- Aksi Nyata HUT ke-25 Demokrat di Lamsel: Gelar Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Batu Rame
- Sinergi KPK, ATR/BPN, dan Pemprov Lampung Dorong Penyelesaian Persoalan Pertanahan
- Wagub Jihan Serahkan Remisi HAN 2026 kepada 45 Anak Binaan
- Peringati Hari Anak Nasional, Batin Wulan Kunjungi LPKA dan Salurkan Bantuan
- Bupati Pringsewu Hadiri Rakor Optimalisasi Kerjasama Pemda
- Audiensi Dengan Menko Pangan, Bupati Pringsewu Kenalkan Produk Hilirisasi Mocaf
- Ketua TP Posyandu Pesawaran Dorong Penguatan Sinergi Implementasi 6 SPM untuk Masyarakat
- Pemkab Lampung Timur Gandeng Kementerian UMKM
- Wali Kota Metro Perkuat Sinergi Pengelolaan Pertanahan untuk Optimalkan PAD
- Pemkab Perkuat Sinergi melalui Pertemuan PTPN VII Unit IV dengan Masyarakat
Bupati Egi Gandeng BPKP Perkuat Strategi Peningkatan PAD Lamsel

KALIANDA, MFH - Bupati Lampung
Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih terukur, akurat, dan berbasis data.
Hal tersebut disampaikan saat
menerima audiensi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan
Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (23/12/2025).
Dalam pertemuan yang turut dihadiri
Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, Bupati Egi menilai
capaian PAD Lampung Selatan saat ini masih belum optimal. Menurutnya,
dibutuhkan strategi yang tepat, pengelolaan yang baik, serta dukungan
pengawasan agar potensi pendapatan daerah dapat digarap secara maksimal.
Baca Lainnya :
- 106 Pasangan Resmi Peroleh Kepastian Hukum Lewat Sidang Isbat Nikah Gratis 0
- Jelang Nataru, Kendaraan dan Penumpang Berangsur Padati Penyeberangan Jawa Sumatera0
- Muscablub Pramuka Lamsel Tak Ada Kepastian0
- Koramil 421-03/Penengahan Turut Berperan Aktif dalam Percepatan Pembangunan Gedung KDKMP 0
- H-5 Nataru, Trafik Sepeda Motor Via Ciwandan Alami Peningkatan0
“Saya ingin mendapatkan masukan
dari BPKP terkait strategi peningkatan PAD yang benar-benar efektif. Selama ini
peningkatannya belum signifikan, sehingga perlu kita lihat secara menyeluruh,
mulai dari kualitas data, metode perhitungan, hingga peluang sektor-sektor yang
bisa dioptimalkan,” ujar Bupati Egi.
Ia menekankan, peningkatan PAD
tidak semata-mata mengejar target angka, tetapi harus dibangun melalui tata
kelola yang baik dan perhitungan yang akurat. Dengan demikian, kebijakan yang
diambil pemerintah daerah dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bupati Egi juga menyoroti
pentingnya optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata dan
jasa, yang dinilai memiliki kontribusi besar namun belum sepenuhnya tergarap
maksimal terhadap pendapatan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala
Perwakilan BPKP Provinsi Lampung, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa langkah
awal peningkatan PAD harus dimulai dari penguatan tata kelola serta penyusunan
standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk setiap objek pendapatan.
Menurutnya, ketersediaan data awal
yang akurat menjadi fondasi utama dalam menyusun proyeksi pendapatan yang
realistis dan dapat direalisasikan. Tanpa basis data yang kuat, target PAD
berpotensi tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya
optimalisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) melalui pengamatan langsung
terhadap objek pajak. Proses ini, lanjutnya, memerlukan ketelitian, kesabaran,
serta keterlibatan aktif perangkat daerah terkait, khususnya BPPRD.
“Metode peningkatan PAD harus
diawali dengan identifikasi dan inventarisasi data, termasuk ukuran dan
karakteristik usaha, baik di sektor perdagangan, jasa, hingga pertanian.
Setelah itu dilakukan kalibrasi dengan metode yang lebih detail agar angka yang
dihasilkan mendekati kondisi riil,” jelas Agus.
Audiensi tersebut
diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung
Selatan dan BPKP dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah, sekaligus
mendorong peningkatan PAD yang lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan.
[MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)