- Sekda Kota Metro Tinjau Pelayanan di Disdukcapil dan MPP
- Plt. Bupati I Komang Koheri Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Sunan Ampel
- Plt. Bupati Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
- Pemkab Lampura Dukung Persiapan Hari Pramuka dan Jambore Nasional 2026
- Pemkab Lampung Utara Bahas Adendum Perjanjian Kerja Sama dengan PKN STAN
- Pengurus Harpi Melati Lampung Barat 2026–2031 Dilantik
- Pemkab Perkuat Layanan Publik Melalui Kerja Sama Data Warehouse (DWH)
- Pemprov Lampung Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Infrastruktur RSBNH
- Pemprov Perluas Akses Pandidikan Global Lewat Program Study and Network ke Korea
- Wamen HAM Apresiasi Komitmen Pemprov Integrasikan HAM dalam Tata Kelola Pemerintahan
Wagub Jihan Hadiri Peresmian Serentak 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo

KALIMANTAN SELATAN, MFH,-- Wakil
Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR)
yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian dipusatkan di
Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan
Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam pidatonya, Presiden
menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh
anak bangsa.
“Dengan mengucap bismillah, pada
siang hari ini, hari Senin 12 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden
Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh
Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Baca Lainnya :
- Polres Tanggamus dan TNI Imbau Warga Tak Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Aliran Sungai0
- PC Fatayat NU Lamsel Inisiasi Kegiatan Ziarah Makam Wali Lampung0
- Bupati Tanggamus Berikan Penghargaan kepada 15 Personel Polres Tanggamus0
- Bupati Ela: UPZ Kecamatan jadi Garda Terdepan Optimalisasi Zakat di Lamtim0
- Bukan Sekedar Bantuan, Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian0
Presiden Prabowo menyampaikan
cita-citanya agar seluruh anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk
mengenyam pendidikan tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi. “Hari ini
kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah
500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029, insyaallah akan tercapai,” kata Prabowo
Ia juga mengapresiasi peran
kementerian dan lembaga dalam mewujudkan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi
anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu. Menurutnya, pembangunan
Sekolah Rakyat merupakan langkah terobosan yang berani.
“Saya ucapkan terima kasih kepada
semua unsur dari semua K/L (kementerian/lembaga), semua lembaga, semua elemen,
yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah, menurut saya ini langkah
terobosan, berani,” ucap Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden
kembali menegaskan rasa bahagia dan harunya atas dampak nyata yang dirasakan
masyarakat dari keberadaan Sekolah Rakyat.
“Terima kasih semuanya, kita telah
mewujudkan upaya ini, dan terus terang saja, saya cukup bahagia, cukup besar
hati, saya terharu sebetulnya melihat dampak dari pada upaya kita,” ujarnya.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu
program pemerintahan Prabowo–Gibran Rakabuming Raka yang bertujuan memutus
rantai kemiskinan antargenerasi. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga
miskin dan miskin ekstrem pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi
Nasional (DTSEN).
Pada 2025, sebanyak 166 titik
Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di
Sumatra sebanyak 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 7 lokasi,
Kalimantan 13 lokasi, Sulawesi 28 lokasi, Maluku 7 lokasi, serta Papua 6
lokasi.
Sekolah Rakyat Rintisan saat ini
menampung lebih dari 15 ribu siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga
kependidikan. Selain itu, pada tahun ini pemerintah juga telah memulai
pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di 104 titik lokasi.
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
tersebut tersebar di Sumatera 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara
3 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Maluku 4 lokasi, serta
Papua 3 lokasi.
Peresmian tersebut turut dihadiri
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat
Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Pratikno, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi
Brian, Menteri Pekerjaan Umum Doddy Hanggodo, Menteri Komunikasi dan Digital
Meutya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI dan Kapolri.
Selain itu, hadir pula para
gubernur serta bupati dan wali kota dari sejumlah daerah yang menjadi lokasi
operasional 166 Sekolah Rakyat. [MFH/Diskominfotik Lampung]











3.jpg)