- 2.038 Mahasiswa Baru Didorong Siapkan Kompetensi Dunia Kerja
- Pesta Rakyat Batanghari Meriah, Bupati Ela Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan
- Plt. Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Modal Pembangunan
- Kejuaraan Pencak Silat Piala Ketua IPSI Lampung Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Kapolda dan Bupati Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional
- Karnaval Budaya Nusantara Pesisir Barat Meriah
- Bupati Saleh Asnawi Lepas Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Kota Agung
- Meriah !!! Sehari Kantor Kemenag Bandar Lampung jadi Panggung Kemerdekaan
- Dari Tumpeng hingga Estafet Kelereng, DWP Kemenag Bandar Lampung Semarakkan HUT RI
- Pemprov Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar untuk Hasilkan Pupuk Organik
2.038 Mahasiswa Baru Didorong Siapkan Kompetensi Dunia Kerja

PRINGSEWU, MFH,-- Sebanyak 2.038 mahasiswa baru
Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) mulai memasuki kehidupan perguruan tinggi
melalui Pengenalan Studi Universitas Aisyah Pringsewu (PASTI UAP) Tahun
Akademik 2026/2027. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Pringsewu H. Riyanto
Pamungkas di Aula UAP Pringsewu, pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Dari 2.038 mahasiswa baru, sebanyak 1.319
mahasiswa reguler mengikuti kegiatan secara luring. Sementara 719 mahasiswa
dari program profesi, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan konversi
mengikuti kegiatan secara daring. Dalam kesempatan itu, mahasiswa baru didorong
tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga membangun kompetensi
dan karakter yang dibutuhkan di dunia kerja.
PASTI UAP 2026 mengusung tema “Empowering
Sustainable Futures: Akselerasi Generasi Transformatif Menuju Ekosistem Kampus
Berdampak Berbasis Akhlakul Karimah.” Tema tersebut menekankan pentingnya
kemampuan adaptasi, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, integritas,
tanggung jawab, serta akhlak dalam proses pendidikan mahasiswa.
Baca Lainnya :
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI0
- Bupati Riyanto Pamungkas Kukuhkan Paskibraka Pringsewu Tahun 20260
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara0
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan0
- Pemprov Lampung Dorong Hilirisasi Gabah di Tingkat Desa Lewat Bed Dryer0
Rektor UAP Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., M.A.N.
mengatakan PASTI UAP merupakan awal perjalanan mahasiswa untuk mengenal
lingkungan akademik sekaligus membangun karakter dan kompetensi. Ia
mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadikan nilai dan ijazah sebagai
satu-satunya tujuan selama menempuh pendidikan tinggi.
“Jangan datang ke kampus hanya untuk mengejar
nilai dan ijazah. Datanglah untuk menambah ilmu, membangun karakter,
mengembangkan potensi, memperluas jejaring, menghasilkan karya, dan memberikan
manfaat,” kata Sutrisno.
Menurut dia, keberhasilan mahasiswa tidak hanya
diukur melalui indeks prestasi kumulatif (IPK). Karakter, kompetensi,
integritas, serta kemampuan memberikan manfaat kepada masyarakat juga menjadi
bagian penting dari proses pendidikan. Sutrisno berharap mahasiswa yang memulai
pendidikan pada tahun akademik 2026/2027 dapat tumbuh menjadi lulusan yang
kompeten, mandiri, profesional, adaptif, dan berakhlakul karimah.
Dalam kesempatan tersebut, Dr.Sutrisno juga
menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu atas dukungan dan
ruang kolaborasi dengan UAP dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian
kepada masyarakat, serta pembangunan sumber daya manusia.
Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas
mengatakan perkembangan dunia kerja menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki
kemampuan yang lebih luas daripada sekadar menguasai materi perkuliahan. Ia
memaparkan sejumlah keterampilan yang dinilai penting bagi mahasiswa untuk
menghadapi perubahan dunia kerja, antara lain berpikir kritis, kemampuan
beradaptasi, kepemimpinan, berpikir kreatif, motivasi dan kesadaran diri,
literasi teknologi, empati, kemauan belajar sepanjang hayat, manajemen talenta,
serta orientasi pelayanan.
Menurut Bupati Riyanto Pamungkas, kemampuan
tersebut dapat dikelompokkan dalam dua ranah, yakni thinking skills dan work
value. Keduanya, kata dia, perlu berjalan beriringan. “Materi kuliah akan
membuatmu lulus dan meraih gelar. Namun berbagai kemampuan tadilah yang akan
membuatmu bertahan, memimpin dan sukses di dunia nyata”, ujarnya.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya
belajar di ruang kelas, tetapi turun melihat persoalan yang dihadapi
masyarakat. Mahasiswa, menurut dia, perlu mengambil peran dalam mencari solusi
melalui gagasan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sarasehan bersama mahasiswa baru, Bupati
Pringsewu Riyanto Pamungkas juga memaparkan sejumlah program Pemerintah
Kabupaten Pringsewu, di antaranya hilirisasi pangan lokal melalui mocaf,
pembiayaan lampu jalan LED melalui skema KPBU, corporate farming, program
magang ke Jepang, serta Si Prima sebagai bagian dari transformasi digital
layanan publik. Program-program tersebut menjadi gambaran mengenai ruang
kontribusi yang dapat diisi generasi muda melalui pengetahuan dan keterampilan
yang diperoleh di perguruan tinggi.
Riyanto Pamungkas juga mengajak mahasiswa
melihat berbagai persoalan di daerah, mulai dari pendidikan, pengangguran,
kesehatan mental, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, infrastruktur,
pelayanan kesehatan hingga persoalan sosial. Dengan demikian, pendidikan tinggi
diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi dapat menghasilkan
gagasan dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pembukaan PASTI UAP dilanjutkan dengan
pemakaian jas almamater secara simbolis oleh Bupati Pringsewu bersama Rektor
UAP. Prosesi tersebut menandai bergabungnya mahasiswa baru ke dalam keluarga
besar UAP sekaligus menjadi simbol dimulainya perjalanan mereka sebagai
mahasiswa.
Ketua Pelaksana PASTI UAP Tahun Akademik 2026/2027
Septika Yani Veronica, S.ST., Bdn., M.Tr.Keb. mengatakan kegiatan tersebut
dirancang bukan sekadar untuk memperkenalkan lingkungan kampus. “PASTI UAP kami
harapkan menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan
kampus, membangun kebersamaan, memahami kehidupan akademik, serta mempersiapkan
diri untuk berkembang selama menempuh pendidikan di Universitas Aisyah
Pringsewu,” ujar Septika.
Menurut dia, rangkaian kegiatan juga diarahkan
untuk membantu mahasiswa membangun sikap mandiri, bertanggung jawab, adaptif,
dan berintegritas. Ia berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengikuti proses
pembelajaran dengan baik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kompetensi untuk
memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Pembukaan PASTI UAP 2026 menjadi awal
perjalanan 2.038 mahasiswa baru yang memasuki lingkungan pendidikan tinggi di
UAP. Pesan yang disampaikan kampus dan pemerintah daerah dalam kegiatan
tersebut memiliki titik temu pada pentingnya penguatan kompetensi dan karakter
mahasiswa.
Di tengah perubahan dunia
kerja dan kompleksitas persoalan masyarakat, mahasiswa didorong untuk
mengembangkan kemampuan berpikir, menguasai teknologi, membangun integritas,
mampu beradaptasi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat. PASTI UAP
2026 pun menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk tidak hanya memperoleh
gelar akademik, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang
mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. [MFH/Diskominfo
Pringsewu]











3.jpg)