Wali Kota Metro Hadiri HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

By redaksi 11 Agu 2026, 13:25:12 WIB Saburai
Wali Kota Metro Hadiri HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menghadiri peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Senin (10/8/2026). Kehadiran tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Metro untuk memperkuat sinergi bersama TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mendorong kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Kehadiran Wali Kota Metro dalam momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.

Peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Radin Inten juga menjadi momentum refleksi atas berbagai capaian yang telah dilakukan jajaran TNI AD, khususnya dalam menjalankan tugas pertahanan wilayah sekaligus mendukung berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Lainnya :

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam sambutannya menyampaikan, selama satu tahun sejak berdiri pada 10 Agustus 2025, Kodam XXI/Radin Inten terus berupaya menjalankan tugas pokok pertahanan sekaligus mengambil peran dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, peran tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Lampung dan Bengkulu.

Kristomei menegaskan, keberadaan Yon TP tidak semata-mata diarahkan untuk mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan, tetapi juga dipersiapkan agar mampu membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

Setiap Batalyon TP, kata dia, antara lain dilengkapi dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran dan dua unit ekskavator. Sarana tersebut dapat digunakan untuk membantu penanganan kebakaran, bencana, pekerjaan yang membutuhkan alat berat, serta kebutuhan lainnya sesuai kondisi di wilayah.

“Batalyon Teritorial Pembangunan ini bukan hanya berkaitan dengan pertanian dan ketahanan pangan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membantu pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan,” ujar Kristomei.

Ia menjelaskan, satu Batalyon Teritorial Pembangunan sebelumnya dirancang dengan kekuatan sekitar 541 personel. Pengembangannya diarahkan untuk memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung ketahanan pangan, pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.

Bagi pemerintah daerah, penguatan kapasitas satuan kewilayahan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama yang membutuhkan respons cepat dan dukungan sumber daya di lapangan.

Selain membahas capaian selama satu tahun, Pangdam XXI/Radin Inten juga mengungkapkan rencana pengembangan organisasi TNI AD ke depan.

Ia menyampaikan, Bengkulu direncanakan memiliki Kodam sendiri pada 2027. Apabila rencana tersebut terealisasi, struktur komando kewilayahan TNI AD di Bengkulu akan berdiri sendiri sehingga diharapkan semakin mampu mendukung kebutuhan pertahanan dan pembangunan daerah.

Pengembangan organisasi kewilayahan tersebut dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari rencana jangka panjang TNI AD. Hingga 2029, pengembangan Kodam direncanakan terus dilakukan dengan arah agar struktur Kodam dapat tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kristomei juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap keberadaan Kodam XXI/Radin Inten.

Ia menegaskan, capaian pada tahun pertama bukanlah akhir, melainkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa, negara dan masyarakat.

“Kami tolong diingatkan, dikoreksi dan diberikan masukan apabila masih ada hal-hal yang kurang maksimal,” kata Kristomei.

Menurutnya, kritik dan masukan dari pemerintah daerah, Forkopimda, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan diperlukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja Kodam XXI/Radin Inten ke depan.

Sementara itu, kehadiran Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dalam peringatan tersebut menunjukkan pentingnya hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara pemerintah daerah dengan jajaran TNI dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung agenda pembangunan.

Sinergi tersebut menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan keterlibatan lintas sektor, mulai dari ketahanan pangan, penanggulangan bencana, pembangunan infrastruktur hingga penguatan ketahanan masyarakat.

Peringatan HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten yang mengusung semangat “Bekerja dengan Hati, Profesional dan Adaptif” diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mempererat sinergi pembangunan di wilayah Lampung dan Bengkulu.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, foto bersama, ramah tamah dan hiburan bersama para tamu undangan.

Momentum satu tahun Kodam XXI/Radin Inten tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan organisasi dalam memperkuat peran pertahanan kewilayahan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. [MFH/Diskominfo Metro]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment