- Pemprov Lampung Dukung Pembinaan Spiritual Pelajar melalui Pesantren Kilat dan Iktikaf
- Kades Sukiman Hadiri Santunan 37 Anak Yatim dan Pembagian Sembako Lansia di Dusun Setia Bakti
- Data Posko H-8: Jumlah Penumpang Penyeberangan Merak–Bakauheni Alami Penurunan
- Yuti Rahmayanti Bersama Kader Gerindra Turun ke Jalan, Bagikan Takjil untuk Warga
- Pererat Silaturahmi, DPC SPRI Lampung Utara Gelar Buka Puasa Bersama Pengurus dan Santri
- Pemprov Lampung Berikan Santunan dan Dukungan Moral bagi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone
- Nur Mahfudz Resmi Menjabat Ketua BAZNAS Lamsel Gantikan Mukhlisin
- Egi Berikan THR 12.014 Pegawai Pemkab Lampung Selatan
- Polres Tanggamus Gelar Gerakan Pangan Murah di Gisting, Warga Antusias Beli Bahan Pokok
- Polres Tanggamus Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026, Siap Amankan Idul Fitri 1447 H
Pemprov Lampung Dukung Pembinaan Spiritual Pelajar melalui Pesantren Kilat dan Iktikaf


BANDAR LAMPUNG, MFH — Gubernur
Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka kegiatan pesantren kilat dan iktikaf
bersama siswa SMA dan SMK se-Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung di Islamic Center Bandar Lampung,
Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti ratusan
pelajar yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperdalam pemahaman agama,
memperkuat karakter, serta menumbuhkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak
usia muda.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Berikan Santunan dan Dukungan Moral bagi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone0
- Dorong Keseimbangan Petani dan Industri, Pemprov Bangun Ekosistem Singkong Berkelanjutan0
- Peringati Nuzulul Quran, Kapolda: Jadikan Al-Quran Pedoman Transformasi Polri yang Profesional0
- Wagub Jihan Apresiasi BSI, Program Lampung Berhaji Perkuat Literasi Keuangan Syariah0
- Korpri Provinsi Lampung Gelar Ramadan Berbagi, Salurkan Bantuan Sembako Bagi ASN Golongan I dan II0
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza
menyampaikan apresiasi kepada Baznas Provinsi Lampung yang terus menghadirkan
program yang tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga
membangun karakter generasi muda.
"Atas nama Pemerintah Provinsi
Lampung, saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Baznas Provinsi
Lampung yang terus menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu
masyarakat secara ekonomi, tetapi juga membangun karakter generasi muda,"
ucap Gubernur.
Gubernur menegaskan, masa depan
suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu,
pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama, termasuk melalui
penguatan nilai-nilai agama dan akhlak.
Menurutnya, kemajuan suatu negeri
tidak semata-mata ditentukan oleh kekayaan alam atau pertumbuhan ekonomi,
melainkan oleh kualitas moral dan karakter generasi mudanya.
"Kalau ingin melihat masa
depan suatu negeri, lihatlah pemuda-pemudanya. Jika pemudanya rajin belajar,
berakhlak baik, dan taat pada nilai-nilai agama, maka negeri itu akan menjadi
negeri yang makmur," ujarnya.
Gubernur Mirza juga menyoroti
tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan
media sosial yang sangat cepat. Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar
330.000 siswa SMA di Provinsi Lampung yang dalam beberapa tahun ke depan akan
menjadi generasi produktif.
Pemerintah, menurut Gubernur, perlu
menyiapkan generasi tersebut agar memiliki arah dan fondasi yang kuat sehingga
mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Kita tidak ingin sumber daya
manusia di Provinsi Lampung menjadi sia-sia karena tidak ada yang mengarahkan.
Cara terbaik untuk menjaga generasi muda adalah dengan menanamkan nilai agama
dan akhlak yang baik," ucap Gubernur.
Ia juga mengingatkan para pelajar
agar terus belajar dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Media sosial,
menurutnya, harus dimanfaatkan untuk menyebarkan hal-hal positif seperti ilmu
pengetahuan, inspirasi, dan kebaikan.
Selain itu, Gubernur berharap para
siswa yang mengikuti kegiatan tersebut kelak menjadi generasi penerus yang
mampu memimpin dan membangun Lampung di masa depan.
“Saya berharap dari ruangan ini
akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Lampung, pengusaha besar, akademisi,
hingga tokoh-tokoh yang membawa kemajuan bagi daerah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas
Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan kegiatan pesantren kilat dan
iktikaf tersebut merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda
sekaligus wujud syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga
menjadi sarana bagi pelajar untuk mempelajari adab dan memperdalam pemahaman
agama, termasuk tata cara beribadah dan etika dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan itu, Baznas
Provinsi Lampung juga menyalurkan santunan kepada 100 siswa SMA dan SMK di Kota
Bandar Lampung. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur
Lampung kepada para penerima manfaat.
Selain itu, Baznas juga mendorong
penguatan program Gerakan Infak Pendidikan di sekolah-sekolah. Melalui program
tersebut, dana infak yang dihimpun dari siswa akan dikembalikan kepada sekolah
untuk membantu pelajar yang membutuhkan.
Ke depan, Baznas berencana
menggelar pertemuan rutin Rohani Islam (Rohis) se-Bandar Lampung di Islamic
Center sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual pelajar.
Melalui kegiatan pesantren
kilat dan iktikaf ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap generasi muda tidak
hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak
dan karakter yang kuat. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan
seiring dengan terciptanya masyarakat Lampung yang religius, berdaya saing, dan
berakhlak mulia. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)