- Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim
- Perkuat Sinergi, Kapolres Terima Audensi DPC SPRI Lampung Utara
- Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp 70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam
- Gubernur Lampung Tekankan Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama
- Jalan Rusak Tanggamus Capai 521 Km, PUPR Ungkap Kebutuhan Anggaran Rp1,56 Triliun
- Polsek Pulau Panggung Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Batu Tegi
- Kasat Reskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penanganan Kasus Konten Kreator RH
- Bunda Literasi Lampung Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi
Dorong Perlindungan Anak hingga Kepastian Hukum Tanah Wakaf

SUKADANA, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk menghadirkan
pelayanan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Mulai dari membantu
kepastian hukum perkawinan, mempercepat sertifikasi tanah wakaf dan rumah
ibadah, hingga memperkuat peran penyuluh agama dalam mencegah kekerasan
terhadap anak.
Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Lampung
Timur, Ela Siti Nuryamah, menghadiri resepsi Hari Santri yang dirangkaikan
dengan silaturahmi dan dialog interaktif bersama jajaran Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Lampung Timur, Jumat (23/10/2026), di Aula Kemenag Lampung
Timur.
Kehadiran Bupati disambut Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Dr. H. Rohkhman, S.Ag., M.Si.,
beserta jajaran, dan didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag
Kesra) Setdakab Lampung Timur.
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim0
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik0
- Bupati Ela: 227 Ponpes Berperan Penting Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak0
- Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah0
- Cegah Gangguan Sosial, Pemkab dan Forkopimda Sepakati Pembatasan Waktu Hiburan0
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang
silaturahmi dalam momentum Hari Santri, tetapi juga ruang untuk membahas
langkah konkret yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu perhatian yang dibahas adalah
fasilitasi isbat nikah bagi masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas
perkawinannya. Upaya ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh pengakuan
hukum atas perkawinan sehingga dapat mengakses berbagai layanan administrasi
dan memenuhi hak-hak keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Pemkab Lampung Timur mendorong percepatan
sertifikasi tanah wakaf dan tanah yang digunakan untuk kepentingan rumah
ibadah. Langkah ini mencakup berbagai tempat ibadah, seperti masjid, musala,
gereja, pura, vihara, dan rumah ibadah lainnya.
Kepastian hukum atas tanah menjadi hal penting
untuk melindungi aset keagamaan, mencegah potensi sengketa, serta memastikan
tanah tersebut dapat dimanfaatkan secara aman dan berkelanjutan bagi
kepentingan umat.
Kolaborasi Pemkab Lampung Timur dan Kemenag
juga diarahkan pada penguatan peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi,
pendampingan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan
kekerasan terhadap anak dan kekerasan seksual.
Penyuluh agama memiliki posisi strategis karena
berinteraksi langsung dengan masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas dan
koordinasi lintas sektor, mereka diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali
tanda-tanda kekerasan, memahami langkah pelaporan, serta mengarahkan korban
untuk memperoleh pendampingan dan perlindungan dari pihak yang berwenang.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam
membangun lingkungan yang aman, meningkatkan kepedulian terhadap kelompok
rentan, dan mendorong masyarakat agar tidak mengabaikan berbagai bentuk
kekerasan.
Melalui dialog tersebut, Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur berharap sinergi bersama Kementerian Agama, penyuluh agama, tokoh
lintas agama, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat.
Kerukunan umat beragama tidak hanya dijaga
melalui sikap saling menghormati, tetapi juga melalui kerja sama nyata dalam
menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada
masyarakat.
Semangat Hari Santri menjadi pengingat bahwa
nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong dapat menjadi kekuatan
untuk menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Dengan kolaborasi yang
berkelanjutan, Pemkab Lampung Timur berkomitmen mendorong pembangunan yang
inklusif, memperkuat perlindungan masyarakat, serta mewujudkan Lampung Timur
yang rukun, harmonis, dan sejahtera. [MFH/Komdigi Lamtim]











