- Triana Febrianti Tampil Memukau di Final Putri Otonomi Daerah Indonesia
- Wabup Lamtim Azwar Hadi Hadiri Dialog Otonomi Daerah
- Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI 2026
- Wali Kota Metro Perkuat Sinergi Nasional di Rakernas APEKSI 2026
- Bupati Lampung Utara Terima dan Serahkan Sertifikat Lahan Sekolah Rakyat
- Kemensos dan Pemda Lampura Sinkronkan Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III
- Bupati Tanggamus Dorong Transparansi Layanan Bapenda
- Purnama Wulan Sari Mirza Dukung Gerakan Sejuta Vaksin HPV
- Wagub Jihan Pastikan Kesiapan Akademik dan Sosial Peserta Didik
- Harganas ke-33, Pemprov Perkuat Sinergi Bangun Keluarga Tangguh dan Generasi Berkualitas
Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI 2026
Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembangunan Daerah

MEDAN, MFH,-- Wali Kota Metro, H. Bambang Iman
Santoso, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi
Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang digelar di Grand
City Hall, Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026) malam.
Kehadiran Wali Kota Metro bersama para kepala
daerah dari seluruh Indonesia menjadi wujud komitmen memperkuat sinergi
antarpemerintah kota dalam mendukung pembangunan nasional yang inovatif dan
berkelanjutan.
Rakernas XVIII APEKSI secara resmi dibuka oleh
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh
pemerintah kota untuk meninggalkan pola pembangunan yang bersifat konvensional
dan terus menghadirkan inovasi sebagai fondasi utama transformasi daerah.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Metro Perkuat Sinergi Nasional di Rakernas APEKSI 20260
- Sekda Kota Metro Tinjau Pelayanan di Disdukcapil dan MPP0
- Wali Kota Metro Pimpin Upacara HARGANAS ke-330
- Wali Kota Metro Lepas 15 Atlet Airsoftgun Komunitas KDRT ke Kejurnas INASOC II Jakarta0
- Wakil Wali Kota Metro Hadiri Pembukaan Turnamen Tenis Kapolres Cup 20260
Menurut Bima Arya, pemerintah kota memiliki
peran strategis sebagai penggerak pembangunan nasional, melalui peningkatan
kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, serta
optimalisasi kapasitas fiskal daerah.
Ia juga menegaskan bahwa berbagai praktik
terbaik pembangunan telah banyak lahir dari daerah di Indonesia dan layak
menjadi inspirasi bagi pemerintah kota lainnya.
Selain mendorong optimalisasi Pendapatan Asli
Daerah (PAD), Bima Arya mengajak pemerintah daerah memanfaatkan skema pendanaan
alternatif melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) guna
mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sementara itu, selaku tuan rumah, Wali Kota
Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Rakernas XVIII APEKSI harus
menjadi forum yang menghasilkan langkah-langkah konkret bagi kemajuan daerah,
bukan sekadar melahirkan rekomendasi administratif.
Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa
Berdaulat”, Rakernas XVIII APEKSI 2026 menjadi wadah strategis untuk memperkuat
kolaborasi antarpemerintah kota dalam menghadapi berbagai tantangan
pembangunan, mulai dari penguatan ekonomi daerah, transformasi digital,
peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan tata kelola
pemerintahan yang adaptif.
Di sela kegiatan, Wali Kota Metro H. Bambang
Iman Santoso, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Metro dalam
Rakernas XVIII APEKSI, merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring kerja
sama sekaligus menyerap berbagai inovasi pembangunan yang dapat diterapkan di
Kota Metro.
“Forum APEKSI ini menjadi ruang strategis bagi
pemerintah daerah untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta
membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada
masyarakat,” ujar Bambang.
Selain mengikuti agenda utama Rakernas, Wali
Kota Metro juga dijadwalkan menghadiri sejumlah forum strategis yang membahas
transformasi pemerintahan digital, penguatan ketahanan informasi, serta
peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan
di era global.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas XVIII
APEKSI 2026, Pemerintah Kota Metro berharap dapat mengadopsi berbagai praktik
terbaik dari pemerintah kota di seluruh Indonesia sebagai referensi dalam
memperkuat kebijakan pembangunan daerah.
Berbagai hasil dan
rekomendasi yang diperoleh dari forum tersebut, diharapkan mampu mempercepat
transformasi pelayanan publik, meningkatkan efektivitas tata kelola
pemerintahan, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong terwujudnya Kota
Metro sebagai kota yang maju, adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
[MFH/Diskominfo Kota Metro]











3.jpg)