- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
- Sekinker Gelowing, Gerakan Bersama untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pencegahan Stunting
- Perubahan APBD Pesisir Barat 2026 Disetujui
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Warga dan Santri Panik Saat Isya!, Gudang MI Ma arif Bumi Restu Ludes Terbakar

PALAS, MFH, – Suasana khusyuk salat Isya di
Desa Bumirestu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, mendadak berubah
menjadi kepanikan. Teriakan “kebakaran”
memecah keheningan saat Api tiba-tiba muncul dan melahap gudang MI Ma’arif di
lingkungan Pondok Pesantren Mus Roudhotus Sholihin, Kamis malam (23/4/2026)
sekitar pukul 19.30 WIB.
Kejadian tersebut berlangsung saat masyarakat
dan para santri tengah melaksanakan sholat Isya berjamaah.
Api pertama kali diketahui muncul dari bangunan
gudang yang digunakan sebagai tempat penyimpanan berkas.
Baca Lainnya :
- 20 Tahun Menabung, Tukang Sayur Keliling Akhirnya Berangkat Haji 20260
- Polres Lamsel Gerebek Rumah Warga di Rajabasa, Diduga Ladang Ganja Dalam Polybag0
- Ketahanan Pangan Digaungkan, Aksesnya Dibiarkan: Petani di Sukaraja Bergerak Sendiri0
- Warga Kalirejo Resah, Uang Rutin Hilang Setiap Minggu Sekali0
- Sepi Pengunjung Usai Diambil Alih Provinsi, TPI Dermaga BOM Lamsel Lesu0
Salah satu pengurus pondok, Zuhad, menjelaskan
bahwa kobaran api diduga berasal dari korsleting listrik. Dalam waktu singkat,
api membesar dan menghanguskan seluruh isi gudang.
“Api tiba-tiba terlihat dari arah gudang saat
kami hendak memulai sholat Isya. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar
Zuhad.
Selain dokumen penting milik MI dan MTs
Ma’arif, sejumlah Al-Qur’an serta bangunan pos satpam yang berada di sekitar
lokasi juga ikut terbakar. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai
Rp50 juta.
Warga sekitar bersama para santri berjibaku
melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan sederhana
seperti ember dan selang air. Upaya cepat tersebut berhasil mencegah api
merambat ke bangunan utama sekolah dan area pondok pesantren yang berdekatan.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung
Selatan tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian dan langsung melakukan
proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Kepala Desa Bumirestu, Sukiman, mengaku sangat
terkejut saat mengetahui kejadian tersebut. Ia langsung berkoordinasi dengan
pihak kecamatan untuk meminta bantuan pemadam kebakaran.
“Saya langsung menghubungi pihak kecamatan agar
mobil damkar segera dikerahkan ke lokasi,” katanya.
Kapolsek Palas, Iptu Suyitno, S.H. bersama
Camat Palas, Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep. turun langsung ke lokasi kejadian tak
lama setelah api berhasil dipadamkan. Keduanya meninjau titik kebakaran serta
memastikan kondisi di sekitar pondok pesantren benar-benar aman dari potensi
api susulan.
Serangkaian kebakaran yang terjadi di Kecamatan
Palas dalam beberapa bulan terakhir menjadi sinyal bahaya bagi warga.
Beruntung tidak ada korban
jiwa. Namun kejadian ini jadi pengingat keras bagi kita semua terutama di musim
kemarau untuk lebih waspada terhadap listrik dan potensi kebakaran di sekitar
kita. [MFH/Jun]











