- Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim
- Perkuat Sinergi, Kapolres Terima Audensi DPC SPRI Lampung Utara
- Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp 70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam
- Gubernur Lampung Tekankan Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama
- Jalan Rusak Tanggamus Capai 521 Km, PUPR Ungkap Kebutuhan Anggaran Rp1,56 Triliun
- Polsek Pulau Panggung Bersama Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Batu Tegi
- Kasat Reskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penanganan Kasus Konten Kreator RH
- Bunda Literasi Lampung Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya melalui Pameran Kayu Ara
- Pemprov Perkuat Pemberdayaan Masyarakat untuk Percepat Kemajuan Desa
Gubernur Lampung Tekankan Pembangunan SDM Harus Diimbangi Penguatan Agama

PRINGSEWU, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus
berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai agama. Menurut Gubernur,
pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi perlu ditopang oleh kehidupan
beragama yang baik agar kemajuan daerah turut membentuk masyarakat dan pemimpin
yang berakhlak.
"Percuma kita membangun SDM,
infrastruktur, dan pembangunan lain-lain apabila agama ditinggalkan. Kami
berharap, selain membangun berbagai sektor, kita juga membangun agama,"
ujar Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan Pringsewu Bershalawat di Lapangan
Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat (23/10/2026) malam.
Gubernur Mirza mengatakan, penguatan kehidupan
beragama merupakan bagian penting dari upaya membangun masa depan Kabupaten
Pringsewu dan Provinsi Lampung. Ia meyakini, nilai-nilai agama yang tertanam
dengan baik dapat mendukung kehidupan masyarakat, memperkuat karakter
kepemimpinan, serta mendorong kemajuan ekonomi.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Hari Santri 20260
- Umi Laila Buka Peringati Hari Pangan se-Dunia 20260
- Sambut Hari Santri 2026, Pemkab Gelar Istighotsah di Komplek Makam KH. Ghalib0
- Wakil Bupati Pringsewu Minta Orang Tua Apresiasi Setiap Usaha Anak0
- Pemkab dan DPRD Pringsewu Sahkan 4 Peraturan Daerah0
Menurut Gubernur, pembangunan tidak cukup hanya
berorientasi pada aspek fisik. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa
peningkatan kualitas SDM berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan
moral masyarakat.
Ia berharap, Pringsewu dapat terus melahirkan
generasi unggul yang memiliki pengetahuan, akhlak, dan kepedulian terhadap
pembangunan daerah. "Kami doakan semoga SDM-SDM ke depan di Provinsi
Lampung ini akan banyak berasal dari Pringsewu," katanya.
Gubernur Mirza juga menyoroti peran santri
dalam kehidupan pemerintahan di Lampung. Ia menyebut sejumlah pejabat daerah
memiliki latar belakang pendidikan pesantren, termasuk Wakil Gubernur Lampung,
Ketua DPRD Provinsi Lampung, dan Bupati Pringsewu.
Menurut Gubernur, nilai-nilai yang dipelajari
di pesantren diharapkan dapat tercermin dalam kepemimpinan yang mengutamakan
kedamaian, ketenteraman, dan kerukunan. Ia pun mengajak masyarakat menjaga
persatuan agar Lampung tetap menjadi daerah yang aman dan harmonis.
Kegiatan Pringsewu Bershalawat digelar sebagai
bagian dari puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Pringsewu.
Acara tersebut menghadirkan ulama sekaligus pelantun selawat, Habib Syech bin
Abdul Qodir Assegaf, serta dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan
sejumlah pejabat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza
menjelaskan bahwa kehadiran Habib Syech di Pringsewu diharapkan dapat
memberikan semangat kepada para santri, khususnya dalam momentum Hari Santri.
Ia menyebut Pringsewu sebagai salah satu daerah di Lampung yang dikenal
memiliki masyarakat religius dan banyak santri.
Selain menekankan pembangunan SDM, Gubernut
Mirza juga menyinggung komitmen pemerintah untuk melanjutkan perbaikan
infrastruktur jalan. Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus
melakukan perbaikan jalan di wilayah provinsi, termasuk melalui kerja sama
dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto
Pamungkas mengatakan, peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk mengenang
kontribusi ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan
Indonesia. Ia mengingatkan kembali Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim
Asy’ari pada 22 Oktober 1945 sebagai bagian penting dari sejarah perjuangan
bangsa.
Riyanto juga menyoroti tema Hari Santri 2026,
yakni "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Menurut dia,
para santri dan santriwati saat ini merupakan bagian dari generasi yang
berpotensi mengambil peran penting dalam kepemimpinan Indonesia pada 2045,
ketika negara memasuki satu abad kemerdekaan.
Ia menekankan pentingnya peran guru, ustaz,
ustazah, dan pendidik dalam membentuk generasi masa depan. Pendidikan, menurut
dia, tidak hanya berperan dalam mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan
nilai-nilai yang dapat membentuk karakter dan kepemimpinan.
Melalui kegiatan Pringsewu
Bershalawat, pemerintah berharap semangat keagamaan, persaudaraan, dan
kebersamaan masyarakat semakin kuat. Sejalan dengan itu, penguatan pendidikan
karakter serta perbaikan infrastruktur jalan diharapkan dapat mendukung peningkatan
kualitas SDM, memperlancar mobilitas warga, dan mendorong pemerataan
pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Lampung. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]










