- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Asisten I Armand Achyuni Hadiri Kegiatan Running Program MBG

PESISIR BARAT, MFH,-- Asisten I
Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar), Ir. Armand Achyuni menghadiri kegiatan
Running Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan
Gizi (SPPG) Seray Kecamatan Pesisir Tengah, yang dilangsungkan di Gedung SPPG
Pekon Seray Kecamatan setempat, Selasa (16/12/2025).
Tampak hadir juga Staf Ahli Bupati
Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Sri Agustini, S.K.M., M.Kes.,
anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Elya Triskova, S.E., M.Sos.,
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Septono, S.K.M., M.M., Ketua SPPG Pesisir
Tengah, Brian Yuda Koeswara, perwakilan OPD, Camat Pesisir Tengah, Joni Nasbar,
S.K.M., M.M., Peratin Kampung Jawa, Rudianto, dan Peratin Seray, Listoni.
Dalam sambutan Bupati, Dedi Irawan
melalui Asisten I, Armand Achyuni mengapresiasi atas berlangsungnya Running
Program MBG di dapur SPPG Seray.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Kagama Regional Leaders Forum 20250
- Bupati Tandatangani PKS Dengan Kejari Penyelesaian Perkara Berdasarkan Restorative Justice0
- Pemkab Pesibar Gelar Rakor Percepatan Pembangunan Gerai KDKMP0
- Bupati Dedi Irawan Buka Kick Off Blud UPTD Puskesmas se-Pesibar0
- Wakil Ketua I BKMT Dea Derika Topani Hadiri Pengajian Rutin di Masjid Miftahul Jannah Suka Rame0
Menurut Asisten I, Armand Achyuni,
berdasarkan data yang ada hingga saat ini jumlah dapur SPPG mitra di Pesibar
terdapat dua dapur SPPG yang telah beroperasi, tiga dapur SPPG dalam proses
persiapan termasuk SPPG Seray yang akan segera dilaunching saat ini dan 15
dapur SPPG masih dalam tahap pembangunan.
"Hal ini menandakan bahwa
program mbg yang dicanangkan oleh Presiden, Prabowo Subianto telah dilaksanakan
secara bertahap di Pesibar. Kedepan akan banyak lagi SPPG yang hadir di
kecamatan-kecamatan se-Pesibar," ujar Asisten I, Armand Achyuni.
Asisten I, Armand Achyuni menjelaskan, program MBG adalah program prioritas
nasional, dalam rangka mewujudkan generasi emas Tahun 2045 serta upaya
penurunan stunting. "Karenanya, saya ucapkan terimakasih kepada Badan Gizi
Nasional, kepala SPPG dan Yayasan Adi Upaya/Mitra Kemala Timbang Saka,"
ucap Asisten I, Armand Achyuni.
Berdasarkan Informasi yang
disampaikan kepala SPPG, lanjut Plt. Asisten I, Armand Achyuni, cakupan kerja
penyediaan MBG dari SPPG Seray yaitu kepada murid-murid di sembilan sekolah
mulai dari PAUD/TK, SD, SMP dan pondok pesantren seputaran kecamatan pesisir
tengah dan sekitarnya. "Pemkab Pesibar sangat mendukung pelaksanaan MBG di
seluruh wilayah Pesibar. Beberapa perangkat daerah sudah diarahkan untuk
mendukung penuh pelaksanaan MBG. Semoga program MBG di Pesibar berjalan dengan
baik, sukses dan lancar," lanjut Asisten I, Armand Achyuni.
Masih kata Asisten I, Armand
Achyuni, Pemkab Pesibar meminta mitra dan pengelola dapur MBG agar selalu
berkoordinasi dengan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan BGN
untuk mengikuti aturan dan juknis yang telah ditetapkan dalam hal kualitas dan
kandungan gizi di dalam makanan yang akan disajikan. "Hindari hal-hal yang
tidak di inginkan, karena sajian makanan tersebut akan dikonsumsi oleh
anak-anak kita sendiri. Pemerintah pusat juga telah mewajibkan SPPG untuk
memiliki Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS) demi terjaganya mutu dan
kualitas makanan," pungkas Asisten I, Armand Achyuni. [MFH/
Diskominfotiksan]











3.jpg)