- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan bagi Lansia Penyandang Disabilitas
- Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur
- Ni Ketut Dewi Nadi Dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDBI Lampung Tengah 2026–2030
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Sosialisasikan Penerimaan Siswa Baru
- Bupati Lampura Sampaikan Pendapat Akhir Laporan Pertanggungjawaban
- Ketua TP PKK Lambar Tegaskan Semangat Emansipasi dan Perkuat 10 Program Pokok PKK
- Pemkab Gelar Rapat Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji dan Sambut Idul Adha 1447 Hijriah
- Pelantikan Pengurus PDBI Lampung, Momentum Cetak Atlet Berprestasi dan Generasi Disiplin
Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Timur membuka ruang lebih luas bagi masyarakat, khususnya penyandang
disabilitas, untuk menyampaikan aspirasi pembangunan melalui Musyawarah
Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Inklusif Disabilitas. Kegiatan ini digelar
di Lapangan Merdeka, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kamis
(23/4/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur.
Sebanyak 120 penyandang disabilitas dari
berbagai kecamatan hadir langsung dalam forum tersebut untuk menyampaikan
gagasan, kebutuhan, serta harapan mereka terhadap pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur,
Rustam Effendi, mengatakan bahwa Musrenbang inklusif menjadi langkah penting
agar pembangunan daerah benar-benar melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa
terkecuali.
Baca Lainnya :
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur 0
- Bupati Ela Buka Lokalatih Perlindungan Pekerja Migran Perempuan0
- Tiga Desa di Lamtim Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Perkuat Pembangunan Berbasis Data0
- DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-27 Lampung Timur0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Kukuhkan Prabu Lamtim, siap Angkat Lada Lokal0
“Musrenbang inklusif ini memiliki makna yang
sangat penting karena merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan
tanpa meninggalkan satu kelompok masyarakat, termasuk saudara-saudara kita
penyandang disabilitas,” ujar Rustam.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya
berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus memastikan adanya
kesetaraan akses, kesempatan, dan partisipasi bagi semua warga.
“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur,
tetapi juga tentang kesetaraan akses, kesempatan, dan partisipasi bagi semua,”
tegasnya.
Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam
pernyataannya menyampaikan bahwa Musrenbang Inklusif Disabilitas merupakan
bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan suara masyarakat, termasuk
kelompok rentan, menjadi bagian dari perencanaan pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen
untuk terus menghadirkan pembangunan yang ramah disabilitas. Kami ingin
memastikan bahwa setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,
berdaya, dan terlibat dalam pembangunan daerah,” ujar Bupati Ela.
Ia juga menegaskan bahwa penyandang disabilitas
memiliki potensi besar yang harus diberi ruang dan dukungan.
“Penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang
harus dipinggirkan. Mereka memiliki potensi, kreativitas, dan kemampuan yang
luar biasa. Tugas pemerintah adalah memastikan mereka mendapatkan akses,
kesempatan, dan dukungan yang setara,” tambahnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga digelar
*Eco Fest Disabilitas*, yang menjadi ruang bagi para penyandang disabilitas
untuk menampilkan kreativitas dan karya mereka.
Rustam Effendi mengatakan kegiatan tersebut
menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan
berkontribusi bagi daerah.
“Eco Fest Disabilitas yang kita selenggarakan
hari ini menjadi ruang ekspresi kreativitas dan pemberdayaan. Ini adalah bukti
bahwa keterbatasan bukanlah hambatan untuk berkarya, berkontribusi, dan menjadi
bagian penting dalam pembangunan daerah,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah,
pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam
membangun daerah yang inklusif.
“Saya mengajak seluruh perangkat daerah, para
pemangku kepentingan, dan masyarakat luas untuk terus memperkuat sinergi dan
berkolaborasi. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata dalam
membangun Lampung Timur yang lebih ramah disabilitas, berdaya saing, dan
sejahtera,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, pemerintah daerah berharap
forum Musrenbang inklusif ini dapat menghasilkan berbagai masukan konstruktif
dari masyarakat yang nantinya menjadi dasar dalam penyusunan program
pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh warga
Lampung Timur. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)