- Mad Hasnurin Hadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Warga Pujakesuma Lampung Barat
- Komunitas Biker dan Pemerintah Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung
- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
Komunitas Biker dan Pemerintah Bersinergi, Gubernur Ungkap Penguatan Ekonomi Lampung


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Jabat Tangan Ride bertema GASPOOL (Gerak
Anak Muda dan Sinergi Pembangunan Lampung) yang diselenggarakan oleh komunitas
biker di Cafe Bun Kopi PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (12/04/2026).
Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi
kegiatan yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat
kebersamaan antarpecinta otomotif tersebut.
Baca Lainnya :
- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum0
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu0
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah0
- Indeks Pembangunan Statistik Naik, Diskominfotik Fokus Perkuat Tata Kelola Jelang EPSS 20260
- Rotasi Jabatan di Pemprov Lampung, Perkuat Sektor Energi dan Sumber Daya Air0
Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan
berbagai dinamika pembangunan di Provinsi Lampung, Ia menjelaskan bahwa
pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada tahun 2025 ditopang oleh sektor
pertanian, khususnya komoditas padi, pjagung, dan singkong. Kenaikan harga
komoditas tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,
terutama di wilayah pedesaan.
“Ketika harga komoditas seperti padi, jagung,
dan singkong meningkat, maka pendapatan masyarakat ikut meningkat. Hal ini yang
terjadi pada tahun 2025,” ujar Gubernur.
Sebagai indikator peningkatan daya beli
masyarakat, Gubernur mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada penjualan
kendaraan bermotor di Provinsi Lampung, terutama di wilayah kabupaten.
“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa daya beli
masyarakat meningkat dan ekonomi daerah tumbuh,” tambahnya.
Gubernur optimis tren pertumbuhan ekonomi
tersebut akan berlanjut pada tahun 2026, selama harga komoditas pertanian dan
pangan tetap stabil atau meningkat.
Ia juga menegaskan bahwa arah kebijakan
pembangunan saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi desa sebagai fondasi
utama pertumbuhan.
“Pertumbuhan saat ini lebih terasa di desa. Ke
depan, setelah desa kuat, pertumbuhan akan merambat ke wilayah perkotaan,”
jelasnya.
Selain itu, Gubernur juga menyinggung kebijakan
pemutihan pajak kendaraan yang dilaksanakan pada tahun 2025. Kebijakan tersebut
tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap
peningkatan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan infrastruktur.
“Hasil program pemutihan pajak tahun 2025 akan
digunakan untuk perbaikan jalan pada tahun 2026,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa
perbaikan infrastruktur tidak dapat ditunda karena memiliki peran penting dalam
mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dengan infrastruktur yang baik diharapkan akan
meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada
peningkatan pendapatan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. [MFH/Dinas
Kominfotik Provinsi Lampung]










3.jpg)