- Gubernur Mirza Kembali Raih Grand BAZNAS Awards 2026
- Bupati dan Wabup Lambar Sambangi Keluarga Korban Kebakaran di Pekon Balak
- TP PKK Lampung Barat Gelar Aksi Cuci Tangan di SD Negeri Hantatai
- Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan dengan Tiongkok
- Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026-2031
- Bersama Puskemas Tanjung Bintang BAZNAS Lamsel Gelar Khitanan Gratis
- Rangkaian Shobat BAZNAS Lamsel Salurkan Bantuan ke Pelaku UMKM Hingga Kaum Duafa
- Calon Kapekon se-Pringsewu Komitmen Sukseskan Pemilihan Kakon Serentak 2026
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri
Gubernur Mirza Kembali Raih Grand BAZNAS Awards 2026
Perkuat Ekosistem Zakat Produktif di Lampung

JAKARTA, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal kembali meraih Grand BAZNAS Awards 2026 dalam kategori Kepala
Daerah Pendukung Zakat Terbaik. Penghargaan yang diterima untuk kedua kalinya
setelah raihan serupa pada 2025 ini menjadi bentuk apresiasi atas dukungan
Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah
(ZIS) yang produktif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., dalam
acara Grand BAZNAS Awards 2026 di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Kamis
(15/10/2026). Penghargaan untuk Gubernur Lampung diterima oleh Wakil Gubernur
Lampung Jihan Nurlela yang hadir mewakili Gubernur.
Penganugerahan tersebut merupakan bagian dari
rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS se-Indonesia pada 13–15
Oktober 2026 yang mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif
dan Berdampak”.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan dengan Tiongkok0
- Gubernur Mirza Dorong Wisata Tahura WAR untuk Perpanjang Lama Tinggal Wisatawan0
- Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Raih Peringkat Kedua ADLG Awards 20260
- Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung yang Lestari dan Berkelanjutan0
- Gubernur Lampung Dorong Transformasi Ekonomi, Pembangunan Dimulai dari Desa0
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela
menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Gubernur
Lampung. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah
Provinsi Lampung dan BAZNAS Provinsi Lampung untuk semakin memperkuat sinergi
dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak
masyarakat.
“Tentu saya mengucapkan terima kasih atas
apresiasi ini. Ini merupakan stimulus semangat yang luar biasa bagi Pemerintah
Provinsi Lampung dan BAZNAS Provinsi Lampung untuk terus bersinergi dan
mengoptimalkan ekosistem zakat, baik zakat mal maupun zakat fitrah, agar
memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Jihan.
Jihan menyampaikan, BAZNAS memiliki peran
penting dalam mendukung kemandirian umat, memperkuat kegiatan sosial, dan
membantu menjawab berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara
pemerintah daerah, BAZNAS, muzaki, dan berbagai pemangku kepentingan perlu
terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat pengelolaan
zakat.
Jihan berharap, energi positif dari penghargaan
tersebut dapat mendorong peningkatan kerja sama dan melahirkan lebih banyak
program pemberdayaan yang memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat
Lampung.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Sodik
Mudjahid menjelaskan bahwa Grand BAZNAS Awards 2026 tidak sekadar menjadi ajang
pemberian penghargaan, tetapi juga sarana membangun standar, memberikan
motivasi, serta mendorong peningkatan prestasi dan kualitas pengelolaan zakat
di Indonesia.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan
bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif
dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan
daerah, lembaga pengelola zakat, muzaki, hingga berbagai organisasi dan tokoh
masyarakat.
Ia menyebutkan, penyelenggaraan Grand BAZNAS
Awards 2026 sejalan dengan arah pengembangan BAZNAS periode 2026–2031, terutama
dalam memperkuat kolaborasi, meningkatkan inovasi, dan mendorong perbaikan tata
kelola kelembagaan secara berkelanjutan.
Sodik juga menekankan pentingnya membangun
BAZNAS sebagai lembaga yang mudah diakses, dipercaya, dicintai, dan
membanggakan masyarakat. Untuk mewujudkannya, BAZNAS perlu terus meningkatkan
kemudahan layanan bagi masyarakat yang menunaikan zakat sekaligus menghadirkan
solusi bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
Menurutnya, zakat harus mampu memberikan
jawaban terhadap berbagai persoalan sosial, mulai dari pemenuhan kebutuhan
dasar, penanganan bencana, persoalan kesehatan, hingga membantu masyarakat yang
menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia berharap, penghargaan yang diberikan dapat
memperkuat kerja sama, menumbuhkan rasa saling menghargai, serta memotivasi
para penerima penghargaan untuk terus meningkatkan prestasi dan memperluas
manfaat bagi masyarakat.
Secara terpisah, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung,
Dr. Iskandar Zulkarnain, menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya
penghargaan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Ia menilai dukungan
kepala daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat pengumpulan
dan pendistribusian ZIS agar semakin tepat sasaran dan memberikan dampak nyata
bagi mustahik atau penerima manfaat zakat.
Menurut Iskandar, dukungan Gubernur Mirza
tercermin melalui penguatan program-program yang tidak hanya berorientasi pada
bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian dan peningkatan
kualitas hidup masyarakat.
“Pak Gubernur mendukung penuh kinerja
pengumpulan ZIS serta pendistribusian yang berdampak kepada mustahik, seperti
program zakat produktif, bantuan pangan bagi kelompok rentan, serta beasiswa
tahfiz Al-Qur’an melalui program satu desa satu hafiz Al-Qur’an,” ujar
Iskandar.
Ia menjelaskan, program zakat produktif
diarahkan untuk membuka peluang bagi penerima manfaat dalam mengembangkan
usaha, meningkatkan pendapatan, dan membangun kemandirian ekonomi.
Sementara itu, bantuan pangan bagi kelompok
rentan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sedangkan beasiswa tahfiz
Al-Qur’an mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Melalui program-program tersebut, zakat
diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penyaluran bantuan, tetapi
juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, penguatan
sinergi dengan BAZNAS menjadi salah satu langkah untuk mengoptimalkan potensi
zakat sebagai sumber daya sosial dan ekonomi umat.
Pengelolaan ZIS yang terarah, transparan, dan
akuntabel diharapkan mampu memperluas jangkauan penerima manfaat sekaligus
mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Grand BAZNAS Awards merupakan ajang penghargaan
yang diselenggarakan BAZNAS RI untuk mengapresiasi kontribusi lembaga pengelola
zakat, pemerintah daerah, kepala daerah, organisasi, mitra kerja, dan tokoh
masyarakat dalam pengembangan ekosistem zakat nasional.
Pada penyelenggaraan 2026, Grand BAZNAS Awards
menghadirkan 20 kategori Grand Awards dengan melibatkan delapan tokoh lintas
sektor sebagai dewan juri eksternal.Keterlibatan para juri dari berbagai bidang
tersebut dimaksudkan untuk memperkaya perspektif penilaian terhadap kontribusi
institusi dan figur dalam pengembangan zakat.
Para juri yang dilibatkan antara lain : Prof.
Purn. Jenderal TNI Dudung Abdurachman; Dr. TB. Ace Hasan Syadzily; Prof. Arif
Satria; Prof. Waryono Abdul Ghafur; Dr. Agus Fatoni; Prof. KH. M. Asrorun Ni’am
Sholeh; Indra Sjafri; serta Dr. Arzeti Bilbina Setyawan.
Selain kategori Gubernur Pendukung zakat
terbaik, Grand BAZNAS Awards 2026 juga mencakup beberapa kategori : Kategori
wali kota dan bupati pendukung zakat terbaik, tokoh publik pendukung zakat
terbaik, kategori lembaga pendidikan pendukung zakat terbaik, lembaga keuangan
pendukung zakat terbaik, kategori mitra internasional pendukung zakat terbaik,
Media pendukung zakat terbaik, kementerian pedukung zakat terbaik,
Badan/Lembaga Negara pendukung zakat terbaik, kategori Muzakki individu
teladan, serta kategori mustahik transformatif.
Penghargaan yang kembali diraih Gubernur
Lampung ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi
Lampung dalam membangun kolaborasi dengan BAZNAS dan seluruh pemangku
kepentingan.
Optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan
sedekah diharapkan semakin mendorong pemberdayaan ekonomi, memperluas akses
bantuan bagi kelompok rentan, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dengan sinergi yang semakin
kuat, zakat diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung
terwujudnya masyarakat Lampung yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya
saing. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










