Pemkab Lampung Timur Matangkan Rencana Penanganan Jembatan Kali Pasir–Tanjung Tirto

By redaksi 11 Feb 2026, 13:45:02 WIB Saburai
Pemkab Lampung Timur Matangkan Rencana Penanganan Jembatan Kali Pasir–Tanjung Tirto

WAY BUNGUR, MFH,--  Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Rencana Penanganan serta Pembahasan Permasalahan Jembatan Penghubung Desa Kali Pasir dengan Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung LDII Desa Tanjung Tirto, Selasa (10/02/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dan dihadiri perwakilan TNI Angkatan Darat, Balai Hutan Provinsi Lampung, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji–Sekampung, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Bappeda Provinsi Lampung, Dinas PUPR Provinsi Lampung, serta para kepala OPD dan kabag terkait di lingkungan Pemkab Lampung Timur. Hadir pula Camat Way Bungur, para kepala desa beserta jajaran.

Rakor dimoderatori oleh Plt Kepala Dinas PU Lampung Timur, Primadiatha Ramadheni, yang mengatur jalannya diskusi lintas instansi.

Baca Lainnya :

Perwakilan TNI AD Aprizal, menyampaikan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) merupakan Komandan Satgas Jembatan yang menangani pembangunan jembatan perintis dan jembatan gantung di seluruh Indonesia.

TNI AD telah menyiapkan konstruksi jembatan dengan bentangan 25 meter, 50 meter, 75 meter hingga maksimal 100 meter. Berdasarkan hasil survei di Way Bungur pada 1 Februari lalu, kebutuhan bentangan jembatan mencapai sekitar 100 meter.

TNI AD menyatakan kesiapan membangun jembatan darurat untuk mendukung akses masyarakat selama proses pembangunan jembatan permanen, dengan catatan diperlukan dukungan penuh pemerintah daerah terkait kesiapan lokasi dan kekuatan konstruksi.

Perwakilan Balai Hutan Provinsi Lampung, Agung, menjelaskan bahwa pembangunan di dalam kawasan hutan tetap dimungkinkan, sepanjang seluruh perizinan dipenuhi.

Beberapa persyaratan utama meliputi: Dokumen AMDAL, Peta lokasi minimal skala 1:50.000, Analisis status kawasan dan solusi teknis kehutanan. 

Permohonan perizinan disampaikan kepada Gubernur Lampung, dengan rekomendasi teknis dari Dinas Kehutanan Provinsi atau dari Pemkab Lampung Timur.

Kepala BBWS Mesuji–Sekampung, Suhendro, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan survei kondisi banjir, tanggul, serta desain teknis. Namun, beberapa tanggul berada di kawasan hutan lindung sehingga tidak dapat langsung dikerjakan tanpa izin.

Sementara itu, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung menegaskan bahwa untuk luasan kawasan di bawah 5 hektare, proses perizinan dapat langsung diajukan kepada Gubernur Lampung. Jembatan Kali Pasir masuk dalam kategori tersebut.

Kepala Bappeda Provinsi Lampung menyampaikan bahwa Gubernur Lampung memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jembatan Kali Pasir. Pemerintah hadir untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga kajian teknis akan dilakukan secara menyeluruh bersama BPJN.

Perwakilan Dinas PU Provinsi Lampung menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun desain jembatan Kali Pasir, dengan estimasi rampung dalam dua bulan. Desain memerlukan ketelitian ekstra karena kondisi sungai yang dipengaruhi pasang surut menyerupai air laut.

Dalam arahannya, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memastikan seluruh harapan dan masukan masyarakat benar-benar diimplementasikan.

“Ini bukan soal janji. Semua masukan masyarakat sudah dicatat dan akan kita laksanakan secara bertahap,” tegas Bupati.

Bupati menyampaikan langkah konkret yang akan segera dilakukan, yakni:

Pembangunan Jembatan Merah Putih (jembatan gantung) sebagai solusi sementara.

Pembangunan jembatan permanen melalui BPJN Kementerian PUPR, yang saat ini telah masuk tahap perencanaan dan studi kelayakan (FS).

Penambahan armada perahu penyeberangan yang lebih aman, lengkap dengan pelampung keselamatan. Dalam waktu satu minggu, tambahan perahu akan dikirim untuk mendukung aktivitas warga.

Bupati juga mengapresiasi peran Polres Lampung Timur yang telah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penyeberangan yang aman dengan penggunaan pelampung.

Dengan sinergi pemerintah pusat, provinsi, daerah, serta TNI, Pemkab Lampung Timur optimistis akses penghubung Kali Pasir–Tanjung Tirto dapat segera terwujud secara aman dan berkelanjutan, demi mendukung aktivitas dan kesejahteraan masyarakat Way Bungur. [MFH/Komdigi Lamtim]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment