- Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Mambo Jajaki Kerjasama dengan Media Faktual Hukum
- Pemprov Lampung Lakukan Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Jabung-SP Labuhan Maringgai
- Waspadai El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi Mitigasi Terpadu
- Polda Lampung Bongkar Sindikat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni
- Pemprov dan KLH Perkuat Sinergi, Wujudkan Langkah Reformasi Pengelolaan Sampah
- Rapat Paripurna DPRD Pesawaran Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025
- Bupati Lamtim Ela Siti Nuryamah Tinjau Sekuntum Herbal Farm
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Halal Bihalal Pangdam, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat
- Pemkab Lampung Tengah Dalami Program Vaksinasi HPV Nasional
Kemensos Alihkan Pengelolaan TMP ke Kemenhan, 217 Lokasi Masuk Tahap Transisi

JAKARTA, MFH,-- Kementerian Sosial dan
Kementerian Pertahanan resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait
pengalihan pengelolaan Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional dan Makam Pahlawan
Nasional di berbagai daerah.
Kesepakatan ini menjadi tindak lanjut arahan
Presiden Prabowo Subianto untuk mengoptimalkan pengelolaan situs-situs
kepahlawanan di seluruh Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan,
pengalihan ini mencakup sekitar 217 titik TMP dan makam pahlawan nasional,
termasuk Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Baca Lainnya :
- Truk Muatan Pasir Terguling di Tanjakan Kalirejo, Sopir Akui Belum Kuasai Medan0
- Bupati Egi Ingatkan Adaptasi di Era AI: Inspirasi Tak Bisa Digantikan Teknologi0
- Wagub Jihan Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lamtim0
- Pemkot Metro Berduka, Walikota Salatkan Jenazah Bunga Rosana, Hafizah 30 juz0
- Aksi Jumat Berkah Wali Kota Metro, Peduli Pasukan Orange dengan Nasi Kotak Gratis0
“Ini dalam rangka menindaklanjuti arahan
Presiden untuk optimalisasi pengelolaan TMP Nasional dan makam pahlawan di
berbagai daerah,” kata Gus Ipul.
Kemenhan Mulai Ambil Alih Operasional, Sejak
April 2026, pengelolaan operasional di lapangan mulai dipimpin oleh Kementerian
Pertahanan melalui jajaran yang ditunjuk.
Namun demikian, proses transisi tidak dilakukan
secara instan. Kemensos masih akan memberikan dukungan, terutama dalam aspek
administrasi, sumber daya manusia, dan pembiayaan operasional.
“Selama masa transisi kami tetap mendukung,
termasuk SDM yang selama ini mengelola TMP,” ujarnya.
Secara administratif, masa transisi ditargetkan
berlangsung hingga akhir 2026, sebelum pengelolaan sepenuhnya dialihkan ke
Kemenhan pada tahun berikutnya.
Alasan Pengalihan, Gus Ipul mengakui,
keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama
pengalihan pengelolaan TMP dari Kemensos ke Kemenhan.
“Anggaran kami terbatas dan SDM juga tidak
cukup untuk mengelola seluruh TMP secara optimal,” katanya.
Dengan pengalihan ini, pemerintah berharap
pengelolaan tidak hanya berfokus pada pemeliharaan fisik, tetapi juga penguatan
nilai-nilai kepahlawanan.
Penguatan Edukasi Kebangsaan, Menurut Gus Ipul,
TMP memiliki peran strategis sebagai ruang edukasi kebangsaan, terutama bagi
generasi muda.
Di dalamnya terkandung nilai perjuangan,
nasionalisme, dan cinta tanah air yang perlu terus dihidupkan.
“TMP bukan hanya soal taman, tapi juga
nilai-nilai perjuangan yang harus menjadi inspirasi,” ujarnya.
Harapan ke Depan, Pemerintah menilai
Kementerian Pertahanan memiliki kapasitas yang lebih kuat untuk mengelola TMP
secara komprehensif, baik dari sisi sumber daya maupun pendekatan kebangsaan.
Dengan pengalihan ini, diharapkan pengelolaan
TMP ke depan lebih optimal dan mampu memperkuat karakter kebangsaan masyarakat.
“Ini bukan sekadar pengelolaan fisik, tetapi
bagaimana nilai kepahlawanan bisa dihidupkan,” kata Gus Ipul. [MFH/**]











3.jpg)