- Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi
- Bupati Hadiri Pawai dan Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
- Sekda Nukman Lepas Karnaval Budaya Islam Sambut Tahun Baru Hijriah di Lampung Barat
- RSUD A Yani Mantapkan Peran sebagai RS Jejaring Pengampu Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
- Ribuan Jamaah Padati Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Peringati 1 Muharram 1448 Hijriah
- Wabup Lamtim Tekankan Penguatan Literasi dan Kearsipan pada Apel Bulanan KORPRI
- Bupati Pringsewu Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026
- Pemkab Pringsewu Gelar Muhasabah, Dzikir, dan Doa Sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah
- Pemkab Pesibar Perkuat Pengelolaan Fiskal Melalui Rapat Tindak Lanjut Asistensi Kemendagri
- Teguhkan Komitmen, Berikan Yang Terbaik untuk Kabupaten Lampung Utara
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemprov Lampung Perkuat Konektivitas Transportasi

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus berupaya melakukan
transformasi pada sektor perhubungan menuju transportasi modern. Langkah ini
menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung guna mendorong pertumbuhan
ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten
Administrasi Umum, Sulpakar yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Lampung
pada Upacara Bulanan di Lapangan Korpri, Rabu (17/6/2026). Dalam arahannya, Ia
menekankan bahwa perubahan zaman yang dinamis ini membawa sejumlah tantangan
lokal yang harus segera diselesaikan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran
pemerintahan.
"Kita masih menghadapi beberapa persoalan
mendasar di lapangan, seperti kebutuhan kepastian regulasi dan perlindungan
bagi seluruh pihak dalam ekosistem transportasi online, penanganan kendaraan
ODOL (Over Dimension Over Load) yang merusak jalan dan mengancam keselamatan,
hingga menurunnya daya saing angkutan umum konvensional," ungkap Sulpakar.
Baca Lainnya :
- Pemprov Dorong TVRI jadi Etalase Kemajuan Desa dan Media Publik Tepercaya di Era Digital0
- Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 20260
- Bondo Nekad di Atas Kanvas: Petualangan Bambang Suroboyo Menangkap Jiwa Bencana0
- Pemprov Lampung Sambut Rapimnas IPPNU0
- Pemprov Dorong Optimalisasi PAD dan Penertiban Retribusi Infrastruktur Telekomunikasi0
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah
Provinsi Lampung menegaskan bahwa solusi komprehensif yang disiapkan adalah
transformasi menyeluruh yang mengintegrasikan seluruh simpul transportasi
(pelabuhan, stasiun, bandara, dan terminal) agar pergerakan masyarakat dan
logistik menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
Sebagai jawaban konkret atas tantangan
regulasi, keselamatan, dan modernisasi, Pemerintah Provinsi Lampung bersama
para pemangku kepentingan telah berhasil mengimplementasikan sejumlah capaian
nyata di lapangan. Menjawab tuntutan green transportation misalnya, Lampung
kini telah sukses mengoperasikan layanan Smart BRT Itera di sektor darat.
Kemajuan ini diperkuat dengan masuknya investasi asing melalui kehadiran armada
Taksi Listrik Green SM, yang membuktikan tingginya kepercayaan investor
terhadap kesiapan Lampung dalam membangun ekosistem kendaraan listrik rendah
emisi.
Sementara itu, peningkatan standar keselamatan
dan pelayanan di sektor penyeberangan Selat Sunda juga terus dipacu.
Konektivitas antara Pulau Sumatera dan Jawa kini semakin solid berkat
pengoperasian KMP Dalom I rute Bakauheni–Merak, optimalisasi dua dermaga
eksekutif, serta peremajaan armada kapal reguler maupun eksekutif demi menjamin
kepastian layanan bagi pengguna jasa. Selain sebagai gerbang logistik laut,
konektivitas udara Provinsi Lampung juga mendapat angin segar setelah Bandara
Raden Inten II resmi kembali menyandang status sebagai Bandara Internasional,
sebuah momentum penting yang diyakini akan memperluas aksesibilitas Lampung.
Sejumlah rencana besar juga tengah dimatangkan
untuk memastikan infrastruktur transportasi Lampung mampu menampung pertumbuhan
ekonomi masa depan melalui :
Optimalisasi Jalur Kereta Api & Logistik
Batubara guna meminimalkan beban jalan raya akibat kendaraan besar (termasuk
ODOL), fokus diarahkan pada rencana pembangunan jalur ganda (double track)
lintas Muara Enim–Prabumulih–Tegineneng–Tarahan.
Pengembangan Kawasan Pesisir & Terminal
Regional yang terdiri dari 5 pelabuhan pengumpan regional dengan
memprioritaskan Pelabuhan Sebalang untuk segera dioperasikan guna mendongkrak
ekonomi pesisir.Sementara di sektor darat, dari 15 terminal Tipe B yang
dikelola Pemprov, sebanyak 6 terminal telah dielaborasikan dan kualitas
pelayanannya akan terus ditingkatkan secara bertahap.
Di akhir arahannya, Sulpakar meminta seluruh
perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri,
melainkan bergerak dalam satu visi yang padu.
"Berbagai capaian dan rencana ini adalah
ikhtiar bersama untuk membangun sistem transportasi Lampung yang terintegrasi,
modern, berkelanjutan, dan berdaya saing. Mari kita jadikan sektor transportasi
sebagai roda penggerak utama menuju Lampung yang maju, inklusif, terkoneksi, dan
berdaya saing," pungkasnya. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)