- Kadis Kominfotiksan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Digital untuk Cegah Judol dan Konten Negatif
- Bupati Pringsewu Ajak GOW Ikut Andil Wujudkan Penguatan Ekonomi Keluarga
- Audiensi dengan Kanwil DJPB Lampung, Bupati Dorong Hilirisasi Kopi dan Peningkatan DAU-DAK
- Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Sekda Terima Audiensi Forum Silaturahmi
- Bupati Dedi Irawan Mulai Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
- Pemprov Lampung Tekankan Profesionalisme dan Keteladanan bagi Pejabat Administrator
- Hujan Bantu Padamkan Karhutla di Way Kambas, Pemprov Lanjutkan Pemantauan
- Gubernur Mirza Dorong Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
- Bupati Tanggamus Tinjau SDN 3 Kedaloman, Puskesmas Talang Padang dan SPPG Pariaman
- Razia Gabungan Operasi Patuh 2026 di Jalinbar Way Lalaan
Gubernur Mirza Dorong Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

LAMPUNG UTARA, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal mendorong Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten
Lampung Utara, menjadi desa wisata budaya yang tidak hanya melestarikan adat
dan tradisi, tetapi juga menghidupkan kembali falsafah leluhur, memperkuat
kerukunan masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat
melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Berbudaya Lampung di Desa Mulang Maya,
Kamis (29/10/2026). Pemerintah Provinsi Lampung berharap pengembangan desa
budaya ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memadukan pelestarian
warisan leluhur dengan pembangunan ekonomi masyarakat.
Kedatangan Gubernur beserta rombongan disambut
meriah melalui prosesi adat Lampung. Para Tuho-tuho Rajo mengalungkan selikkep
dan kikat sebagai bentuk penghormatan kepada Gubernur. Penyambutan dilanjutkan
dengan prosesi Merwatin, yaitu pertemuan tokoh adat untuk menyampaikan ucapan
selamat datang sekaligus mendengarkan arahan Gubernur.
Baca Lainnya :
- Perkuat Sinergi, Kapolres Terima Audensi DPC SPRI Lampung Utara 0
- Tangani Sengketa Pertanahan Bupati Koordinasi dengan Kanwil BPN Lampung0
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri0
- Buka Gladian Pramuka Lampura, Bupati Tekankan Pentingnya Jiwa Kepemimpinan 0
- Bupati Hamartoni Hadiri Pelantikan Fokal IMM Sekaligus Peluncuran Buku0
Dalam prosesi tersebut, Gubernur juga dipanggo
atau diarak menggunakan tandu adat sejauh kurang lebih 50 meter, mulai dari depan
Masjid Nurul Iman menuju Sessat Abung Tinggi Mulang Maya.
Setibanya di depan Lawang Kurei, Gubernur
memasuki sessat dan duduk di dalam Kuto Rajo bersama Bupati dan Wakil Bupati
Lampung Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh
adat setempat, termasuk Suttan Ratu Sangdiwo Tuho, Tuan Yang Besar Raja yang
Sakti.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyerahkan
Surat Keputusan (SK) Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Abung Tinggi Mulang
Maya. Penyerahan ini menjadi langkah untuk memperkuat kelembagaan masyarakat
dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata desa secara terarah dan
berkelanjutan. Kegiatan juga diisi dengan penyerahan piagam penghargaan dari
unsur pengurus adat dan Gubernur Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan
bahwa Desa Mulang Maya memiliki kekuatan besar untuk dikembangkan sebagai desa
wisata budaya karena didukung kekayaan adat, potensi alam, kreativitas
masyarakat, generasi muda, serta perjalanan sejarah yang panjang.
“Terima kasih, ini adalah kunjungan kerja saya
terhadap desa budaya, desa wisata budaya yang sudah kami SK-kan. Alhamdulillah,
insya Allah akan menjadi desa budaya kebanggaan masyarakat Provinsi Lampung,”
ujar Gubernur Mirza.
Menurut Gubernur, pembangunan daerah tidak
cukup hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, gedung, sekolah, dan
fasilitas umum. Pembangunan juga harus memastikan masyarakat memiliki kehidupan
yang baik, merasa nyaman di lingkungannya, serta mampu menjaga nilai-nilai
luhur yang diwariskan oleh generasi terdahulu.
Ia menjelaskan, salah satu kekuatan Lampung
terletak pada kemampuan masyarakatnya hidup berdampingan di tengah keberagaman
suku, budaya, dan latar belakang. Kerukunan tersebut menjadi modal penting yang
turut mendukung perkembangan Lampung sebagai daerah pertanian, perdagangan, dan
tujuan kunjungan wisata.
Gubernur menilai falsafah hidup masyarakat
Lampung, termasuk Piil Pesenggiri, memiliki peran penting dalam membentuk
karakter yang menjunjung tinggi kehormatan, menjaga martabat keluarga, saling menghormati,
serta membantu sesama.
Nilai-nilai tersebut tercermin dalam semangat
gotong royong, kepedulian terhadap tetangga, dan kebiasaan masyarakat saling
membantu dalam berbagai kegiatan sosial maupun adat.
“Yang ingin kita kembangkan dari desa budaya
bukan sekadar simbol budaya atau bangunan fisik. Kita ingin menghidupkan
kembali falsafah dan nilai-nilai kehidupan masyarakat Lampung, bagaimana
masyarakatnya saling menghormati, menjaga martabat, bergotong royong, dan hidup
berdampingan dengan damai,” ungkap Gubernur.
Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi,
media sosial, dan perubahan gaya hidup dapat memengaruhi karakter generasi
muda. Karena itu, pelestarian budaya perlu dilakukan melalui kehidupan
sehari-hari, pendidikan keluarga, kegiatan adat, kesenian, dan keterlibatan
aktif anak-anak muda.
Melalui desa budaya, nilai-nilai luhur tersebut
diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan sejarah, tetapi tetap
dipraktikkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Gubernur Mirza menjelaskan, pengembangan desa
wisata budaya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung untuk
menemukan dan memperkuat desa-desa yang memiliki kekayaan adat serta nilai
kehidupan masyarakat yang patut dilestarikan.
Ia menyampaikan bahwa pada 2025 pemerintah melakukan
penilaian terhadap potensi desa di Lampung untuk menentukan desa-desa yang
dapat dikembangkan sebagai percontohan.
Pengembangan tersebut dilakukan secara bertahap
dan terarah, dengan fokus pada desa yang memiliki kekuatan budaya dan komitmen
masyarakat untuk menjaga warisan leluhur.
Mulang Maya diharapkan menjadi salah satu
contoh bagaimana adat dan budaya dapat menjadi fondasi pembangunan desa, bukan
hanya melalui pelestarian bangunan atau pelaksanaan upacara adat, melainkan
juga melalui penguatan karakter masyarakat.
Untuk mendukung upaya tersebut, Gubernur
menyampaikan komitmen dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap
pengembangan desa budaya, termasuk melalui program dan kegiatan pembangunan
sesuai ketentuan yang berlaku.
Dukungan itu diharapkan dapat diarahkan untuk
memperkuat kebutuhan pengembangan desa, dengan tetap menempatkan pelestarian
nilai-nilai budaya dan pemberdayaan masyarakat sebagai tujuan utama.
Gubernur juga mendorong agar potensi budaya
Mulang Maya dikembangkan secara lebih luas melalui penguatan kesenian
tradisional, kegiatan adat, serta pengembangan kembali komoditas perkebunan
yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat, seperti lada dan kopi.
Menurutnya, pengembangan potensi tersebut perlu
melibatkan perangkat daerah terkait di tingkat provinsi dan kabupaten agar
pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal.
Dengan demikian, desa wisata budaya tidak hanya
menjadi tempat untuk menyaksikan tradisi, tetapi juga ruang bagi masyarakat
untuk mengembangkan usaha, memperkenalkan produk lokal, dan memperoleh manfaat
ekonomi dari kegiatan pariwisata.
Gubernur Mirza juga menyoroti besarnya peluang
pengembangan wisata budaya di Lampung. Selama ini, wisatawan yang berkunjung ke
Lampung banyak mengenal potensi alam dan wisata baharinya. Padahal, kekayaan
adat, kesenian, arsitektur tradisional, kuliner, serta kehidupan masyarakat
juga memiliki daya tarik yang dapat memperpanjang waktu kunjungan wisatawan.
Ia berharap desa wisata budaya dapat menghadirkan
pengalaman yang lebih mendalam bagi pengunjung, yakni mengenal tradisi,
memahami falsafah hidup masyarakat, menikmati kesenian, serta merasakan
keramahan warga setempat.
Menurutnya, keramahan dalam menerima tamu,
semangat gotong royong, dan kemampuan masyarakat menjaga kerukunan merupakan
bagian dari identitas Lampung yang perlu ditampilkan kepada wisatawan.
Gubernur juga mendorong agar agenda wisata
budaya di Mulang Maya dapat dikembangkan menjadi agenda pariwisata tingkat
provinsi mulai 2027. Dengan promosi dan persiapan yang baik, kegiatan tersebut
diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memperkenalkan
budaya Lampung kepada masyarakat luas.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, akan
terus mendorong penguatan desa melalui promosi, peningkatan kapasitas
masyarakat, dan pengembangan potensi lokal. Desa-desa yang menjadi percontohan
diharapkan dapat menginspirasi wilayah lain untuk mengembangkan kekayaan budaya
masing-masing.
“Tujuan kita bukan hanya menjaga tradisi,
tetapi juga menjaga generasi penerus agar tetap tumbuh dengan falsafah dan
nilai-nilai kehidupan masyarakat Lampung,” pesan Mirza.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara
menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Lampung ke Desa Mulang Maya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap perhatian Pemerintah Provinsi dapat
memperkuat pengembangan desa wisata budaya melalui peningkatan infrastruktur,
penataan kawasan, dan pemberdayaan masyarakat.
Bupati juga berharap sinergi program
pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten, termasuk melalui program
Desaku Maju, dapat mendukung perkembangan desa wisata budaya dan desa-desa
penyangga di sekitarnya.
Pengembangan desa budaya dinilai perlu
dilakukan secara berkelanjutan agar kekayaan adat tidak hanya terpelihara, tetapi
juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan pariwisata, usaha
kreatif, dan pemasaran produk lokal.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan adat dan
sambutan, Gubernur Mirza didampingi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara,
jajaran Forkopimda, serta tokoh dan penyeimbang adat Mulang Maya meninjau
sentra UMKM Desa Wisata Berbudaya Lampung di Desa Mulang Maya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya
melihat langsung potensi usaha masyarakat yang dapat dikembangkan untuk
mendukung aktivitas wisata. Produk lokal diharapkan semakin dikenal, memiliki
nilai tambah, dan mampu membuka peluang usaha bagi warga.
Melalui pengembangan Desa Wisata Berbudaya
Lampung di Mulang Maya, Pemerintah Provinsi Lampung berharap pelestarian adat,
penguatan karakter generasi muda, pengembangan pariwisata, dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.
Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi
aktif masyarakat adat, Mulang Maya diharapkan tumbuh menjadi desa wisata budaya
yang membanggakan, sekaligus menjadi contoh bahwa kemajuan daerah dapat
dibangun dengan tetap menjaga identitas, nilai luhur, dan kearifan lokal.
[MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










