- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
- Sekinker Gelowing, Gerakan Bersama untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pencegahan Stunting
- Perubahan APBD Pesisir Barat 2026 Disetujui
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Truk Muatan Pasir Terguling di Tanjakan Kalirejo, Sopir Akui Belum Kuasai Medan

PALAS, MFH,– Kecelakaan lalu lintas terjadi
pada Sabtu, 14 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB di tanjakan Desa Kalirejo,
Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.
Sebuah mobil dump truck bermuatan pasir dari
Lampung Timur yang hendak dikirim ke Desa Bumidaya terguling saat melintas di
lokasi tersebut.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Gufron,
warga Bandar Negeri, Lampung Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan diduga
terjadi karena pengemudi belum menguasai kondisi medan jalan.
Baca Lainnya :
- Bupati Egi Ingatkan Adaptasi di Era AI: Inspirasi Tak Bisa Digantikan Teknologi0
- OJK Imbau Waspada Investasi Ilegal, Bupati Egi: Jangan Terbuai Untung Instan0
- Pemkab Lampung Selatan Catat Realisasi Pendapatan 97 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi0
- Camat Palas Ns. Rosalina dan Kades Sukiman Kompak Wujudkan Program Desa HELAU di Bumirestu0
- Respons Cepat Damkar Lampung Selatan Tangani Tumpahan Solar di Jalintim0
Saat ditemui awak media di lokasi kejadian, pengemudi
truk, Gufron, mengaku baru pertama kali melintasi jalur tersebut dan belum
menguasai medan.
“Saya baru pertama kali melintas di daerah ini
dan belum menguasai medan,” ungkapnya.
Saat melintasi tanjakan, kendaraan tidak
menggunakan gigi rendah (gigi satu), melainkan tetap menggunakan gigi tiga,
sehingga tenaga mesin tidak cukup kuat untuk menanjak. Akibatnya, truk
kehilangan tenaga, mundur, lalu terguling di badan jalan.
Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan
lain di belakang truk, sehingga tidak menimbulkan kecelakaan beruntun.
Namun, insiden ini sempat menyebabkan kemacetan
arus lalu lintas karena posisi kendaraan melintang di jalan serta muatan pasir
yang tumpah.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban
jiwa maupun luka-luka. Meski demikian, kendaraan mengalami kerusakan akibat
terguling.
Salah seorang saksi mata, Agus, warga setempat,
mengaku sempat terkejut saat mendengar suara dentuman keras dari lokasi
kejadian.
“Saya kaget dengar suara keras seperti ban
meledak. Pas saya lihat, ternyata truk pasir sudah terguling,” ujarnya.
Proses evakuasi kendaraan dilakukan secara
gotong royong dengan bantuan mobil-mobil lain serta rekan-rekan sesama sopir
dump truck dan warga sekitar yang melintas.
Setelah beberapa waktu, kendaraan berhasil
diberdirikan dan dipinggirkan, sehingga arus lalu lintas kembali normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para
pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan berat, agar lebih berhati-hati dan
memahami kondisi medan jalan, terutama di jalur rawan seperti tanjakan Desa
Kalirejo. [MFH/Jun]











