- Gubernur Mirza Bersama Wagub Jihan Lepas Keberangkatan Calhaj Kloter 7 Asal Bandar Lampung
- Gubernur Hadiri Silaturahmi Masyarakat Perantau Sumbagsel di Palembang
- KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset
- Ribuan Masyarakat Padati Penutupan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam
- Wali Kota Metro Serap Inspirasi di Ajang Nasional, Intip Daerah-Daerah Terbaik 2026
- Polsek Palas Perkuat Sinergi dengan Warga, Sabuk Kamtibmas Jaga Kondusifitas
- Empat Pasang Capaskibraka Kota Metro Siap Berlaga di Seleksi Provinsi Lampung
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Forum Akselerator Negeri dan Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026
- Pengurus WLC Lampung Selatan 2026-2029 Resmi Dilantik
- Bupati Tanggamus Raih National Governance Awards 2026
Gubernur Hadiri Silaturahmi Masyarakat Perantau Sumbagsel di Palembang

PALEMBANG, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian
Selatan (Sumbagsel), yang berlangsung di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur
Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal ini
menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempererat sinergi
dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Usai kegiatan, Gubernur Mirza menyampaikan
apresiasinya atas terselenggaranya silaturahmi yang mempertemukan perantau dari
lima provinsi di wilayah Sumbagsel. Ia menilai banyak tokoh asal Sumbagsel yang
kini telah mengisi posisi strategis di tingkat nasional.
Baca Lainnya :
- KAFE Unila Resmikan Lampung Policy Forum, Dorong Kebijakan Daerah Berbasis Riset0
- Ribuan Masyarakat Padati Penutupan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam0
- Wali Kota Metro Serap Inspirasi di Ajang Nasional, Intip Daerah-Daerah Terbaik 20260
- Polsek Palas Perkuat Sinergi dengan Warga, Sabuk Kamtibmas Jaga Kondusifitas0
- Empat Pasang Capaskibraka Kota Metro Siap Berlaga di Seleksi Provinsi Lampung0
“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut
dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin
maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Ia juga menekankan posisi strategis Lampung
sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang berpotensi besar dalam mendukung
pengembangan kawasan Sumbagsel.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman
Deru menegaskan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ikatan kultural
masyarakat Sumbagsel yang terdiri dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu,
Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, pertemuan tersebut bukan untuk
menunjukkan kekuatan semata, melainkan memperkuat kebersamaan dalam membangun
daerah.
“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan
semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan
wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.
Dalam kesempatan itu, Menko Pangan Zulkifli
Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di Sumbagsel yang dinilai mulai
tertinggal dibandingkan kawasan lain, seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.
“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan
di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi
Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.
Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk
menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah
dan mempercepat kemajuan.
“Kebersamaan ini penting untuk mensinergikan
potensi yang ada, demi kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat
Sumbagsel,” pungkasnya.
Senada, Mendagri Tito Karnavian menegaskan
bahwa keinginan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme,
melainkan dorongan alami untuk berkontribusi.
“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan
akses kuat terhadap kebijakan nasional. Di posisi saat ini 2027-2029, tiga
tahun, mungkin ada program yang tertunda dan bisa dikebut, seperti percepatan
pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar
Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh dan kepala daerah
di Sumbagsel. Ia mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat
kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.
Sultan juga menyoroti banyaknya tokoh asal
Sumbagsel yang kini menduduki jabatan penting di tingkat nasional, seperti
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito
Karnavian, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
“Ini bukan soal feodalisme, melainkan
kebanggaan dan tanggung jawab untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Suksesnya kepemimpinan nasional adalah sukses kita bersama,” tegasnya.
Momentum ini menjadi titik awal penguatan
sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi
pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan
kemajuan yang berdaya saing di tingkat nasional. [MFH/Diskominfotik Provinsi
Lampung]











3.jpg)