metro, Ridhuwan
Sory Maoen Ali, menyampaikan bahwa sebanyak kurang lebih 1.500 nasi kotak juga
akan dibagikan pada hari ini kepada masyarakat dalam kegiatan Jumat Berkah
tersebut.
“Salah satunya bantuan tersebut berasal dari
sedekah pribadi Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, yang disalurkan secara
non-APBD, sedekah dari Salma Travel yang merupakan usaha milik Wali Kota Metro
di bidang penyelenggaraan perjalanan ibadah haji dan umrah, serta dukungan dan
partisipasi dari berbagai pihak lainnya,”jelasnya.
Menurutnya, dipilihnya lokasi kegiatan di
kawasan Masjid Agung Taqwa yang berada di pusat pemerintahan Kota Metro
memiliki makna tersendiri bagi para anggota PWRI yang sebagian besar telah
mengabdikan diri sejak Kota Metro masih menjadi bagian dari Kabupaten Lampung
Tengah.
“Mereka ini dari zaman Lampung Tengah sudah
mengabdi di sini. Pengabdian itu tidak boleh putus setelah menjadi Kota Metro.
Kami ingin mereka tetap nostalgia, tetap cinta dengan Metro, cinta dengan
Pemerintah Daerah dan cinta dengan Wali Kotanya,” ungkapnya.
Diakhir laporannya, Ridhuwan Sory Maoen Ali
berharap Wali Kota Metro dapat ikut berpartisipasi untuk menyerahkan bingkisan
kepada masyarakat yang lewat dan mengikuti senam bersama anggota PWRI Kota
Metro.
Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman
Santoso, menyampaikan apresiasi atas berbagai kiprah dan kontribusi PWRI Kota
Metro yang terus aktif berkegiatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat
meskipun telah memasuki masa purnatugas.
Ia menilai, PWRI menjadi contoh bahwa masa
pensiun bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan kesempatan untuk terus
berbuat kebaikan bagi sesama.
“Kami sebagai kepala daerah merasa bangga dan
sangat bahagia dengan berbagai kiprah kegiatan yang sudah dilakukan PWRI.
Semoga di usia yang ke-64 tahun ini PWRI semakin memberikan contoh yang baik
bagi kita semuanya,” ujarnya.
Bambang juga memberikan apresiasi atas semangat
yang ditunjukkan oleh para anggota PWRI dan patut menjadi teladan bagi aparatur
sipil negara yang masih aktif bekerja.
“Rasanya malu ketika senior-senior kita yang
sudah memasuki masa pensiun, yang mestinya menikmati usia pensiun, justru tidak
pernah berhenti untuk bergerak dan senantiasa berbuat kebaikan. Ini bisa
menjadi contoh bagi kita semuanya,” katanya.
Diharapkan, usia panjang yang dianugerahkan
kepada para anggota PWRI menjadi anugerah yang penuh keberkahan serta
senantiasa dimanfaatkan untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat
bagi masyarakat.
“Semoga benar-benar merupakan umur panjang yang
barokah, yang senantiasa digunakan untuk berbuat kebaikan dan pada akhirnya
menjadi wasilah kita semua untuk meraih husnul khatimah,” ucapnya.
Wali Kota Metro juga menegaskan bahwa
partisipasinya dalam pembagian nasi kotak merupakan sedekah pribadi dan tidak
menggunakan anggaran pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat turut
berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sebagaimana disampaikan oleh Pak Ketua PWRI,
bantuan yang diberikan sepenuhnya berasal dari dana pribadi dan bukan dari
APBD. Mudah-mudahan ikhtiar kecil ini dapat menjadi jalan untuk meraih
keberkahan dalam hidup dan kehidupan, sekaligus memberikan manfaat bagi
masyarakat,” tuturnya.
Sebagai pembina organisasi, ia pun memohon doa
agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Kota Metro
serta dapat terus mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat.
“Semoga dalam saya memimpin ini Allah
memberikan kesehatan, kekuatan dan kami ingin bersama-sama mempersembahkan yang
terbaik untuk Kota Metro yang kita cintai. Semoga ke depan Metro senantiasa
sejahtera dan semuanya bahagia,” ungkapnya.
Selain itu, Bambang turut menyampaikan
perkembangan kerja sama Pemerintah Kota Metro dengan Universitas Malahayati
melalui program Kuliah Kerja Lapangan-Pengabdian kepada Masyarakat (KKL-PPM)
yang melibatkan 2.200 mahasiswa dari lima fakultas dan ditempatkan di 22
kelurahan di Kota Metro.
Mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas
Kedokteran, Kesehatan, Teknik, Hukum, dan Ekonomi yang diharapkan mampu
memberikan dampak positif bagi perkembangan serta perekonomian masyarakat di
tingkat kelurahan.
“Semoga ini juga bisa
memberikan arti khusus dan menambah perkembangan serta menghidupkan ekonomi di
kelurahan masing-masing. Mudah-mudahan pada saat tertentu kita juga bisa
mengundang anak-anak yang sedang mengikuti KKL-PPM untuk melaksanakan kegiatan
bersama PWRI,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Kota Metro]










3.jpg)